<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecam Kelakuan Dubes AS, Erdogan: Kita Perlu Beri Pelajaran pada Amerika</title><description>Erdogan akan menghadapi pemilihan presiden pada Mei tahun ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792394/kecam-kelakuan-dubes-as-erdogan-kita-perlu-beri-pelajaran-pada-amerika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792394/kecam-kelakuan-dubes-as-erdogan-kita-perlu-beri-pelajaran-pada-amerika"/><item><title>Kecam Kelakuan Dubes AS, Erdogan: Kita Perlu Beri Pelajaran pada Amerika</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792394/kecam-kelakuan-dubes-as-erdogan-kita-perlu-beri-pelajaran-pada-amerika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/18/2792394/kecam-kelakuan-dubes-as-erdogan-kita-perlu-beri-pelajaran-pada-amerika</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792394/kecam-kelakuan-dubes-as-erdogan-kita-perlu-beri-pelajaran-pada-amerika-pwWdjO2DNU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/18/2792394/kecam-kelakuan-dubes-as-erdogan-kita-perlu-beri-pelajaran-pada-amerika-pwWdjO2DNU.jpg</image><title>Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</title></images><description>ANKARA &amp;ndash; Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Ankara Jeffry Flake, mengatakan pintunya &amp;ldquo;mulai sekarang tertutup&amp;rdquo; untuk diplomat tersebut. Kecaman ini disampaikan Erdogan setelah Flake melakukan pertemuan dengan saingannya dalam pemilihan Presiden Turki mendatang.

BACA JUGA:
Erdogan Janji Hidupkan Lagi Daerah Terdampak Gempa dalam Waktu Setahun

Dalam pertemuan dengan sekelompok pejabat dari gerakan sayap kanan Serigala Abu-abu pada Minggu, (2/4/2023), Erdogan berbicara mengenai fokus pada pemilihan presiden 14 Mei dan dugaan penyalahgunaan otoritas diplomatik oleh utusan AS.
&amp;ldquo;Kita perlu memberi pelajaran kepada Amerika dalam pemilihan ini,&amp;rdquo; kata Erdogan, seperti dikutip oleh Anadolu.
Dilansir RT, Duta Besar Flake bertemu dengan pemimpin Partai Rakyat Republik (CHP), Kemal Kilicdaroglu, pada 29 Maret, &amp;ldquo;sebagai bagian dari percakapan berkelanjutan dengan partai politik Turki tentang masalah kepentingan bersama antara kedua negara kita,&amp;rdquo; menurut sebuah tweet dari kedutaan AS.

BACA JUGA:
Kritik Tajam Erdogan untuk Emmanuel Macron, Sebut Presiden Prancis Kehilangan Kredibilitas

Erdogan mengecam keras pertemuan tersebut.
&amp;ldquo;Pintu kami tertutup untuknya (Flake), dia tidak bisa lagi masuk. Kenapa? Dia perlu tahu tempatnya,&amp;rdquo; kata Erdogan.

&amp;ldquo;Dia seharusnya malu, pikirkan dengan kepala Anda. Anda adalah seorang duta besar. Teman bicara Anda di sini adalah presiden.
Pernyataan Erdogan datang kurang dari enam minggu sebelum pemilihan presiden dan pemilihan umum berlangsung di Turki pada 14 Mei.
Kilicdaroglu, yang diajukan oleh aliansi enam partai oposisi merupakan lawan utama Erdogan setelah berbulan-bulan pertikaian politik. Presiden dan Partai AK yang berkuasa diperkirakan akan menghadapi tantangan berat menyusul gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari 50.000 orang di negara itu pada awal Februari.</description><content:encoded>ANKARA &amp;ndash; Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Ankara Jeffry Flake, mengatakan pintunya &amp;ldquo;mulai sekarang tertutup&amp;rdquo; untuk diplomat tersebut. Kecaman ini disampaikan Erdogan setelah Flake melakukan pertemuan dengan saingannya dalam pemilihan Presiden Turki mendatang.

BACA JUGA:
Erdogan Janji Hidupkan Lagi Daerah Terdampak Gempa dalam Waktu Setahun

Dalam pertemuan dengan sekelompok pejabat dari gerakan sayap kanan Serigala Abu-abu pada Minggu, (2/4/2023), Erdogan berbicara mengenai fokus pada pemilihan presiden 14 Mei dan dugaan penyalahgunaan otoritas diplomatik oleh utusan AS.
&amp;ldquo;Kita perlu memberi pelajaran kepada Amerika dalam pemilihan ini,&amp;rdquo; kata Erdogan, seperti dikutip oleh Anadolu.
Dilansir RT, Duta Besar Flake bertemu dengan pemimpin Partai Rakyat Republik (CHP), Kemal Kilicdaroglu, pada 29 Maret, &amp;ldquo;sebagai bagian dari percakapan berkelanjutan dengan partai politik Turki tentang masalah kepentingan bersama antara kedua negara kita,&amp;rdquo; menurut sebuah tweet dari kedutaan AS.

BACA JUGA:
Kritik Tajam Erdogan untuk Emmanuel Macron, Sebut Presiden Prancis Kehilangan Kredibilitas

Erdogan mengecam keras pertemuan tersebut.
&amp;ldquo;Pintu kami tertutup untuknya (Flake), dia tidak bisa lagi masuk. Kenapa? Dia perlu tahu tempatnya,&amp;rdquo; kata Erdogan.

&amp;ldquo;Dia seharusnya malu, pikirkan dengan kepala Anda. Anda adalah seorang duta besar. Teman bicara Anda di sini adalah presiden.
Pernyataan Erdogan datang kurang dari enam minggu sebelum pemilihan presiden dan pemilihan umum berlangsung di Turki pada 14 Mei.
Kilicdaroglu, yang diajukan oleh aliansi enam partai oposisi merupakan lawan utama Erdogan setelah berbulan-bulan pertikaian politik. Presiden dan Partai AK yang berkuasa diperkirakan akan menghadapi tantangan berat menyusul gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari 50.000 orang di negara itu pada awal Februari.</content:encoded></item></channel></rss>
