<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Sistem Oneway Saat Mudik Lebaran 2023, Diberlakukan Mulai 18 April</title><description>Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan berbagai hal untuk menyambut musim mudik Lebaran 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2791832/5-fakta-sistem-oneway-saat-mudik-lebaran-2023-diberlakukan-mulai-18-april</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2791832/5-fakta-sistem-oneway-saat-mudik-lebaran-2023-diberlakukan-mulai-18-april"/><item><title>5 Fakta Sistem Oneway Saat Mudik Lebaran 2023, Diberlakukan Mulai 18 April</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2791832/5-fakta-sistem-oneway-saat-mudik-lebaran-2023-diberlakukan-mulai-18-april</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2791832/5-fakta-sistem-oneway-saat-mudik-lebaran-2023-diberlakukan-mulai-18-april</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/02/337/2791832/5-fakta-sistem-oneway-saat-mudik-lebaran-2023-diberlakukan-mulai-18-april-JJ5wfHUXyB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sistem satu arah di Tol Cipali (Foto Antara/Dedhez A)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/02/337/2791832/5-fakta-sistem-oneway-saat-mudik-lebaran-2023-diberlakukan-mulai-18-april-JJ5wfHUXyB.jpg</image><title>Sistem satu arah di Tol Cipali (Foto Antara/Dedhez A)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMi8xLzE2NDg2My81L3g4am92d3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan berbagai hal untuk menyambut musim mudik Lebaran 2023. Salah satunya yakni terkait sistem One Way di Tol.

Sistem One Way
Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran kali ini akan terjadi pada 19 hingga 21 April 2023. Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengatakan pihaknya akan memberlakukan sistem oneway pada tanggal 18 April.

&quot;Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem oneway pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414. Karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1,&quot; kata Sandi dalam keterangan resminya, Minggu (2/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 19-21 April, Polisi Berlakukan One Way di Tol

Arus Balik
Sandi mengatakan Polri juga sudah menyiapkan sistem oneway untuk mengantisipasi kemacetan pada arus balik. Polri, kata Sandi, memprediksi puncak arus balik akan terjadi dua kali. Pertama pada 24 April sampai 25 April 2023 atau H+2 dan H+3 lebaran. Sementara kedua pada 29 April hingga 1 Mei 2023.

&quot;Nanti juga akan diberlakukan sistem oneway untuk arus balik, mulai dari KM 414 hingga KM 72,&quot; terang jenderal bintang dua ini.

Potensi Masalah
Sandi mengatakan Polri telah memetakan titik-titik krusial yang berpotensi menimbulkan masalah apabila terjadi lonjakan pengendara. Terutama, untuk jalur Tol Trans Jawa. Adapun, titik rawan kemacetan di jalur Tol Trans Jawa terdapat di Tol Cipali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Garuda Indonesia Sediakan 1,2 Juta Tiket Penerbangan Mudik Lebaran 2023

Kemudian, di rest area Sumatera dan Jawa. Menurutnya, untuk di jalur Sumatera, ada beberapa titik kemacetan di antaranya di Indralaya-Palembang.

&quot;Sementara untuk di Pelabuhan Merak dari pengalaman tahun lalu, angkutan lebaran sempat terjadi kepadatan,&quot; ujarnya.

Jalur Arteri Jawa
Selain di jalur tol Jawa dan Sumatera, titik krusial lainnya yang menjadi perhatian Polri yakni jalur arteri di Jawa.

Jalur utama yang digunakan roda dua dan alternatif roda empat juga menyimpan potensi kepadatan. Hal ini kata dia, bisa terjadi kecelakaan dan gangguan kamtibmas.

Personel
Lebih lanjut, untuk lokasi wisata juga pada saat Lebaran juga terjadi lonjakan pengunjung. &quot;Bila terjadinya kemacetan, kita akan mengurai kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu-lintas yakni contraflow, oneway dan juga ganjil-genap,&quot; ucapnya.

Sandi menambahkan untuk Operasi Ketupat Idul Fitri 2023, Polri akan menurunkan 148.211 personel gabungan. Pelibatan kekuatan baik dari Mabes Polri sebanyak 1.240 personil, Polda 91.153 personil dan instansi terkait sebanyak 55.818 personel.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMi8xLzE2NDg2My81L3g4am92d3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiapkan berbagai hal untuk menyambut musim mudik Lebaran 2023. Salah satunya yakni terkait sistem One Way di Tol.

Sistem One Way
Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran kali ini akan terjadi pada 19 hingga 21 April 2023. Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho mengatakan pihaknya akan memberlakukan sistem oneway pada tanggal 18 April.

&quot;Kami pihak kepolisian akan memberlakukan sistem oneway pada tanggal 18 April mulai dari KM 72 hingga KM 414. Karena puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 dan H-1,&quot; kata Sandi dalam keterangan resminya, Minggu (2/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 19-21 April, Polisi Berlakukan One Way di Tol

Arus Balik
Sandi mengatakan Polri juga sudah menyiapkan sistem oneway untuk mengantisipasi kemacetan pada arus balik. Polri, kata Sandi, memprediksi puncak arus balik akan terjadi dua kali. Pertama pada 24 April sampai 25 April 2023 atau H+2 dan H+3 lebaran. Sementara kedua pada 29 April hingga 1 Mei 2023.

&quot;Nanti juga akan diberlakukan sistem oneway untuk arus balik, mulai dari KM 414 hingga KM 72,&quot; terang jenderal bintang dua ini.

Potensi Masalah
Sandi mengatakan Polri telah memetakan titik-titik krusial yang berpotensi menimbulkan masalah apabila terjadi lonjakan pengendara. Terutama, untuk jalur Tol Trans Jawa. Adapun, titik rawan kemacetan di jalur Tol Trans Jawa terdapat di Tol Cipali.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Garuda Indonesia Sediakan 1,2 Juta Tiket Penerbangan Mudik Lebaran 2023

Kemudian, di rest area Sumatera dan Jawa. Menurutnya, untuk di jalur Sumatera, ada beberapa titik kemacetan di antaranya di Indralaya-Palembang.

&quot;Sementara untuk di Pelabuhan Merak dari pengalaman tahun lalu, angkutan lebaran sempat terjadi kepadatan,&quot; ujarnya.

Jalur Arteri Jawa
Selain di jalur tol Jawa dan Sumatera, titik krusial lainnya yang menjadi perhatian Polri yakni jalur arteri di Jawa.

Jalur utama yang digunakan roda dua dan alternatif roda empat juga menyimpan potensi kepadatan. Hal ini kata dia, bisa terjadi kecelakaan dan gangguan kamtibmas.

Personel
Lebih lanjut, untuk lokasi wisata juga pada saat Lebaran juga terjadi lonjakan pengunjung. &quot;Bila terjadinya kemacetan, kita akan mengurai kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu-lintas yakni contraflow, oneway dan juga ganjil-genap,&quot; ucapnya.

Sandi menambahkan untuk Operasi Ketupat Idul Fitri 2023, Polri akan menurunkan 148.211 personel gabungan. Pelibatan kekuatan baik dari Mabes Polri sebanyak 1.240 personil, Polda 91.153 personil dan instansi terkait sebanyak 55.818 personel.
</content:encoded></item></channel></rss>
