<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelombang Tinggi hingga 2 Meter Berpotensi Terjadi di Merak-Bakauheni saat Lebaran 2023</title><description>BMKG meminta masyarakat mewaspadai gelombang tinggi hingga 2 meter di penyeberangan laut Merak-Bakauheni&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793570/gelombang-tinggi-hingga-2-meter-berpotensi-terjadi-di-merak-bakauheni-saat-lebaran-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793570/gelombang-tinggi-hingga-2-meter-berpotensi-terjadi-di-merak-bakauheni-saat-lebaran-2023"/><item><title>Gelombang Tinggi hingga 2 Meter Berpotensi Terjadi di Merak-Bakauheni saat Lebaran 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793570/gelombang-tinggi-hingga-2-meter-berpotensi-terjadi-di-merak-bakauheni-saat-lebaran-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/05/337/2793570/gelombang-tinggi-hingga-2-meter-berpotensi-terjadi-di-merak-bakauheni-saat-lebaran-2023</guid><pubDate>Rabu 05 April 2023 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/337/2793570/gelombang-tinggi-hingga-2-meter-berpotensi-terjadi-di-merak-bakauheni-saat-lebaran-2023-NH5ar4HRxp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/ Doc: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/337/2793570/gelombang-tinggi-hingga-2-meter-berpotensi-terjadi-di-merak-bakauheni-saat-lebaran-2023-NH5ar4HRxp.jpg</image><title>Ilustrasi/ Doc: Okezone</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi8xLzE2MzgwMS81L3g4ajViOWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai gelombang tinggi hingga 2 meter di penyeberangan laut Merak-Bakauheni saat periode puncak mudik Lebaran tahun 2023.

&amp;ldquo;Untuk tinggi gelombang di Merak-Bakauheni, nah perlu juga diwaspadai tinggi gelombang dapat mencapai 2 meter. Namun juga kami terus memonitor real time dengan radar biasanya yang juga membahayakan adalah arah dan kecepatan arus,&amp;rdquo; ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dikutip dalam keterangannya saat Rapat Kerja dengan DPR RI, Rabu (5/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Habat! Komunitas Muslim Indonesia di AS Beri Makanan untuk Lansia

Sementara itu, Dwikorita juga melaporkan dari prediksi BMKG untuk gelombang di wilayah Laut Jawa berada pada kategori rendah. &amp;ldquo;Kemudian untuk di laut Jawa, Insyaallah aman kategorinya rendah gelombangnya.&amp;rdquo;

Dwikorita pun melaporkan untuk gelombang di Selat Bali, Selat Lombok, dan Tanjung Benoa juga diprediksi pada kategori rendah sehingga aman untuk penyeberangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Pengusaha Muslim Terkaya di Indonesia, Ada yang Punya Harta Rp87,9 Triliun!

&amp;ldquo;Dan untuk gelombang di Selat Bali, Selat Lombok dan Tanjung Benoa disini kita lihat di Selat Bali bagian utara kategorinya rendah, Selat Bali bagian selatan berkisar setengah sampai 2 meter atau kategori sedang, dan Selat Lombok, Tanjung Benoa kategori sedang sampai 2 meter,&amp;rdquo; ungkapnya.

Meski begitu, Dwikorita meminta agar diwaspadai pasang surut di Tanjung Priok pada saat periode Lebaran yakni 22 hingga 25 April mendatang. &amp;ldquo;Ini juga perlu diwaspadai pasang surut di Tanjung Priok ini perlu diwaspadai tanggal 22 hingga 24 April, juga Banyuwangi tanggal 22 April, nilai pasang mencapai 90 cm, di Banten tanggal 22 hingga 25 April ini mencapai kurang lebih 30 cm, dan di Tanjung Perak dapat mencapai 1 meter pada tanggal 20 hingga 25 April.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Yang dikhawatirkan adalah apabila kejadian pasang dan disini ada prediksi banjir rob, potensi banjir pesisir di wilayah pesisir Indonesia. Di sini tadi misalnya tadi yang cuacanya hujan lebat, ditambah banjir rob, ini termasuk pada tanggal 20 April,&amp;rdquo; kata Dwikorita.

