<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Alami Gempa Guguran, Jauhi Daerah Potensi Bahaya!</title><description>Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus Siaga (level 3) sejak 5 November 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/07/510/2794856/gunung-merapi-alami-gempa-guguran-jauhi-daerah-potensi-bahaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/07/510/2794856/gunung-merapi-alami-gempa-guguran-jauhi-daerah-potensi-bahaya"/><item><title>Gunung Merapi Alami Gempa Guguran, Jauhi Daerah Potensi Bahaya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/07/510/2794856/gunung-merapi-alami-gempa-guguran-jauhi-daerah-potensi-bahaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/07/510/2794856/gunung-merapi-alami-gempa-guguran-jauhi-daerah-potensi-bahaya</guid><pubDate>Jum'at 07 April 2023 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/07/510/2794856/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-124-kali-gempa-guguran-uyG0TiZoUc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/07/510/2794856/sejak-kemarin-gunung-merapi-alami-124-kali-gempa-guguran-uyG0TiZoUc.jpg</image><title>Gunung Merapi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi (BPPTKG) mengatakan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. BPPTKG meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
&amp;ldquo;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo; imbau BPPTKG dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/4/2023).

BACA JUGA:
Gunung Merapi Luncurkan 23 Guguran Lava Pijar


BPPTKG melaporkan sejak kemarin, 6 hingga 7 April 2023 Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 124 kali gempa guguran.
&amp;ldquo;Kegempaan 124 guguran, 15 fase banyak. Teramati 14 kali Guguran Lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,&amp;rdquo; ujar BPPTKG.


BACA JUGA:
PVMBG: Aktivitas Vulkanik Cenderung Turun di Gunung Merapi
Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus Siaga (level 3) sejak 5 November 2020. Selain itu, asap kawah hingga berita ini diturunkan tidak teramati.</description><content:encoded>JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Badan Geologi (BPPTKG) mengatakan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. BPPTKG meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
&amp;ldquo;Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,&amp;rdquo; imbau BPPTKG dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/4/2023).

BACA JUGA:
Gunung Merapi Luncurkan 23 Guguran Lava Pijar


BPPTKG melaporkan sejak kemarin, 6 hingga 7 April 2023 Gunung Merapi telah mengalami sebanyak 124 kali gempa guguran.
&amp;ldquo;Kegempaan 124 guguran, 15 fase banyak. Teramati 14 kali Guguran Lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.600 meter,&amp;rdquo; ujar BPPTKG.


BACA JUGA:
PVMBG: Aktivitas Vulkanik Cenderung Turun di Gunung Merapi
Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berstatus Siaga (level 3) sejak 5 November 2020. Selain itu, asap kawah hingga berita ini diturunkan tidak teramati.</content:encoded></item></channel></rss>
