<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anas Urbaningrum Gabung ke Moeldoko, KLB Demokrat Deli Serdang: AHY Mulai Linglung!</title><description>Alasan KSP Moeldoko mengajukan PK dikatakan AHY adalah karena ia mengklaim telah menemukan empat novum atau bukti baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/04/337/2793040/anas-urbaningrum-gabung-ke-moeldoko-klb-demokrat-deli-serdang-ahy-mulai-linglung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/04/337/2793040/anas-urbaningrum-gabung-ke-moeldoko-klb-demokrat-deli-serdang-ahy-mulai-linglung"/><item><title>Anas Urbaningrum Gabung ke Moeldoko, KLB Demokrat Deli Serdang: AHY Mulai Linglung!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/04/337/2793040/anas-urbaningrum-gabung-ke-moeldoko-klb-demokrat-deli-serdang-ahy-mulai-linglung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/04/337/2793040/anas-urbaningrum-gabung-ke-moeldoko-klb-demokrat-deli-serdang-ahy-mulai-linglung</guid><pubDate>Selasa 04 April 2023 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/04/337/2793040/anas-urbaningrum-gabung-ke-moeldoko-klb-demokrat-deli-serdang-ahy-mulai-linglung-PmACzbwF8a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AHY/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/04/337/2793040/anas-urbaningrum-gabung-ke-moeldoko-klb-demokrat-deli-serdang-ahy-mulai-linglung-PmACzbwF8a.jpg</image><title>AHY/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMy8xLzE2NDg4MC81L3g4anBrb2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko, Saiful Huda Ems menyebut, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mulai linglung menjelang bebasnya Anas Urbaningrum.
&quot;Sudah berpuluh tahun Partai Demokrat terpuruk karena perilaku beberapa anggota keluarga yang secara paksa dan membabi buta berusaha menguasai Partai Demokrat dengan cara menguasai seluruh pucuk pimpinan partai dan merubah AD/ART secara sepihak tanpa sepengetahuan para pengurus dan peserta kongres Partai Demokrat,&quot;ujarnya di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

BACA JUGA:
Tantang Anas Urbaningrum Buka-bukaan Kasus Hambalang, Demokrat: Kami Tunggu!

Saiful Huda mengungkapkan, yang terjadi kemudian Partai Demokrat yang pada awalnya penuh dengan figur tokoh politisi-politisi ulung dan profesional saat menjadi lemah dan tak berdaya.
&quot;Karena itu mereformasi total Partai Demokrat dan membersihkannya dari politisi-politisi penghamba SBY merupakan fokus tugas kerja keras kami semenjak Partai Demokrat KLB kami selenggarakan,&quot; tegasnya.
Ia mengungkapkan kemungkinan besar Anas Urbaningrum yang merupakan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, akan bebas mulai 10 April 2023 ini.
&quot;Semua rahasia korupsi Wisma Atlet Hambalang beserta beberapa kasus mega korupsi lainnya di masa kepemimpinan nasional SBY konon akan dibukanya ke publik,&quot; ucap Saiful Huda.

BACA JUGA:
AHY: Upaya Moeldoko Rebut Partai Demokrat Jadi Perbincangan Asing

Hal ini kata dia, tentu akan memberikan sentuhan terindah lagi bagi eksistensi Partai Demokrat KLB pimpinan Moeldoko, dan akan lebih mempunyai daya hajar yang dahsyat bagi para politisi kubu AHY penyanjung politik dinasti dan tirani.
&quot;Hal-hal tersebut diataslah kiranya yang lebih harus kami fokuskan dalam agenda kerja Partai Demokrat KLB ke depan, daripada melayani AHY yang mulai linglung dan yang akan terus dagdigdug hatinya berguncang menanti Anas Urbaningrum yang akan segera bebas, dan menghempaskan berbagai fakta mega korupsi tempo dulu yang mengarah pada singgasana kepemimpinan bapaknya,&quot;terangnya.Dia kemudian membuat analogi dengan rangkaian kalimat 'Hidup bagai gema di lembah pegunungan, semua suara akan kembali pada dirinya sendiri. Siapa yang pernah menciptakan kehancuran partai dan yang pernah menjauhkannya dari denyut nadi persoalan rakyat, akan hancur oleh perlawanan atas perbuatannya sendiri'.

&quot;Mari kita nantikan serial AHY yang mulai linglung, dagdigdug hatinya berguncang, Anas Urbaningrum tak lama lagi akan bebas dan bergabung dengan Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko. Koboi-koboi politisi Cikeas akan siap-siap lari dan bersembunyi di balik tameng-tameng tipis dan rapuh kepalsuannya sendiri selama ini,&quot;tutupnya.



Sekadar diketahui, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan ada upaya yang dilakukan Kepala Staff Presiden (KSP) Jenderal Purn Moeldoko untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap kepengurusan DPP Partai Demokrat.



Hal tersebut disampaikan AHY kepada awak media dalam pernyataan di Kantor DPP Partai Demokrat, Senin (3/4/2023).



&quot;Sebulan lalu pada 3 Maret 2023 kami menerima informasi bahwa Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dan dokter Jhonny Allen Marbun masih mencoba-coba untuk mengambil alih Partai Demokrat,&quot; ujar Agus Harimurti Yudhoyono.



