<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasukan Elite Kepung Lokasi Penyanderaan Pilot Susi Air, Panglima TNI: KKB Menyatu dengan Masyarakat</title><description>Dia juga akan melakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh agama, dan masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793498/pasukan-elite-kepung-lokasi-penyanderaan-pilot-susi-air-panglima-tni-kkb-menyatu-dengan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793498/pasukan-elite-kepung-lokasi-penyanderaan-pilot-susi-air-panglima-tni-kkb-menyatu-dengan-masyarakat"/><item><title>Pasukan Elite Kepung Lokasi Penyanderaan Pilot Susi Air, Panglima TNI: KKB Menyatu dengan Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793498/pasukan-elite-kepung-lokasi-penyanderaan-pilot-susi-air-panglima-tni-kkb-menyatu-dengan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793498/pasukan-elite-kepung-lokasi-penyanderaan-pilot-susi-air-panglima-tni-kkb-menyatu-dengan-masyarakat</guid><pubDate>Rabu 05 April 2023 11:50 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/337/2793498/pasukan-elite-kepung-lokasi-penyanderaan-pilot-susi-air-panglima-tni-kkb-menyatu-dengan-masyarakat-diBji67nbl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pilot Susi Air Kapten Phillips Disandera KKB</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/337/2793498/pasukan-elite-kepung-lokasi-penyanderaan-pilot-susi-air-panglima-tni-kkb-menyatu-dengan-masyarakat-diBji67nbl.jpg</image><title>Pilot Susi Air Kapten Phillips Disandera KKB</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMC8xLzE2NDQ2MS81L3g4amFvcDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah mengetahui lokasi penyanderaan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mahrtens oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
&quot;Posisi posisi sudah, kita sudah tahu posisi di mana, sudah,&quot; kata Laksamana Yudo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2023).

BACA JUGA:
Tidak Ada Operasi Militer Bebaskan Pilot Susi Air, Panglima TNI Tak Ingin Dituduh Membunuh

Namun, dikatakan Yudo, pembebasan pilot asal Selandia Baru itu tetap harus penuh kehati-hatian. Sebab, kelompok penyandera kerap menyatu dengan masyarakat.
Dia juga akan melakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh agama, dan masyarakat menjadi langkah paling utama dalam operasi penyelamatan sang pilot. Terutama negosiasi yang dilakukan antara pemerintah daerah dengan KKB Papua.

BACA JUGA:
2 Bulan Pilot Susi Air Disandera, Panglima TNI Sebut Bisa Saja Menyerang KKB dengan Militer

&quot;Sehingga kita usahakan secara persuasif, mereka bisa kita bebaskan dengan aman, kondusif, dan masyarakat pun juga tidak tedampak karena mereka bersama sama terus dengan masyarakat dengan anak-anak,&quot; katanya.Yudo menjelaskan, TNI tidak ingin menyerang KKB secara frontal untuk membebaskan pilot. Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat sipil.

&quot;Kalau saya menggunakan operasi militer pun juga bisa, menyerang secara militer saya bisa, saya punya alat, punya apa namanya, punya prajurit yang profesional, tapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yMC8xLzE2NDQ2MS81L3g4amFvcDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA  - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah mengetahui lokasi penyanderaan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mahrtens oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
&quot;Posisi posisi sudah, kita sudah tahu posisi di mana, sudah,&quot; kata Laksamana Yudo di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (5/3/2023).

BACA JUGA:
Tidak Ada Operasi Militer Bebaskan Pilot Susi Air, Panglima TNI Tak Ingin Dituduh Membunuh

Namun, dikatakan Yudo, pembebasan pilot asal Selandia Baru itu tetap harus penuh kehati-hatian. Sebab, kelompok penyandera kerap menyatu dengan masyarakat.
Dia juga akan melakukan pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh agama, dan masyarakat menjadi langkah paling utama dalam operasi penyelamatan sang pilot. Terutama negosiasi yang dilakukan antara pemerintah daerah dengan KKB Papua.

BACA JUGA:
2 Bulan Pilot Susi Air Disandera, Panglima TNI Sebut Bisa Saja Menyerang KKB dengan Militer

&quot;Sehingga kita usahakan secara persuasif, mereka bisa kita bebaskan dengan aman, kondusif, dan masyarakat pun juga tidak tedampak karena mereka bersama sama terus dengan masyarakat dengan anak-anak,&quot; katanya.Yudo menjelaskan, TNI tidak ingin menyerang KKB secara frontal untuk membebaskan pilot. Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat sipil.

&quot;Kalau saya menggunakan operasi militer pun juga bisa, menyerang secara militer saya bisa, saya punya alat, punya apa namanya, punya prajurit yang profesional, tapi nanti siapa korbannya? Masyarakat pasti,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
