<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baru Pulang dari Rumah Sakit, Seorang Kakek Ditemukan Gantung Diri</title><description>Seorang kakek berinisial SN (64) ditemukan gantung diri di phon waru dekat rumahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/01/510/2791417/baru-pulang-dari-rumah-sakit-seorang-kakek-ditemukan-gantung-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/01/510/2791417/baru-pulang-dari-rumah-sakit-seorang-kakek-ditemukan-gantung-diri"/><item><title>Baru Pulang dari Rumah Sakit, Seorang Kakek Ditemukan Gantung Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/01/510/2791417/baru-pulang-dari-rumah-sakit-seorang-kakek-ditemukan-gantung-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/01/510/2791417/baru-pulang-dari-rumah-sakit-seorang-kakek-ditemukan-gantung-diri</guid><pubDate>Sabtu 01 April 2023 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/01/510/2791417/baru-pulang-dari-rumah-sakit-seorang-kakek-ditemukan-gantung-diri-XLCm0YtASh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang kakek ditemukan gantung diri di pohon waru (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/01/510/2791417/baru-pulang-dari-rumah-sakit-seorang-kakek-ditemukan-gantung-diri-XLCm0YtASh.jpg</image><title>Seorang kakek ditemukan gantung diri di pohon waru (Foto: Istimewa)</title></images><description>GUNUNGKIDUL - Seorang kakek berinisial SN (64) ditemukan gantung diri di phon waru dekat rumahnya. Diketahui, sang kakek baru pulang dari rumah sakit menjalani rawat inap.

Peristiwa tersebut terjadi di Padukuhan Pudak, RT  02/19, Kelurahan Tepus, Kapanewon Tepus Kabupaten.

Kapolsek Tepus, Iptu Larso menuturkan aksi gantung diri tersebut pertama kali diketahui hari ini, Sabtu (1/4/2023), sekira pukul 08.30 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga dari SN yang kebetulan berada di dekat lokasi gantung diri.


BACA JUGA:
Orangtua Tak Punya Uang Belikan Motor, Pemuda Gantung Diri


&quot;Jadi diketahui oleh tetangganya yang kebetulan beraktifitas di dekat bapak SN gantung diri,&quot; ujar dia.

Larso mengatakan, pagi tadi  tetangga sedang memarkir sepeda motor di rumahnya yang ada di sebelah atas timur rumah Sn.  saat itu dia mendengar istri Sn yang bersama St sedang mencari SN.

Kala itu istri Sn memangil-mangil nama korban. kemudian tanpa sengaja atau reflek tetangga SN menoleh ke arah rumah dan tidak sengaja meihat korban sudah tergantung di pohon waru di sebelah timur rumahnya.


BACA JUGA:
Warga Sukabumi Geger Temukan Pemuda Tewas Gantung Diri&amp;nbsp;


&quot;Saat itu SN tergantung dengan menggunakan sobekan kain sarung warna putih motif kotak kotak coklat hitam,&quot; kata dia.

Beberapa saat kemudian kemudian dia datang  rumah Sn dan memberitahu anak Sn dan istri Sn jika SN tergantung di Pohon Waru. Kemudian keluarga Sn  memberitahukan peristiwa   tersebut tersebut  kepada Dukuh Pudak selanjutnya diteruskan Bhabinkamtibmas dan Piket SPKT Polsek tepus.Selanjutnya personil polsek tepus mendatangi TKP, Sn diturunkan oleh petugas Piket SPKT Polsek Tepus, Medis Puskesmas Tepus II dibantu Warga. Dari hasil pemeriksaan dari petugas medis Puskesmas Tepus II  tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

&quot;Bapak SN murni meninggal karena bunuh diri,&quot; kata dia.

Menurut keterangan  Pihak kelurga Sn mempunyai riwayat penyakit Jantung  dan lambung. Bahkan pada hari Jum&amp;rsquo;at tanggal 31 Maret 2023 sekira pukul 14.00 WIB baru pulang dari Opname di RSUD Wonosari.

Semenjak sakit SN seperti putus asa dan sekira satu bulan yang lalu SN pernah bilang kepada keluarga agar tidak usah di periksakan ke rumah sakit. Keluarga Sn menerima bahwa peristiwa tersebut sebagai musibah. Dan membuat pernyataan keluarga menerima atas kejadian tersebut.</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL - Seorang kakek berinisial SN (64) ditemukan gantung diri di phon waru dekat rumahnya. Diketahui, sang kakek baru pulang dari rumah sakit menjalani rawat inap.

Peristiwa tersebut terjadi di Padukuhan Pudak, RT  02/19, Kelurahan Tepus, Kapanewon Tepus Kabupaten.

Kapolsek Tepus, Iptu Larso menuturkan aksi gantung diri tersebut pertama kali diketahui hari ini, Sabtu (1/4/2023), sekira pukul 08.30 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga dari SN yang kebetulan berada di dekat lokasi gantung diri.


BACA JUGA:
Orangtua Tak Punya Uang Belikan Motor, Pemuda Gantung Diri


&quot;Jadi diketahui oleh tetangganya yang kebetulan beraktifitas di dekat bapak SN gantung diri,&quot; ujar dia.

Larso mengatakan, pagi tadi  tetangga sedang memarkir sepeda motor di rumahnya yang ada di sebelah atas timur rumah Sn.  saat itu dia mendengar istri Sn yang bersama St sedang mencari SN.

Kala itu istri Sn memangil-mangil nama korban. kemudian tanpa sengaja atau reflek tetangga SN menoleh ke arah rumah dan tidak sengaja meihat korban sudah tergantung di pohon waru di sebelah timur rumahnya.


BACA JUGA:
Warga Sukabumi Geger Temukan Pemuda Tewas Gantung Diri&amp;nbsp;


&quot;Saat itu SN tergantung dengan menggunakan sobekan kain sarung warna putih motif kotak kotak coklat hitam,&quot; kata dia.

Beberapa saat kemudian kemudian dia datang  rumah Sn dan memberitahu anak Sn dan istri Sn jika SN tergantung di Pohon Waru. Kemudian keluarga Sn  memberitahukan peristiwa   tersebut tersebut  kepada Dukuh Pudak selanjutnya diteruskan Bhabinkamtibmas dan Piket SPKT Polsek tepus.Selanjutnya personil polsek tepus mendatangi TKP, Sn diturunkan oleh petugas Piket SPKT Polsek Tepus, Medis Puskesmas Tepus II dibantu Warga. Dari hasil pemeriksaan dari petugas medis Puskesmas Tepus II  tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

&quot;Bapak SN murni meninggal karena bunuh diri,&quot; kata dia.

Menurut keterangan  Pihak kelurga Sn mempunyai riwayat penyakit Jantung  dan lambung. Bahkan pada hari Jum&amp;rsquo;at tanggal 31 Maret 2023 sekira pukul 14.00 WIB baru pulang dari Opname di RSUD Wonosari.

Semenjak sakit SN seperti putus asa dan sekira satu bulan yang lalu SN pernah bilang kepada keluarga agar tidak usah di periksakan ke rumah sakit. Keluarga Sn menerima bahwa peristiwa tersebut sebagai musibah. Dan membuat pernyataan keluarga menerima atas kejadian tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
