<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Tampang 3 Perampok Bersenjata Api di Cilacap</title><description>Tiga tersangka perampok bersenjata api yang beraksi di Cilacap dihadirkan ke depan publik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/512/2792016/ini-tampang-3-perampok-bersenjata-api-di-cilacap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/03/512/2792016/ini-tampang-3-perampok-bersenjata-api-di-cilacap"/><item><title>Ini Tampang 3 Perampok Bersenjata Api di Cilacap</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/03/512/2792016/ini-tampang-3-perampok-bersenjata-api-di-cilacap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/03/512/2792016/ini-tampang-3-perampok-bersenjata-api-di-cilacap</guid><pubDate>Senin 03 April 2023 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/03/512/2792016/ini-tampang-3-perampok-bersenjata-api-di-cilacap-wqr8npIi3F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tiga perampok bersenpi di Cilacap. (Foto: Eka/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/03/512/2792016/ini-tampang-3-perampok-bersenjata-api-di-cilacap-wqr8npIi3F.jpg</image><title>Tiga perampok bersenpi di Cilacap. (Foto: Eka/MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMi8xLzE2NDg0NS81L3g4am9pbjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Tiga tersangka perampok bersenjata api yang beraksi di Cilacap dihadirkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi. Lutfi merilisnya di depan media di lobi Mapolda Jawa Tengah, Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Senin (3/4/2023).

Para tersangka yakni Saiun alias Buang (39) warga Dusun Pasungsari RT24/RW3, Kelurahan Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Jawa Barat. Sarwanto alias Iwan (40) sehari-hari petani warga Dusun V RT2/RW5 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Buay Madang Timur, Sumatera Selatan. Tersangka ketiga adalah Sugiono alias Kowo (45) seorang wiraswasta warga Jaya Munlya RT03/RT01, Kelurahan Jaya Mulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Sumatera Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

3 Jenderal dari Cilacap, Salah Satunya Tangani Kasus Ferdy Sambo

&amp;ldquo;Otak perampokan adalah tersangka Sugiono,&amp;rdquo; kata Lufhi, Senin (3/4/2023).

Dia menjelaskan, perampokan itu direncanakan 10 hari sebelum kejadian. Tersangka Buang dan Sugiono bergi ke rumah bibinya Sugiono di daerah Kaliwungu, Kecamatan Kedungreda, Kabupaten Cilacap, tidak jauh dari rumah korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kabupaten Bogor Jadi Daerah Rawan Longsor Tertinggi Indonesia, Disusul Cilacap dan Banjarnegara

Saat itu Sugiono sempat bertanya ke bibinya: &amp;ldquo;Kalau ambil uang Rp5juta dari bank di Nasirun (korban) bisa nggak&amp;rdquo; dijawab bibinya, &amp;ldquo;Ambil Rp100 juta juga ada, Pak Kades sering ambil ada&amp;rdquo;

Kemudian, muncul niat Sugiono untuk merampok. Dia langsung mengabarkan ke Buang dan Iwan. Mereka mengambil senjata api jenis pistol kemudian melakukan aksinya. Pistol diambil dari Ciamis dan Sumatera Selatan.

Selanjutnya, pada Senin (27/3/2023) sekira pukul 14.30 WIB, terjadilah insiden itu. Korban yang sedang dikasir warung tiba-tiba didatangi para pelaku dan ditembak bagian tumit kaki kiri. Pelaku juga menembak kaki salah satu saksi.



Selanjutnya, Irjen Ahmad Lutfi mengemukakan pihaknya terus mengembangkan kejadian ini termasuk menelusuri uang hasil rampokan.



&amp;ldquo;Pistolnya kami sudah cek ke Labfor, tidak ada (registrasi), jadi ini rakitan,&amp;rdquo; tegas Lutfi.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMi8xLzE2NDg0NS81L3g4am9pbjA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Tiga tersangka perampok bersenjata api yang beraksi di Cilacap dihadirkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfi. Lutfi merilisnya di depan media di lobi Mapolda Jawa Tengah, Jl. Pahlawan, Kota Semarang, Senin (3/4/2023).

Para tersangka yakni Saiun alias Buang (39) warga Dusun Pasungsari RT24/RW3, Kelurahan Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Jawa Barat. Sarwanto alias Iwan (40) sehari-hari petani warga Dusun V RT2/RW5 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Buay Madang Timur, Sumatera Selatan. Tersangka ketiga adalah Sugiono alias Kowo (45) seorang wiraswasta warga Jaya Munlya RT03/RT01, Kelurahan Jaya Mulya, Kecamatan Semendawai Suku III, Sumatera Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

3 Jenderal dari Cilacap, Salah Satunya Tangani Kasus Ferdy Sambo

&amp;ldquo;Otak perampokan adalah tersangka Sugiono,&amp;rdquo; kata Lufhi, Senin (3/4/2023).

Dia menjelaskan, perampokan itu direncanakan 10 hari sebelum kejadian. Tersangka Buang dan Sugiono bergi ke rumah bibinya Sugiono di daerah Kaliwungu, Kecamatan Kedungreda, Kabupaten Cilacap, tidak jauh dari rumah korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kabupaten Bogor Jadi Daerah Rawan Longsor Tertinggi Indonesia, Disusul Cilacap dan Banjarnegara

Saat itu Sugiono sempat bertanya ke bibinya: &amp;ldquo;Kalau ambil uang Rp5juta dari bank di Nasirun (korban) bisa nggak&amp;rdquo; dijawab bibinya, &amp;ldquo;Ambil Rp100 juta juga ada, Pak Kades sering ambil ada&amp;rdquo;

Kemudian, muncul niat Sugiono untuk merampok. Dia langsung mengabarkan ke Buang dan Iwan. Mereka mengambil senjata api jenis pistol kemudian melakukan aksinya. Pistol diambil dari Ciamis dan Sumatera Selatan.

Selanjutnya, pada Senin (27/3/2023) sekira pukul 14.30 WIB, terjadilah insiden itu. Korban yang sedang dikasir warung tiba-tiba didatangi para pelaku dan ditembak bagian tumit kaki kiri. Pelaku juga menembak kaki salah satu saksi.



Selanjutnya, Irjen Ahmad Lutfi mengemukakan pihaknya terus mengembangkan kejadian ini termasuk menelusuri uang hasil rampokan.



&amp;ldquo;Pistolnya kami sudah cek ke Labfor, tidak ada (registrasi), jadi ini rakitan,&amp;rdquo; tegas Lutfi.</content:encoded></item></channel></rss>
