<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peringati Isa Almasih, Jemaat Gereja Salib Suci Saksikan Visualisasi Kisah Sengsara Yesus</title><description>Peringati Isa Almasih, Jemaat Gereja Salib Suci Saksikan Visualisasi Kisah Sengsara Yesus
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/07/338/2794745/peringati-isa-almasih-jemaat-gereja-salib-suci-saksikan-visualisasi-kisah-sengsara-yesus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/07/338/2794745/peringati-isa-almasih-jemaat-gereja-salib-suci-saksikan-visualisasi-kisah-sengsara-yesus"/><item><title>Peringati Isa Almasih, Jemaat Gereja Salib Suci Saksikan Visualisasi Kisah Sengsara Yesus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/07/338/2794745/peringati-isa-almasih-jemaat-gereja-salib-suci-saksikan-visualisasi-kisah-sengsara-yesus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/07/338/2794745/peringati-isa-almasih-jemaat-gereja-salib-suci-saksikan-visualisasi-kisah-sengsara-yesus</guid><pubDate>Jum'at 07 April 2023 09:21 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/07/338/2794745/peringati-isa-almasih-jemaat-gereja-salib-suci-saksikan-visualisasi-kisah-sengsara-yesus-OCTKlGvagt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana visualisasi sengsara Yesus dalam peringatan wafatnya Isa Almasih di Gereja Salib Suci, Jakarta Utara, Jumat (7/4/2023). (MPI/Carlos Roy Fajarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/07/338/2794745/peringati-isa-almasih-jemaat-gereja-salib-suci-saksikan-visualisasi-kisah-sengsara-yesus-OCTKlGvagt.jpg</image><title>Suasana visualisasi sengsara Yesus dalam peringatan wafatnya Isa Almasih di Gereja Salib Suci, Jakarta Utara, Jumat (7/4/2023). (MPI/Carlos Roy Fajarta)</title></images><description>

JAKARTA - Ratusan jemaat Paroki Cilincing Gereja Salib Suci, Kota Jakarta Utara, memperingati Wafatnya Isa Almasih dengan melaksanakan visualisasi sengsara Yesus Kristus, Jumat (7/4/2023).

Berdasarkan pengamatan MNC Portal di lokasi, pelaksanaan visualisasi tersebut disaksikan jemaat yang antusias mendengarkan kisah Isa Al-Masih dari mulai ditangkap hingga disalibkan.

Tampak sejumlah petugas polisi dan TNI mengamankan prosesi ibadah visualisasi Jalan Salib tersebut.

Tampak sebagian besar jemaat yang hadir merupakan anak-anak kecil yang penasaran ingin melihat secara langsung dramatisasi sengsara dan wafatnya Isa Al-Masih pada hari Jumat Agung.

Salah satu jemaat, Rina (52), menyebut dirinya datang bersama anak-anak dan keluarga besar.

&quot;Ya sengaja datang untuk memberikan pemahaman tentang wafatnya Isa Al-Masih,&quot; kata Rina.

Puluhan panitia tampak melaksanakan visualisasi tersebut dengan penuh semangat.

Kordinator Keamanan Paroki Cilincing Gereja Salib Suci, Andre menyebutkan, pihaknya melaksanakan pengamanan dengan mengerahkan 50 petugas internal.

&quot;Pamdal internal 50. Ditambah personel dari Polsek Koja dan Koramil Koja, Satpol PP dan Dishub,&quot; kata Andre.

Ia menjelaskan, pengamanan akan dilaksanakan selama empat hari berturut-turut yakni Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.

Sementara itu, Seksi Acara Valentino menyebutkan kegiatan peringatan Jumat Agung dibagi dua.



BACA JUGA:
Libur Isa Almasih, Polda Metro Tetap Buka SIM Keliling



&quot;Pagi ada drama visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus seperti pementasan dari anak-anak muda, dramanya kegiatan memutari Gereja, seolah-olah kita berada di posisi zaman dulu, kita mulai jam 8 pagi. Pengamanan sama seperti yang sebelumnya,&quot; kata dia.

Untuk misa ibadah siang dan sore hari, Valentino menjelaskan, akan mendapatkan pengamanan lebih ekstra.



&quot;Ibadahnya ada dua, jam dua siang dan jam enam sore. Ibadah dilaksanakan seperti biasa dilakukan di dalam gereja,&quot; tuturnya.



&quot;Pengamanan di ibadah lebih ketat, umatnya bisa mencapai 1.000-2.000 orang. Intinya semua berjalan dengan kondusif dan lancar, apalagi bertepatan dengan hari Jumat, umat Muslim sholat Jumat, jadi bisa saling bersinergi dan berkolaborasi,&quot; ujar Valentino.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Ratusan jemaat Paroki Cilincing Gereja Salib Suci, Kota Jakarta Utara, memperingati Wafatnya Isa Almasih dengan melaksanakan visualisasi sengsara Yesus Kristus, Jumat (7/4/2023).

Berdasarkan pengamatan MNC Portal di lokasi, pelaksanaan visualisasi tersebut disaksikan jemaat yang antusias mendengarkan kisah Isa Al-Masih dari mulai ditangkap hingga disalibkan.

Tampak sejumlah petugas polisi dan TNI mengamankan prosesi ibadah visualisasi Jalan Salib tersebut.

Tampak sebagian besar jemaat yang hadir merupakan anak-anak kecil yang penasaran ingin melihat secara langsung dramatisasi sengsara dan wafatnya Isa Al-Masih pada hari Jumat Agung.

Salah satu jemaat, Rina (52), menyebut dirinya datang bersama anak-anak dan keluarga besar.

&quot;Ya sengaja datang untuk memberikan pemahaman tentang wafatnya Isa Al-Masih,&quot; kata Rina.

Puluhan panitia tampak melaksanakan visualisasi tersebut dengan penuh semangat.

Kordinator Keamanan Paroki Cilincing Gereja Salib Suci, Andre menyebutkan, pihaknya melaksanakan pengamanan dengan mengerahkan 50 petugas internal.

&quot;Pamdal internal 50. Ditambah personel dari Polsek Koja dan Koramil Koja, Satpol PP dan Dishub,&quot; kata Andre.

Ia menjelaskan, pengamanan akan dilaksanakan selama empat hari berturut-turut yakni Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.

Sementara itu, Seksi Acara Valentino menyebutkan kegiatan peringatan Jumat Agung dibagi dua.



BACA JUGA:
Libur Isa Almasih, Polda Metro Tetap Buka SIM Keliling



&quot;Pagi ada drama visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus seperti pementasan dari anak-anak muda, dramanya kegiatan memutari Gereja, seolah-olah kita berada di posisi zaman dulu, kita mulai jam 8 pagi. Pengamanan sama seperti yang sebelumnya,&quot; kata dia.

Untuk misa ibadah siang dan sore hari, Valentino menjelaskan, akan mendapatkan pengamanan lebih ekstra.



&quot;Ibadahnya ada dua, jam dua siang dan jam enam sore. Ibadah dilaksanakan seperti biasa dilakukan di dalam gereja,&quot; tuturnya.



&quot;Pengamanan di ibadah lebih ketat, umatnya bisa mencapai 1.000-2.000 orang. Intinya semua berjalan dengan kondusif dan lancar, apalagi bertepatan dengan hari Jumat, umat Muslim sholat Jumat, jadi bisa saling bersinergi dan berkolaborasi,&quot; ujar Valentino.

</content:encoded></item></channel></rss>
