<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aktivitas Tingkat Tinggi Terlihat di Fasilitas Nuklir Korut</title><description>Korea Utara dikhawatirkan tengah mempersiapkan uji coba nuklir ketujuhnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792187/aktivitas-tingkat-tinggi-terlihat-di-fasilitas-nuklir-korut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792187/aktivitas-tingkat-tinggi-terlihat-di-fasilitas-nuklir-korut"/><item><title>Aktivitas Tingkat Tinggi Terlihat di Fasilitas Nuklir Korut</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792187/aktivitas-tingkat-tinggi-terlihat-di-fasilitas-nuklir-korut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792187/aktivitas-tingkat-tinggi-terlihat-di-fasilitas-nuklir-korut</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792187/aktivitas-tingkat-tinggi-terlihat-di-fasilitas-nuklir-korea-utara-0iEt3zroRg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792187/aktivitas-tingkat-tinggi-terlihat-di-fasilitas-nuklir-korea-utara-0iEt3zroRg.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>TOKYO - Gambar satelit menunjukkan &quot;aktivitas tingkat tinggi&quot; di fasilitas nuklir utama Korea Utara, kata sebuah organisasi di Amerika Serikat (AS). Hal itu berlangsung ketika pemimpin Kim Jong-un telah memerintahkan perluasan produksi bahan nuklir tingkat senjata milik negara itu.

BACA JUGA:
Geger Mata-Mata Korea Utara Diduga Nyamar jadi Jurnalis VOA, Wawancara Seputar Nuklir

Gambar yang diambil pada Maret itu menunjukkan bahwa penyelesaian reaktor air ringan (light water reactor) eksperimental di kompleks nuklir di Yongbyon sudah dekat, kata situs web 38 North, sebuah organisasi pemantau aktivitas Korea Utara yang berbasis di Washington, pada Sabtu, (1/4/2023).
Light water reactor menggunakan air sebagai metode pendingin dan moderator neutron yang mengurangi kecepatan neutron yang bergerak cepat.
Reaktor ini menghasilkan panas dengan fisi nuklir terkontrol. Ada beberapa bagian vital berbeda dari reaktor ini yang memungkinkan pembangkitan energi nuklir.

BACA JUGA:
Korut Tampilkan Hulu Ledak Nuklir Taktis, Ukuran Lebih Kecil dan Bisa Ditempatkan di Rudal&amp;nbsp;

Pelepasan air juga telah &quot;terdeteksi yang dapat dikaitkan dengan pengujian&quot; sistem pendingin reaktor, kata organisasi 38 North yang juga menyebutkan bahwa langkah pelepasan air tersebut mengindikasikan perangkat (reaktor) tersebut &quot;mendekati transisi ke status operasional&quot;, demikian dilansir dari ANTARA.Pada akhir Maret, Kantor Berita Korea Utara KCNA melaporkan bahwa Kim Jong-un mengatakan negaranya &quot;harus terus berusaha untuk memperkuat kekuatan nuklirnya dengan mantap.&quot;
Pyongyang telah meluncurkan serangkaian rudal balistik baru-baru ini, dan ada kekhawatiran yang meningkat bahwa Korea Utara mungkin sedang bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh, yang pertama sejak September 2017.</description><content:encoded>TOKYO - Gambar satelit menunjukkan &quot;aktivitas tingkat tinggi&quot; di fasilitas nuklir utama Korea Utara, kata sebuah organisasi di Amerika Serikat (AS). Hal itu berlangsung ketika pemimpin Kim Jong-un telah memerintahkan perluasan produksi bahan nuklir tingkat senjata milik negara itu.

BACA JUGA:
Geger Mata-Mata Korea Utara Diduga Nyamar jadi Jurnalis VOA, Wawancara Seputar Nuklir

Gambar yang diambil pada Maret itu menunjukkan bahwa penyelesaian reaktor air ringan (light water reactor) eksperimental di kompleks nuklir di Yongbyon sudah dekat, kata situs web 38 North, sebuah organisasi pemantau aktivitas Korea Utara yang berbasis di Washington, pada Sabtu, (1/4/2023).
Light water reactor menggunakan air sebagai metode pendingin dan moderator neutron yang mengurangi kecepatan neutron yang bergerak cepat.
Reaktor ini menghasilkan panas dengan fisi nuklir terkontrol. Ada beberapa bagian vital berbeda dari reaktor ini yang memungkinkan pembangkitan energi nuklir.

BACA JUGA:
Korut Tampilkan Hulu Ledak Nuklir Taktis, Ukuran Lebih Kecil dan Bisa Ditempatkan di Rudal&amp;nbsp;

Pelepasan air juga telah &quot;terdeteksi yang dapat dikaitkan dengan pengujian&quot; sistem pendingin reaktor, kata organisasi 38 North yang juga menyebutkan bahwa langkah pelepasan air tersebut mengindikasikan perangkat (reaktor) tersebut &quot;mendekati transisi ke status operasional&quot;, demikian dilansir dari ANTARA.Pada akhir Maret, Kantor Berita Korea Utara KCNA melaporkan bahwa Kim Jong-un mengatakan negaranya &quot;harus terus berusaha untuk memperkuat kekuatan nuklirnya dengan mantap.&quot;
Pyongyang telah meluncurkan serangkaian rudal balistik baru-baru ini, dan ada kekhawatiran yang meningkat bahwa Korea Utara mungkin sedang bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh, yang pertama sejak September 2017.</content:encoded></item></channel></rss>
