<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Cak Imin: Rasanya Perih dan Menyesakkan Dada</title><description>FIFA tak menjelaskan secara detail apa yang membuat Indonesia dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2792574/batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-cak-imin-rasanya-perih-dan-menyesakkan-dada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2792574/batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-cak-imin-rasanya-perih-dan-menyesakkan-dada"/><item><title>Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Cak Imin: Rasanya Perih dan Menyesakkan Dada</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2792574/batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-cak-imin-rasanya-perih-dan-menyesakkan-dada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/337/2792574/batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-cak-imin-rasanya-perih-dan-menyesakkan-dada</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 23:18 WIB</pubDate><dc:creator>Cipto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/337/2792574/batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-cak-imin-rasanya-perih-dan-menyesakkan-dada-r6SkWWKqR8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/dok PKB</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/337/2792574/batal-jadi-tuan-rumah-piala-dunia-u-20-cak-imin-rasanya-perih-dan-menyesakkan-dada-r6SkWWKqR8.jpg</image><title>Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar/dok PKB</title></images><description>JAKARTA -  Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar angkat bicara terkait kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
&quot;Tentu kejadian itu sangat menyesakkan dada dan bahkan rasanya itu perih, nyesel, setelah gagal baru nyeselnya luar biasa,&quot; ujarnya dalam diskusi publik 'Bayang-bayang Sanksi FIFA dan Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2023).

BACA JUGA:
Media Israel Soroti Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Seret Nama Ganjar dan Gubernur Bali

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengatakan, tidak ada yang diuntungkan dari batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
&quot;Kita benahi bersama-sama, persoalan-persoalan mendasar, ternyata bola tidak berdiri sendiri, bola menjadi bagian dari kesatuan semua komponen bangsa kita, termasuk politik, ekonomi, sosial, budaya. Dan ternyata politik menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kita, salah satunya politik internasional kita,&quot; ungkapnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan, tidak ada jalan lain, kecuali kita evaluasi secara komprehensif dan kita tata ulang dengan baik seluruh persepakbolaan kita.

BACA JUGA:
Ganjar-Koster Tolak Timnas Israel, Jokowi: Jangan Campur Aduk Politik dan Sepak Bola

&quot;Banyak hikmah yang dapat diambil dari pembatalan tersebut. Kepentingan olahraga harus menjadi kepentingan nasional,&quot; ujarnya.
Menurutnya, olahraga harus jauh dari kepentingan politik untuk menjaga objektivitas dan kemajuan semua.  &amp;ldquo;Karena itu kepentingan olahraga menjadi kepentingan nasional,&amp;rdquo; tutupnya.
Seperti diketahui, status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U-20 2023 telah resmi dicabut FIFA pada Rabu 29 Maret 2023. Dalam pengumuman pembatalan itu, FIFA tak menjelaskan secara detail apa yang membuat Indonesia dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.FIFA pun hanya menuliskan pembatalan diambil karena kondisi saat ini yang sedang terjadi di Indonesia. Bila melihat pernyataan FIFA itu, kondisi yang terjadi di Indonesia saat itu adalah penolakan dari berbagai pihak terkait adanya Timnas Israel U-20 di Piala Dunia U-20 2023.

Indonesia merupakan negara yang tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Sehingga, kehadiran Israel pun pada akhirnya tak diterima di Indonesia, hal tersebut dapat dilihat dari penolakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali, I Wayan Koster.</description><content:encoded>JAKARTA -  Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar angkat bicara terkait kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
&quot;Tentu kejadian itu sangat menyesakkan dada dan bahkan rasanya itu perih, nyesel, setelah gagal baru nyeselnya luar biasa,&quot; ujarnya dalam diskusi publik 'Bayang-bayang Sanksi FIFA dan Batalnya Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2023).

BACA JUGA:
Media Israel Soroti Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Seret Nama Ganjar dan Gubernur Bali

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengatakan, tidak ada yang diuntungkan dari batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
&quot;Kita benahi bersama-sama, persoalan-persoalan mendasar, ternyata bola tidak berdiri sendiri, bola menjadi bagian dari kesatuan semua komponen bangsa kita, termasuk politik, ekonomi, sosial, budaya. Dan ternyata politik menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kita, salah satunya politik internasional kita,&quot; ungkapnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan, tidak ada jalan lain, kecuali kita evaluasi secara komprehensif dan kita tata ulang dengan baik seluruh persepakbolaan kita.

BACA JUGA:
Ganjar-Koster Tolak Timnas Israel, Jokowi: Jangan Campur Aduk Politik dan Sepak Bola

&quot;Banyak hikmah yang dapat diambil dari pembatalan tersebut. Kepentingan olahraga harus menjadi kepentingan nasional,&quot; ujarnya.
Menurutnya, olahraga harus jauh dari kepentingan politik untuk menjaga objektivitas dan kemajuan semua.  &amp;ldquo;Karena itu kepentingan olahraga menjadi kepentingan nasional,&amp;rdquo; tutupnya.
Seperti diketahui, status tuan rumah Indonesia di Piala Dunia U-20 2023 telah resmi dicabut FIFA pada Rabu 29 Maret 2023. Dalam pengumuman pembatalan itu, FIFA tak menjelaskan secara detail apa yang membuat Indonesia dicoret dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.FIFA pun hanya menuliskan pembatalan diambil karena kondisi saat ini yang sedang terjadi di Indonesia. Bila melihat pernyataan FIFA itu, kondisi yang terjadi di Indonesia saat itu adalah penolakan dari berbagai pihak terkait adanya Timnas Israel U-20 di Piala Dunia U-20 2023.

Indonesia merupakan negara yang tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Sehingga, kehadiran Israel pun pada akhirnya tak diterima di Indonesia, hal tersebut dapat dilihat dari penolakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali, I Wayan Koster.</content:encoded></item></channel></rss>
