<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Mranggen Ditemukan Membusuk di Tepi Sungai, Ada Bekas Lilitan di Leher   </title><description>Penemuan mayat ramai menjadi perbincangan warganet.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/05/510/2793338/warga-mranggen-ditemukan-membusuk-di-tepi-sungai-ada-bekas-lilitan-di-leher</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/05/510/2793338/warga-mranggen-ditemukan-membusuk-di-tepi-sungai-ada-bekas-lilitan-di-leher"/><item><title>Warga Mranggen Ditemukan Membusuk di Tepi Sungai, Ada Bekas Lilitan di Leher   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/05/510/2793338/warga-mranggen-ditemukan-membusuk-di-tepi-sungai-ada-bekas-lilitan-di-leher</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/05/510/2793338/warga-mranggen-ditemukan-membusuk-di-tepi-sungai-ada-bekas-lilitan-di-leher</guid><pubDate>Rabu 05 April 2023 07:28 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/05/510/2793338/warga-mranggen-ditemukan-membusuk-di-tepi-sungai-ada-bekas-lilitan-di-leher-uJ4mNQJ4Lq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/05/510/2793338/warga-mranggen-ditemukan-membusuk-di-tepi-sungai-ada-bekas-lilitan-di-leher-uJ4mNQJ4Lq.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>SLEMAN - Warga Padukuhan Dogongan, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman digegerkan penemuan sesosok mayat sudah mulai membusuk di pinggir Sungai Wareng, Selasa (4/4/2023) sore.

Penemuan mayat ramai menjadi perbincangan warganet usai dua akun publik @merapi_uncover dan @upiljaran mengunggah berita tersebut. Hal ini juga mengundang komentar dari warganet.

Kapolsek Kalasan AKP Amalia Normadiah menuturkan korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Saat itu, Yuwanto (35) pergi ke sungai karena hendak memancing sembari menunggu buka puasa.

BACA JUGA:
Heboh Penemuan Mayat Bayi Dibungkus Kresek di Kali Angke&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Sesampai di pinggir sungai saksi mencium bau menyengat,&quot; kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa malam.

Karena baunya sangat menyengat maka dia memutuskan untuk mencari sumbernya. Setelah beberapa saat melakukan pencarian, Yuwanto akhirnya menemukan sumber bau menyengat tersebut.

BACA JUGA:
Geger Mayat Wanita dan Bayi Ditemukan di Ladang Tebu Kediri

Ternyata bau menyengat tersebut berasal dari sesosok mayat seorang laki-laki. Karena itu, Yumanto kemudian memanggil warga yang lain. Tokoh warga setempat kemudian meneruskan penemuan tersebut ke polisi.

&quot;Kami kemudian ke TKP untuk melakukan evaluasi,&quot; kata dia.

Dalam pemeriksaan diketahui jika mayat tersebut adalah Sumadi Handayani (40) warga RT 003 RW 22 Mranggen Tegal Jombor Kidul, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati. Hal tersebut diketahui dari beberapa identitas yang tertinggal di tubuh korban.

Amalia menambahkan, saat diperiksa, muka jenazah rusak tidak mudah dikenali, gigi tanggal satu depan atas, di leher ada sisa lilitan kain coklat. Pada saat ditemukan, korban menggunakan kaus hitam, celana jeans warna krem, rambut lurus panjang, warna hitam dan bagian depan botak.&quot;Dia ditemukan terlentang,&quot; tutur dia.



Saat ditemukan korban memang tergeletak dengan posisi terlentang menghadap timur/sungai, kedua kaki ditekuk, kedua tangan menempel tanah. Pada pohon tepat di atas yang bersangkutan ditemukan gantungan lilitan celana yang diikat sambungan.</description><content:encoded>SLEMAN - Warga Padukuhan Dogongan, Kalurahan Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman digegerkan penemuan sesosok mayat sudah mulai membusuk di pinggir Sungai Wareng, Selasa (4/4/2023) sore.

Penemuan mayat ramai menjadi perbincangan warganet usai dua akun publik @merapi_uncover dan @upiljaran mengunggah berita tersebut. Hal ini juga mengundang komentar dari warganet.

Kapolsek Kalasan AKP Amalia Normadiah menuturkan korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Saat itu, Yuwanto (35) pergi ke sungai karena hendak memancing sembari menunggu buka puasa.

BACA JUGA:
Heboh Penemuan Mayat Bayi Dibungkus Kresek di Kali Angke&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Sesampai di pinggir sungai saksi mencium bau menyengat,&quot; kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa malam.

Karena baunya sangat menyengat maka dia memutuskan untuk mencari sumbernya. Setelah beberapa saat melakukan pencarian, Yuwanto akhirnya menemukan sumber bau menyengat tersebut.

BACA JUGA:
Geger Mayat Wanita dan Bayi Ditemukan di Ladang Tebu Kediri

Ternyata bau menyengat tersebut berasal dari sesosok mayat seorang laki-laki. Karena itu, Yumanto kemudian memanggil warga yang lain. Tokoh warga setempat kemudian meneruskan penemuan tersebut ke polisi.

&quot;Kami kemudian ke TKP untuk melakukan evaluasi,&quot; kata dia.

Dalam pemeriksaan diketahui jika mayat tersebut adalah Sumadi Handayani (40) warga RT 003 RW 22 Mranggen Tegal Jombor Kidul, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati. Hal tersebut diketahui dari beberapa identitas yang tertinggal di tubuh korban.

Amalia menambahkan, saat diperiksa, muka jenazah rusak tidak mudah dikenali, gigi tanggal satu depan atas, di leher ada sisa lilitan kain coklat. Pada saat ditemukan, korban menggunakan kaus hitam, celana jeans warna krem, rambut lurus panjang, warna hitam dan bagian depan botak.&quot;Dia ditemukan terlentang,&quot; tutur dia.



Saat ditemukan korban memang tergeletak dengan posisi terlentang menghadap timur/sungai, kedua kaki ditekuk, kedua tangan menempel tanah. Pada pohon tepat di atas yang bersangkutan ditemukan gantungan lilitan celana yang diikat sambungan.</content:encoded></item></channel></rss>
