<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Australia Tambah Panjang Daftar Negara Yang Larang TikTok di Perangkat Resmi</title><description>Pemerintah Australia akan melarang perangkat seluler pemerintah menginstal aplikasi TikTok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/04/18/2792714/australia-tambah-panjang-daftar-negara-yang-larang-tiktok-di-perangkat-resmi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/04/18/2792714/australia-tambah-panjang-daftar-negara-yang-larang-tiktok-di-perangkat-resmi"/><item><title>Australia Tambah Panjang Daftar Negara Yang Larang TikTok di Perangkat Resmi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/04/18/2792714/australia-tambah-panjang-daftar-negara-yang-larang-tiktok-di-perangkat-resmi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/04/18/2792714/australia-tambah-panjang-daftar-negara-yang-larang-tiktok-di-perangkat-resmi</guid><pubDate>Selasa 04 April 2023 09:48 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/04/18/2792714/australia-tambah-panjang-daftar-negara-yang-larang-tiktok-di-perangkat-resmi-SG13cIM6AV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi TikTok (Foto Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/04/18/2792714/australia-tambah-panjang-daftar-negara-yang-larang-tiktok-di-perangkat-resmi-SG13cIM6AV.jpg</image><title>Ilustrasi TikTok (Foto Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNS8xMC8xNjQ2MTIvNS94OGpmbjhs&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

AUSTRALIA - Pemerintah Australia akan melarang perangkat seluler pemerintah menginstal aplikasi media sosial berbasis video, TikTok. Australia menambah daftar panjang negara yang menerapkan kebijakan serupa.


Surat kabar The Australian pada Senin (3/4/2023) menuliskan Australia menyusul langkah negara-negara lain yang telah lebih dulu mengumumkan larangan penggunaan aplikasi berbagi video milik China itu karena masalah keamanan.

Perdana Menteri Anthony Albanese dilaporkan telah menyetujui larangan pemerintah atas penggunaan TikTok setelah peninjauan selesai dilakukan oleh departemen dalam negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Alasan Masalah Keamanan, NATO Larang TikTok di Perangkat Resmi

Sementara, negara bagian Victoria juga akan melarang aplikasi berbagi video pendek itu dari perangkat seluler pemerintah. Keputusan itu mengikuti arahan dari pemerintah federal.

Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Kanada, Belgia, dan Komisi Eropa telah melarang TikTok dari perangkat resmi pemerintah karena isu keamanan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lirik Lagu Ikan dalam Kolam Yang Viral di TikTok

TikTok sedang dalam pengawasan ketat karena muncul ketakutan bahwa data pengguna platform yang dimiliki oleh perusahaan yang berbasis di Beijing, ByteDance, itu akan berakhir di tangan Pemerintah China.

General Manager Tiktok Australia Lee Hunter mengatakan bahwa perusahaannya kecewa karena mengetahui larangan tersebut dari media. Hunter mengaku telah berulang kali menawarkan diri untuk terlibat secara konstruktif membahas kebijakan itu dengan pemerintah.

&quot;Kami menekankan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa TikTok menimbulkan risiko keamanan bagi warga Australia, dan (TikTok) tidak boleh diperlakukan berbeda dengan platform media sosial lainnya,&quot; katanya seperti dikutip The Age.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yNS8xMC8xNjQ2MTIvNS94OGpmbjhs&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

AUSTRALIA - Pemerintah Australia akan melarang perangkat seluler pemerintah menginstal aplikasi media sosial berbasis video, TikTok. Australia menambah daftar panjang negara yang menerapkan kebijakan serupa.


Surat kabar The Australian pada Senin (3/4/2023) menuliskan Australia menyusul langkah negara-negara lain yang telah lebih dulu mengumumkan larangan penggunaan aplikasi berbagi video milik China itu karena masalah keamanan.

Perdana Menteri Anthony Albanese dilaporkan telah menyetujui larangan pemerintah atas penggunaan TikTok setelah peninjauan selesai dilakukan oleh departemen dalam negeri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Alasan Masalah Keamanan, NATO Larang TikTok di Perangkat Resmi

Sementara, negara bagian Victoria juga akan melarang aplikasi berbagi video pendek itu dari perangkat seluler pemerintah. Keputusan itu mengikuti arahan dari pemerintah federal.

Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Kanada, Belgia, dan Komisi Eropa telah melarang TikTok dari perangkat resmi pemerintah karena isu keamanan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lirik Lagu Ikan dalam Kolam Yang Viral di TikTok

TikTok sedang dalam pengawasan ketat karena muncul ketakutan bahwa data pengguna platform yang dimiliki oleh perusahaan yang berbasis di Beijing, ByteDance, itu akan berakhir di tangan Pemerintah China.

General Manager Tiktok Australia Lee Hunter mengatakan bahwa perusahaannya kecewa karena mengetahui larangan tersebut dari media. Hunter mengaku telah berulang kali menawarkan diri untuk terlibat secara konstruktif membahas kebijakan itu dengan pemerintah.

&quot;Kami menekankan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa TikTok menimbulkan risiko keamanan bagi warga Australia, dan (TikTok) tidak boleh diperlakukan berbeda dengan platform media sosial lainnya,&quot; katanya seperti dikutip The Age.</content:encoded></item></channel></rss>
