<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejak Kemarin, Gunung Merapi Alami 90 Kali Gempa Guguran</title><description>Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus siaga (level 3) sejak 5 November 2020&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/06/337/2794188/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-90-kali-gempa-guguran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/06/337/2794188/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-90-kali-gempa-guguran"/><item><title>Sejak Kemarin, Gunung Merapi Alami 90 Kali Gempa Guguran</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/06/337/2794188/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-90-kali-gempa-guguran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/06/337/2794188/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-90-kali-gempa-guguran</guid><pubDate>Kamis 06 April 2023 12:15 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/06/337/2794188/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-90-kali-gempa-guguran-WbaEsKezpw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi erupsi/Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/06/337/2794188/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-90-kali-gempa-guguran-WbaEsKezpw.jpg</image><title>Gunung Merapi erupsi/Foto: Antara</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNS8xLzE2NDk1Ni81L3g4anM2YmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan sejak kemarin, 5 April 2023, Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 90 kali gempa guguran.

&amp;ldquo;Kegempaan 90 guguran, 3 fase banyak. Teramati 3 kali Guguran Lava dengan jarak luncur maksimum 1.500 m ke arah Kali Bebeng, Kali Boyong,&amp;rdquo; ungkap BPPTKG dalam keterangan yang diterima, Kamis (6/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lagi Santap Sahur Dengar Suara Berisik, Ternyata Ular Sanca 3 Meter&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus siaga (level 3) sejak 5 November 2020. Selain itu, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah.

BPPTKG mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Kasus Korupsi yang Dibongkar Brigjen Endar Sebelum Dicopot KPK

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.


BPPTKG pun meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.



&amp;ldquo;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo; imbaunya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNS8xLzE2NDk1Ni81L3g4anM2YmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan sejak kemarin, 5 April 2023, Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 90 kali gempa guguran.

&amp;ldquo;Kegempaan 90 guguran, 3 fase banyak. Teramati 3 kali Guguran Lava dengan jarak luncur maksimum 1.500 m ke arah Kali Bebeng, Kali Boyong,&amp;rdquo; ungkap BPPTKG dalam keterangan yang diterima, Kamis (6/4/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lagi Santap Sahur Dengar Suara Berisik, Ternyata Ular Sanca 3 Meter&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus siaga (level 3) sejak 5 November 2020. Selain itu, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang tebal dan tinggi 75-100 m di atas puncak kawah.

BPPTKG mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Deretan Kasus Korupsi yang Dibongkar Brigjen Endar Sebelum Dicopot KPK

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.


BPPTKG pun meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.



&amp;ldquo;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo; imbaunya.

</content:encoded></item></channel></rss>