Lebih lanjut, Dwikorita pun mengharapkan tidak terjadi seruak udara dingin dari dataran tinggi Tibet yang terjadi pada Desember tahun 2022 lalu sehingga mempengaruhi cuaca di Indonesia.



&amp;ldquo;Semoga saja tidak akan terjadi gangguan iklim, misalnya atau cuaca yang pernah terjadi di saat Desember yang lalu, adanya seruak udara dingin dari dataran tinggi Tibet yang masuk ke wilayah Indonesia Barat sehingga mempengaruhi kecepatan angin dan arus di perairan tersebut, itu dapat terdeteksi sehingga peringatan dini dapat diberikan,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wNi8xLzE2MzgwMS81L3g4ajViOWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai gelombang tinggi hingga 2 meter di penyeberangan laut Merak-Bakauheni saat periode puncak mudik Lebaran tahun 2023.

&amp;ldquo;Untuk tinggi gelombang di Merak-Bakauheni, nah perlu juga diwaspadai tinggi gelombang dapat mencapai 2 meter. Namun juga kami terus memonitor real time dengan radar biasanya yang juga membahayakan adalah arah dan kecepatan arus,&amp;rdquo; ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dikutip dalam keterangannya saat Rapat Kerja dengan DPR RI, Rabu (5/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Habat! Komunitas Muslim Indonesia di AS Beri Makanan untuk Lansia

Sementara itu, Dwikorita juga melaporkan dari prediksi BMKG untuk gelombang di wilayah Laut Jawa berada pada kategori rendah. &amp;ldquo;Kemudian untuk di laut Jawa, Insyaallah aman kategorinya rendah gelombangnya.&amp;rdquo;

Dwikorita pun melaporkan untuk gelombang di Selat Bali, Selat Lombok, dan Tanjung Benoa juga diprediksi pada kategori rendah sehingga aman untuk penyeberangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Pengusaha Muslim Terkaya di Indonesia, Ada yang Punya Harta Rp87,9 Triliun!

&amp;ldquo;Dan untuk gelombang di Selat Bali, Selat Lombok dan Tanjung Benoa disini kita lihat di Selat Bali bagian utara kategorinya rendah, Selat Bali bagian selatan berkisar setengah sampai 2 meter atau kategori sedang, dan Selat Lombok, Tanjung Benoa kategori sedang sampai 2 meter,&amp;rdquo; ungkapnya.

Meski begitu, Dwikorita meminta agar diwaspadai pasang surut di Tanjung Priok pada saat periode Lebaran yakni 22 hingga 25 April mendatang. &amp;ldquo;Ini juga perlu diwaspadai pasang surut di Tanjung Priok ini perlu diwaspadai tanggal 22 hingga 24 April, juga Banyuwangi tanggal 22 April, nilai pasang mencapai 90 cm, di Banten tanggal 22 hingga 25 April ini mencapai kurang lebih 30 cm, dan di Tanjung Perak dapat mencapai 1 meter pada tanggal 20 hingga 25 April.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Yang dikhawatirkan adalah apabila kejadian pasang dan disini ada prediksi banjir rob, potensi banjir pesisir di wilayah pesisir Indonesia. Di sini tadi misalnya tadi yang cuacanya hujan lebat, ditambah banjir rob, ini termasuk pada tanggal 20 April,&amp;rdquo; kata Dwikorita.

Lebih lanjut, Dwikorita pun mengharapkan tidak terjadi seruak udara dingin dari dataran tinggi Tibet yang terjadi pada Desember tahun 2022 lalu sehingga mempengaruhi cuaca di Indonesia.



&amp;ldquo;Semoga saja tidak akan terjadi gangguan iklim, misalnya atau cuaca yang pernah terjadi di saat Desember yang lalu, adanya seruak udara dingin dari dataran tinggi Tibet yang masuk ke wilayah Indonesia Barat sehingga mempengaruhi kecepatan angin dan arus di perairan tersebut, itu dapat terdeteksi sehingga peringatan dini dapat diberikan,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
