<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perang dengan Rusia Telah Tewaskan 262 Atlet Ukraina</title><description>Huttsait mendesak IOC agar tidak mengizinkan atlet Rusia berpartisipasi dalam Olimpiade.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792055/perang-dengan-rusia-telah-tewaskan-262-atlet-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792055/perang-dengan-rusia-telah-tewaskan-262-atlet-ukraina"/><item><title>Perang dengan Rusia Telah Tewaskan 262 Atlet Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792055/perang-dengan-rusia-telah-tewaskan-262-atlet-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792055/perang-dengan-rusia-telah-tewaskan-262-atlet-ukraina</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792055/perang-dengan-rusia-telah-tewaskan-262-atlet-ukraina-slXTQC0sZX.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pemakaman atlet Ukraina Volodymyr Androshchuk yang terbunuh dalam pertempuran di Bakhmut, Ukraina, 1 Februari 2023. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792055/perang-dengan-rusia-telah-tewaskan-262-atlet-ukraina-slXTQC0sZX.JPG</image><title>Pemakaman atlet Ukraina Volodymyr Androshchuk yang terbunuh dalam pertempuran di Bakhmut, Ukraina, 1 Februari 2023. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS85LzE2NDc0MC81L3g4amp5YXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KYIV &amp;ndash; Setidaknya 262 atlet Ukraina tewas dalam perang melawan Rusia, kata menteri olahraga Ukraina Vadym Huttsait. Perang yang telah berlangsung selama lebih dari 400 hari itu juga disebutkan telah menghancurkan 363 fasilitas olahraga.

BACA JUGA:
Rusia Ambil Alih Kepemimpinan Dewan Keamanan PBB, Ukraina Meradang&amp;nbsp;

Bertemu dengan presiden tamu Federasi Senam Internasional, Morinari Watanabe, Huttsait pada Sabtu, (1/4/2023)mengatakan tidak boleh ada atlet dari Rusia yang diizinkan di Olimpiade atau kompetisi olahraga lainnya.
&quot;Mereka semua mendukung perang ini dan menghadiri acara yang diadakan untuk mendukung perang ini,&quot; kata Huttsait, menurut transkrip di situs web Presiden Volodymyr Zelensky, sebagaimana dilansir Reuters.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) merekomendasikan pengembalian bertahap atlet Rusia dan Belarusia ke kompetisi internasional sebagai netral. IOC belum memutuskan keikutsertaan mereka di Olimpiade Paris 2024.

BACA JUGA:
Bos Wagner Rusia: Pertempuran Bakhmut Hampir Hancurkan Tentara Ukraina

Ukraina mengatakan pada Jumat, (31/3/2023) para atletnya tidak akan diizinkan untuk mengambil bagian dalam pertandingan kualifikasi untuk Olimpiade 2024 jika mereka harus bersaing dengan Rusia, sebuah keputusan yang dikritik oleh IOC.

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah atlet Ukraina yang tewas atau berapa banyak fasilitas yang telah dihancurkan.&amp;nbsp;
Setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, sejumlah atlet tingkat nasional Ukraina mengangkat senjata secara sukarela untuk membela negara mereka.
Di antara mereka yang tewas tahun ini saja adalah sosok skater Dmytro Sharpar, yang tewas dalam pertempuran di dekat Bakhmut, dan Volodymyr Androshchuk, juara decathlon berusia 22 tahun dan calon atlet Olimpiade masa depan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS85LzE2NDc0MC81L3g4amp5YXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KYIV &amp;ndash; Setidaknya 262 atlet Ukraina tewas dalam perang melawan Rusia, kata menteri olahraga Ukraina Vadym Huttsait. Perang yang telah berlangsung selama lebih dari 400 hari itu juga disebutkan telah menghancurkan 363 fasilitas olahraga.

BACA JUGA:
Rusia Ambil Alih Kepemimpinan Dewan Keamanan PBB, Ukraina Meradang&amp;nbsp;

Bertemu dengan presiden tamu Federasi Senam Internasional, Morinari Watanabe, Huttsait pada Sabtu, (1/4/2023)mengatakan tidak boleh ada atlet dari Rusia yang diizinkan di Olimpiade atau kompetisi olahraga lainnya.
&quot;Mereka semua mendukung perang ini dan menghadiri acara yang diadakan untuk mendukung perang ini,&quot; kata Huttsait, menurut transkrip di situs web Presiden Volodymyr Zelensky, sebagaimana dilansir Reuters.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) merekomendasikan pengembalian bertahap atlet Rusia dan Belarusia ke kompetisi internasional sebagai netral. IOC belum memutuskan keikutsertaan mereka di Olimpiade Paris 2024.

BACA JUGA:
Bos Wagner Rusia: Pertempuran Bakhmut Hampir Hancurkan Tentara Ukraina

Ukraina mengatakan pada Jumat, (31/3/2023) para atletnya tidak akan diizinkan untuk mengambil bagian dalam pertandingan kualifikasi untuk Olimpiade 2024 jika mereka harus bersaing dengan Rusia, sebuah keputusan yang dikritik oleh IOC.

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah atlet Ukraina yang tewas atau berapa banyak fasilitas yang telah dihancurkan.&amp;nbsp;
Setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, sejumlah atlet tingkat nasional Ukraina mengangkat senjata secara sukarela untuk membela negara mereka.
Di antara mereka yang tewas tahun ini saja adalah sosok skater Dmytro Sharpar, yang tewas dalam pertempuran di dekat Bakhmut, dan Volodymyr Androshchuk, juara decathlon berusia 22 tahun dan calon atlet Olimpiade masa depan.</content:encoded></item></channel></rss>
