<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adik Kim Jong Un Sentil Ukraina karena Ingin Punya Senjata Nuklir</title><description>Adik Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, menyebut Ukraina sangat ingin memiliki senjata nuklir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792252/adik-kim-jong-un-sentil-ukraina-karena-ingin-punya-senjata-nuklir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792252/adik-kim-jong-un-sentil-ukraina-karena-ingin-punya-senjata-nuklir"/><item><title>Adik Kim Jong Un Sentil Ukraina karena Ingin Punya Senjata Nuklir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792252/adik-kim-jong-un-sentil-ukraina-karena-ingin-punya-senjata-nuklir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792252/adik-kim-jong-un-sentil-ukraina-karena-ingin-punya-senjata-nuklir</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 15:04 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792252/adik-kim-jong-un-sentil-ukraina-karena-ingin-punya-senjata-nuklir-qiP3vTQBRi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kim Jong-un dan adiknya, Kim Yo Jong (Foto Antara/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792252/adik-kim-jong-un-sentil-ukraina-karena-ingin-punya-senjata-nuklir-qiP3vTQBRi.jpg</image><title>Kim Jong-un dan adiknya, Kim Yo Jong (Foto Antara/Reuters)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC8xLzE2MjAzNi81L3g4ajZnd3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOREA UTARA - Adik Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, menyebut Ukraina sangat ingin memiliki senjata nuklir. Kim Yo Jong melihat ambisi itu sebagai jalan yang salah.

Kim Yo Jong mengatakan ambisi Presiden Volodymyr Zelensky untuk memiliki nuklir hanya akan berdampak buruk bagi warga Ukraina. Hal itu diungkap Kim Yo usai beredar petisi publik tentang senjata nuklir di situs web Zelensky.

Dikutip dari RT, Senin (3/4/2023) petisi itu menyerukan dukungan untuk menyebarkan senjata nuklir Amerika Serikat di wilayah Ukraina atau mengubah Ukraina menjadi negara dengan senjata nuklirnya sendiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aktivitas Tingkat Tinggi Terlihat di Fasilitas Nuklir Korea Utara

Petisi online ini membutuhkan 250.000 tanda tangan untuk dipertimbangkan oleh Zelensky. Sejauh ini, petisi itu baru didukung oleh sekitar 650 orang.

Kim Yo Jong mengatakan petisi itu adalah ekspresi keinginan publik Ukraina, sebagai hasil dari rencana politik jahat Presiden Zelensky.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Lukashenko Sebut Putin Dapat Kerahkan Senjata Nuklir Rusia yang Lebih Kuat di Belarusia

Menurut tokoh senior Partai Buruh Korut itu, Zelensky sebelumnya juga pernah mengungkapkan secara terbuka mengenai ambisi nuklir. Keinginan itu sudah diungkap sebelum pecahnya perang dengan Rusia pada Februari 2022.

Narasi serupa juga pernah diutarakan Zelensky hanya beberapa hari sebelum Rusia meluncurkan operasi militernya. Kim Yo Jong mengatakan ambisi nuklir Zelensky hanya akan mempertaruhkan nasib negara dan rakyatnya.

&quot;Jika pemerintah Zelensky mengira bisa menghindari tembakan kuat Rusia di balik payung nuklir AS, mereka justru akan mengambil jalan yang salah,&quot; kata Kim Yo Jong.

Saudari Kim Jong Un itu juga menuduh pemerintah Kiev sebagai 'megalomania yang tidak dapat disembuhkan'. Ia menyebut ambisi itu akan menimbulkan bencana nuklir yang mengancam keberadaan mereka.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8wNC8xLzE2MjAzNi81L3g4ajZnd3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KOREA UTARA - Adik Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, menyebut Ukraina sangat ingin memiliki senjata nuklir. Kim Yo Jong melihat ambisi itu sebagai jalan yang salah.

Kim Yo Jong mengatakan ambisi Presiden Volodymyr Zelensky untuk memiliki nuklir hanya akan berdampak buruk bagi warga Ukraina. Hal itu diungkap Kim Yo usai beredar petisi publik tentang senjata nuklir di situs web Zelensky.

Dikutip dari RT, Senin (3/4/2023) petisi itu menyerukan dukungan untuk menyebarkan senjata nuklir Amerika Serikat di wilayah Ukraina atau mengubah Ukraina menjadi negara dengan senjata nuklirnya sendiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Aktivitas Tingkat Tinggi Terlihat di Fasilitas Nuklir Korea Utara

Petisi online ini membutuhkan 250.000 tanda tangan untuk dipertimbangkan oleh Zelensky. Sejauh ini, petisi itu baru didukung oleh sekitar 650 orang.

Kim Yo Jong mengatakan petisi itu adalah ekspresi keinginan publik Ukraina, sebagai hasil dari rencana politik jahat Presiden Zelensky.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Lukashenko Sebut Putin Dapat Kerahkan Senjata Nuklir Rusia yang Lebih Kuat di Belarusia

Menurut tokoh senior Partai Buruh Korut itu, Zelensky sebelumnya juga pernah mengungkapkan secara terbuka mengenai ambisi nuklir. Keinginan itu sudah diungkap sebelum pecahnya perang dengan Rusia pada Februari 2022.

Narasi serupa juga pernah diutarakan Zelensky hanya beberapa hari sebelum Rusia meluncurkan operasi militernya. Kim Yo Jong mengatakan ambisi nuklir Zelensky hanya akan mempertaruhkan nasib negara dan rakyatnya.

&quot;Jika pemerintah Zelensky mengira bisa menghindari tembakan kuat Rusia di balik payung nuklir AS, mereka justru akan mengambil jalan yang salah,&quot; kata Kim Yo Jong.

Saudari Kim Jong Un itu juga menuduh pemerintah Kiev sebagai 'megalomania yang tidak dapat disembuhkan'. Ia menyebut ambisi itu akan menimbulkan bencana nuklir yang mengancam keberadaan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
