<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Wanita Tersangka Pengeboman yang Tewaskan Blogger Militer Rusia</title><description>Trepova disebut sebagai seorang mahasiswi kedokteran berusia 26 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792295/polisi-tangkap-wanita-tersangka-pengeboman-yang-tewaskan-blogger-militer-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792295/polisi-tangkap-wanita-tersangka-pengeboman-yang-tewaskan-blogger-militer-rusia"/><item><title>Polisi Tangkap Wanita Tersangka Pengeboman yang Tewaskan Blogger Militer Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792295/polisi-tangkap-wanita-tersangka-pengeboman-yang-tewaskan-blogger-militer-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792295/polisi-tangkap-wanita-tersangka-pengeboman-yang-tewaskan-blogger-militer-rusia</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792295/polisi-tangkap-wanita-tersangka-pengeboman-yang-tewaskan-bloger-militer-rusia-yHBw1jkwin.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Darya Trepova, tersangka pembunuhan blogger militer Rusia Vladlen Tatarsky. (Foto: Media Sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792295/polisi-tangkap-wanita-tersangka-pengeboman-yang-tewaskan-bloger-militer-rusia-yHBw1jkwin.jpg</image><title>Darya Trepova, tersangka pembunuhan blogger militer Rusia Vladlen Tatarsky. (Foto: Media Sosial)</title></images><description>ST PETERSBURG &amp;ndash; Seorang wanita yang diduga membunuh blogger militer terkemuka Rusia Vladlen Tatarsky telah berhasil ditangkap pada Senin, (3/4/2023), demikian diumumkan Komite Investigasi Rusia (FSB). Wanita bernama Darya Trepova, (26), sebelumnya telah ditempatkan dalam daftar buronan Rusia.
Tatarsky, yang bernama asli Maksim Fomin, mengadakan jumpa penggemar di sebuah kafe di St. Petersburg tengah pada Minggu, (2/4/2023) malam ketika sebuah bom meledak, membunuhnya dan melukai lebih dari 30 orang.

BACA JUGA:
Ledakan Bom di Kafe Tewaskan Blogger Militer Rusia, 25 Orang Terluka

Berasal dari Donbass, Tatarsky bergabung dengan pasukan lokal untuk melawan pasukan Ukraina setelah kudeta pada 2014 di Kiev. Dia menjadi blogger terkemuka, meliput konflik Rusia-Ukraina di saluran Telegramnya dan memposting kiriman dari medan perang. Dia juga menulis beberapa buku tentang masalah ini.
Saksi mata mengatakan bahwa seorang wanita muda memberi Tatarsky sebuah patung sebagai hadiah sesaat sebelum ledakan, demikian diwartakan RT.

BACA JUGA:
Bom Kafe di Rusia Diduga dari Paket Patung yang Diterima Blogger Vladlen Tatarsky&amp;nbsp;

Polisi mengidentifikasi wanita muda itu sebagai Trepova dan menempatkannya dalam daftar buronan serta menggeledah apartemennya.
Teman-teman Trepova mengatakan kepada outlet berita bahwa dia adalah seorang mahasiswa kedokteran dan melakukan beberapa pekerjaan, termasuk sebagai desainer dan administrator di sebuah toko. Seorang kenalan mengatakan kepada wartawan bahwa Trepova meninggalkan Rusia setelah Moskow melancarkan operasi militernya di Ukraina tahun lalu, dan menghabiskan beberapa bulan di Georgia sebelum kembali ke negara asalnya.Teman lain dikutip mengatakan bahwa, saat bertemu di Moskow bulan lalu, Trepova mengatakan kepadanya bahwa dia berencana untuk meninggalkan Rusia dan melakukan perjalanan ke Ukraina melalui Turki.
Outlet berita RBK mengutip sumber polisi yang mengatakan bahwa Trepova bertukar pesan dengan Tatarsky dan menghadiri acara lain yang diikutinya. Sumber tersebut mengatakan para penyelidik &quot;tidak dapat mengesampingkan&quot; kemungkinan bahwa Trepova tidak menyadari bahwa patung yang dia berikan kepada Tatarsky adalah sebuah bom.
Menurut sumber tersebut, Trepova ditahan pada 2022 dalam sebuah protes di St. Petersburg menentang operasi militer Rusia dan dijatuhi hukuman sepuluh hari penangkapan administratif.</description><content:encoded>ST PETERSBURG &amp;ndash; Seorang wanita yang diduga membunuh blogger militer terkemuka Rusia Vladlen Tatarsky telah berhasil ditangkap pada Senin, (3/4/2023), demikian diumumkan Komite Investigasi Rusia (FSB). Wanita bernama Darya Trepova, (26), sebelumnya telah ditempatkan dalam daftar buronan Rusia.
Tatarsky, yang bernama asli Maksim Fomin, mengadakan jumpa penggemar di sebuah kafe di St. Petersburg tengah pada Minggu, (2/4/2023) malam ketika sebuah bom meledak, membunuhnya dan melukai lebih dari 30 orang.

BACA JUGA:
Ledakan Bom di Kafe Tewaskan Blogger Militer Rusia, 25 Orang Terluka

Berasal dari Donbass, Tatarsky bergabung dengan pasukan lokal untuk melawan pasukan Ukraina setelah kudeta pada 2014 di Kiev. Dia menjadi blogger terkemuka, meliput konflik Rusia-Ukraina di saluran Telegramnya dan memposting kiriman dari medan perang. Dia juga menulis beberapa buku tentang masalah ini.
Saksi mata mengatakan bahwa seorang wanita muda memberi Tatarsky sebuah patung sebagai hadiah sesaat sebelum ledakan, demikian diwartakan RT.

BACA JUGA:
Bom Kafe di Rusia Diduga dari Paket Patung yang Diterima Blogger Vladlen Tatarsky&amp;nbsp;

Polisi mengidentifikasi wanita muda itu sebagai Trepova dan menempatkannya dalam daftar buronan serta menggeledah apartemennya.
Teman-teman Trepova mengatakan kepada outlet berita bahwa dia adalah seorang mahasiswa kedokteran dan melakukan beberapa pekerjaan, termasuk sebagai desainer dan administrator di sebuah toko. Seorang kenalan mengatakan kepada wartawan bahwa Trepova meninggalkan Rusia setelah Moskow melancarkan operasi militernya di Ukraina tahun lalu, dan menghabiskan beberapa bulan di Georgia sebelum kembali ke negara asalnya.Teman lain dikutip mengatakan bahwa, saat bertemu di Moskow bulan lalu, Trepova mengatakan kepadanya bahwa dia berencana untuk meninggalkan Rusia dan melakukan perjalanan ke Ukraina melalui Turki.
Outlet berita RBK mengutip sumber polisi yang mengatakan bahwa Trepova bertukar pesan dengan Tatarsky dan menghadiri acara lain yang diikutinya. Sumber tersebut mengatakan para penyelidik &quot;tidak dapat mengesampingkan&quot; kemungkinan bahwa Trepova tidak menyadari bahwa patung yang dia berikan kepada Tatarsky adalah sebuah bom.
Menurut sumber tersebut, Trepova ditahan pada 2022 dalam sebuah protes di St. Petersburg menentang operasi militer Rusia dan dijatuhi hukuman sepuluh hari penangkapan administratif.</content:encoded></item></channel></rss>
