<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Mengalami 124 Kali Gempa Guguran Sejak Kemarin</title><description>Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 124 kali gempa guguran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/07/337/2794853/gunung-merapi-mengalami-124-kali-gempa-guguran-sejak-kemarin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/07/337/2794853/gunung-merapi-mengalami-124-kali-gempa-guguran-sejak-kemarin"/><item><title>Gunung Merapi Mengalami 124 Kali Gempa Guguran Sejak Kemarin</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/07/337/2794853/gunung-merapi-mengalami-124-kali-gempa-guguran-sejak-kemarin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/07/337/2794853/gunung-merapi-mengalami-124-kali-gempa-guguran-sejak-kemarin</guid><pubDate>Jum'at 07 April 2023 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/07/337/2794853/gunung-merapi-mengalami-124-kali-gempa-guguran-sejak-kemarin-V6TzCrvztR.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/07/337/2794853/gunung-merapi-mengalami-124-kali-gempa-guguran-sejak-kemarin-V6TzCrvztR.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi melaporkan sejak kemarin 6 hingga 7 April 2023 Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 124 kali gempa guguran.

&amp;ldquo;Kegempaan 124 guguran, 15 fase banyak. Teramati 14 kali Guguran Lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,&amp;rdquo; ungkap BPPTKG dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/4/2023).

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus siaga (level 3) sejak 5 November 2020. Selain itu, asap kawah hingga berita ini diturunkan tidak teramati.


BACA JUGA:
PVMBG: Aktivitas Vulkanik Cenderung Turun di Gunung Merapi


BPPTKG mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

BPPTKG pun meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. &amp;ldquo;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi melaporkan sejak kemarin 6 hingga 7 April 2023 Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 124 kali gempa guguran.

&amp;ldquo;Kegempaan 124 guguran, 15 fase banyak. Teramati 14 kali Guguran Lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,&amp;rdquo; ungkap BPPTKG dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/4/2023).

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus siaga (level 3) sejak 5 November 2020. Selain itu, asap kawah hingga berita ini diturunkan tidak teramati.


BACA JUGA:
PVMBG: Aktivitas Vulkanik Cenderung Turun di Gunung Merapi


BPPTKG mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

BPPTKG pun meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. &amp;ldquo;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
