<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Warga Rasakan Guncangan Gempa Bali saat Tertidur Lelap</title><description>&quot;Lagi enak-enak tidur. Tiba-tiba rumah bergoyang,&quot; ujar Made Arya, warga di daerah Kuta, Badung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/04/244/2792619/cerita-warga-rasakan-guncangan-gempa-bali-saat-tertidur-lelap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/04/244/2792619/cerita-warga-rasakan-guncangan-gempa-bali-saat-tertidur-lelap"/><item><title>Cerita Warga Rasakan Guncangan Gempa Bali saat Tertidur Lelap</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/04/244/2792619/cerita-warga-rasakan-guncangan-gempa-bali-saat-tertidur-lelap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/04/244/2792619/cerita-warga-rasakan-guncangan-gempa-bali-saat-tertidur-lelap</guid><pubDate>Selasa 04 April 2023 04:41 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/04/244/2792619/cerita-warga-rasakan-guncangan-gempa-bali-saat-tertidur-lelap-DPmQ9LEhAN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/04/244/2792619/cerita-warga-rasakan-guncangan-gempa-bali-saat-tertidur-lelap-DPmQ9LEhAN.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMy80LzE2NDkwMi81L3g4anEzbTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DENPASAR - Gempa bermagnitudo (M) 4,8  mengguncang Bali, Selasa (4/4/2023) dini hari. Kerasnya gempa membuat warga yang sedang terlelap tidur terbangun dan panik.
&quot;Lagi enak-enak tidur. Tiba-tiba rumah bergoyang,&quot; ujar Made Arya, warga di daerah Kuta, Badung.
Kerasnya gempa membuat Arya sempat membangunkan istri dan anaknya. Mereka lalu keluar rumah untuk mencari tempat perlindungan.
Setelah sekitar lima menit bertahan di luar dan tidak ada gempa susulan, Arya dan keluarganya kembali ke dalam rumah.

BACA JUGA:
Gempa M4,6 Guncang Klungkung Bali

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berpusat di 48 KM tenggara Klungkung. Gempa dinihari ini berada di kedalaman 74 KM.

BACA JUGA:
Terasa Cukup Kuat, Gempa M6,4 Padang Sidimpuan Tak Timbulkan Kerusakan

Di Bali, getaran gempa II MMI dirasakan di Denpasar, Badung dan Karangasem. Getaran berkekuatan sama dirasakan di Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMy80LzE2NDkwMi81L3g4anEzbTQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DENPASAR - Gempa bermagnitudo (M) 4,8  mengguncang Bali, Selasa (4/4/2023) dini hari. Kerasnya gempa membuat warga yang sedang terlelap tidur terbangun dan panik.
&quot;Lagi enak-enak tidur. Tiba-tiba rumah bergoyang,&quot; ujar Made Arya, warga di daerah Kuta, Badung.
Kerasnya gempa membuat Arya sempat membangunkan istri dan anaknya. Mereka lalu keluar rumah untuk mencari tempat perlindungan.
Setelah sekitar lima menit bertahan di luar dan tidak ada gempa susulan, Arya dan keluarganya kembali ke dalam rumah.

BACA JUGA:
Gempa M4,6 Guncang Klungkung Bali

Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berpusat di 48 KM tenggara Klungkung. Gempa dinihari ini berada di kedalaman 74 KM.

BACA JUGA:
Terasa Cukup Kuat, Gempa M6,4 Padang Sidimpuan Tak Timbulkan Kerusakan

Di Bali, getaran gempa II MMI dirasakan di Denpasar, Badung dan Karangasem. Getaran berkekuatan sama dirasakan di Mataram, Lombok Tengah dan Lombok Barat.


</content:encoded></item></channel></rss>