Ia mengungkapkan upaya tersebut dilakukan pasca KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat di Deli Serdang Sumatera Utara yang merupakan abal-abal dan ilegal serta gagal total pada tahun 2021 lalu.





&quot;Kali ini mereka mengajukan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA). PK ini adalah upaya terakhir untuk menguji putusan Kasasi MA dengan nomor perkara 487/K-PUN 2022 yang telah diputus pada 29 September 2022,&quot; jelas AHY.







Alasan KSP Moeldoko mengajukan PK dikatakan AHY adalah karena ia mengklaim telah menemukan empat novum atau bukti baru. Namun AHY melihat kenyataan nya bukti yang diklaim KSP Moeldoko itu bukan bukti baru.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wMy8xLzE2NDg4MC81L3g4anBrb2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko, Saiful Huda Ems menyebut, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mulai linglung menjelang bebasnya Anas Urbaningrum.
&quot;Sudah berpuluh tahun Partai Demokrat terpuruk karena perilaku beberapa anggota keluarga yang secara paksa dan membabi buta berusaha menguasai Partai Demokrat dengan cara menguasai seluruh pucuk pimpinan partai dan merubah AD/ART secara sepihak tanpa sepengetahuan para pengurus dan peserta kongres Partai Demokrat,&quot;ujarnya di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

BACA JUGA:
Tantang Anas Urbaningrum Buka-bukaan Kasus Hambalang, Demokrat: Kami Tunggu!

Saiful Huda mengungkapkan, yang terjadi kemudian Partai Demokrat yang pada awalnya penuh dengan figur tokoh politisi-politisi ulung dan profesional saat menjadi lemah dan tak berdaya.
&quot;Karena itu mereformasi total Partai Demokrat dan membersihkannya dari politisi-politisi penghamba SBY merupakan fokus tugas kerja keras kami semenjak Partai Demokrat KLB kami selenggarakan,&quot; tegasnya.
Ia mengungkapkan kemungkinan besar Anas Urbaningrum yang merupakan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, akan bebas mulai 10 April 2023 ini.
&quot;Semua rahasia korupsi Wisma Atlet Hambalang beserta beberapa kasus mega korupsi lainnya di masa kepemimpinan nasional SBY konon akan dibukanya ke publik,&quot; ucap Saiful Huda.

BACA JUGA:
AHY: Upaya Moeldoko Rebut Partai Demokrat Jadi Perbincangan Asing

Hal ini kata dia, tentu akan memberikan sentuhan terindah lagi bagi eksistensi Partai Demokrat KLB pimpinan Moeldoko, dan akan lebih mempunyai daya hajar yang dahsyat bagi para politisi kubu AHY penyanjung politik dinasti dan tirani.
&quot;Hal-hal tersebut diataslah kiranya yang lebih harus kami fokuskan dalam agenda kerja Partai Demokrat KLB ke depan, daripada melayani AHY yang mulai linglung dan yang akan terus dagdigdug hatinya berguncang menanti Anas Urbaningrum yang akan segera bebas, dan menghempaskan berbagai fakta mega korupsi tempo dulu yang mengarah pada singgasana kepemimpinan bapaknya,&quot;terangnya.Dia kemudian membuat analogi dengan rangkaian kalimat 'Hidup bagai gema di lembah pegunungan, semua suara akan kembali pada dirinya sendiri. Siapa yang pernah menciptakan kehancuran partai dan yang pernah menjauhkannya dari denyut nadi persoalan rakyat, akan hancur oleh perlawanan atas perbuatannya sendiri'.

&quot;Mari kita nantikan serial AHY yang mulai linglung, dagdigdug hatinya berguncang, Anas Urbaningrum tak lama lagi akan bebas dan bergabung dengan Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko. Koboi-koboi politisi Cikeas akan siap-siap lari dan bersembunyi di balik tameng-tameng tipis dan rapuh kepalsuannya sendiri selama ini,&quot;tutupnya.



Sekadar diketahui, Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan ada upaya yang dilakukan Kepala Staff Presiden (KSP) Jenderal Purn Moeldoko untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap kepengurusan DPP Partai Demokrat.



Hal tersebut disampaikan AHY kepada awak media dalam pernyataan di Kantor DPP Partai Demokrat, Senin (3/4/2023).



&quot;Sebulan lalu pada 3 Maret 2023 kami menerima informasi bahwa Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dan dokter Jhonny Allen Marbun masih mencoba-coba untuk mengambil alih Partai Demokrat,&quot; ujar Agus Harimurti Yudhoyono.



Ia mengungkapkan upaya tersebut dilakukan pasca KLB (Kongres Luar Biasa) Partai Demokrat di Deli Serdang Sumatera Utara yang merupakan abal-abal dan ilegal serta gagal total pada tahun 2021 lalu.





&quot;Kali ini mereka mengajukan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA). PK ini adalah upaya terakhir untuk menguji putusan Kasasi MA dengan nomor perkara 487/K-PUN 2022 yang telah diputus pada 29 September 2022,&quot; jelas AHY.







Alasan KSP Moeldoko mengajukan PK dikatakan AHY adalah karena ia mengklaim telah menemukan empat novum atau bukti baru. Namun AHY melihat kenyataan nya bukti yang diklaim KSP Moeldoko itu bukan bukti baru.

</content:encoded></item></channel></rss>
