<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Saling Serang, Ini Kondisi Terkini Pertempuran Israel dan Militan Palestina</title><description>Pertempuran antara pasukan Israel dan militan di perbatasan Lebanon dan Gaza mereda hari Jumat (7/4/2023) malam waktu setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/08/18/2795245/sempat-saling-serang-ini-kondisi-terkini-pertempuran-israel-dan-militan-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/08/18/2795245/sempat-saling-serang-ini-kondisi-terkini-pertempuran-israel-dan-militan-palestina"/><item><title>Sempat Saling Serang, Ini Kondisi Terkini Pertempuran Israel dan Militan Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/08/18/2795245/sempat-saling-serang-ini-kondisi-terkini-pertempuran-israel-dan-militan-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/08/18/2795245/sempat-saling-serang-ini-kondisi-terkini-pertempuran-israel-dan-militan-palestina</guid><pubDate>Sabtu 08 April 2023 14:05 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/08/18/2795245/sempat-saling-serang-ini-kondisi-terkini-pertempuran-israel-dan-militan-palestina-frQBLfMStv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan perdamaian PBB di Lebanon Selatan (Foto VOA/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/08/18/2795245/sempat-saling-serang-ini-kondisi-terkini-pertempuran-israel-dan-militan-palestina-frQBLfMStv.jpg</image><title>Pasukan perdamaian PBB di Lebanon Selatan (Foto VOA/AFP)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNi8xMC8xNjQ5OTEvNS94OGp0c2Y5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GAZA - Pertempuran antara pasukan Israel dan militan di perbatasan Lebanon dan Gaza mereda hari Jumat (7/4/2023) malam waktu setempat. Hal itu terjadi diduga karena para pihak yang terlibat konflik mencoba meredam serangan.

Pada Jumat pagi, pasukan Israel melancarkan serangan udara di Gaza dan Lebanon. Serangan itu sebagai pembalasan atas serangan roket ke wilayah Israel. Otoritas Israel menuduh kelompok militan Palestina, Hamas, sebagai pelaku penyerangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Balas Tembakan Roket dari Lebanon, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza

Dua saudara perempuan Israel terbunuh dan ibu mereka terluka dalam insiden penembakan di Tepi Barat yang diduduki. Kini pasukan Israel sedang memburu pria bersenjata itu.

Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, memuji penembakan di Tepi Barat itu tetapi tidak mengklaim bertanggung jawab.

Sebelumnya, kericuhan pecah saat salat berjamaah di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem beberapa hari yang lalu. Kekerasan antara polisi Israel dan jamaah Muslim meletus awal pekan ini.

&quot;Tidak ada yang menginginkan eskalasi sekarang,&quot; kata seorang juru bicara militer Israel. &quot;Ketenangan akan dijawab dengan ketenangan pada tahap ini, saya pikir, setidaknya dalam beberapa jam mendatang.&quot;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penembakan di Tepi Barat Tewaskan 2 Wanita Israel, Polisi Buru Pelaku

Sebelumnya, Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur kembali memanas. Kali ini pasukan Israel menyerang warga Palestina yang tengah beribadah, Selasa (4/4/2023) malam waktu setempat.

Dikutip dari Middle East Eye, Rabu (5/4/2023) imbas serangan itu, jemaah yang tengah ibadah terpaksa bubar meninggalkan lokasi. Mereka memilih kabur karena para petugas bersenjata Israel menyerbu serta menembakkan gas air mata. Petugas juga menembakkan granat kejut.
Para tentara tersebut juga menyerang jemaah dengan pentungan dan senjata anti huru-hara. Imbasnya serangan-senganan itu jemaah Palestina terluka.



Lokasi yang diserbu ruangan salat Qilbi, tempat ratusan pria, wanita, anak-anak dan orang tua, menghabiskan malam untuk beribadah di bulan Ramadhan.



Bulan Sabit Merah Palestina mengungkap pihaknya menerima banyak laporan masyarakat yang terluka di Masjid Al-Aqsa. Organisasi kemanusiaan itu pun mengerahkan tim untuk merawat yang terluka.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8wNi8xMC8xNjQ5OTEvNS94OGp0c2Y5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GAZA - Pertempuran antara pasukan Israel dan militan di perbatasan Lebanon dan Gaza mereda hari Jumat (7/4/2023) malam waktu setempat. Hal itu terjadi diduga karena para pihak yang terlibat konflik mencoba meredam serangan.

Pada Jumat pagi, pasukan Israel melancarkan serangan udara di Gaza dan Lebanon. Serangan itu sebagai pembalasan atas serangan roket ke wilayah Israel. Otoritas Israel menuduh kelompok militan Palestina, Hamas, sebagai pelaku penyerangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Balas Tembakan Roket dari Lebanon, Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza

Dua saudara perempuan Israel terbunuh dan ibu mereka terluka dalam insiden penembakan di Tepi Barat yang diduduki. Kini pasukan Israel sedang memburu pria bersenjata itu.

Kelompok Hamas, yang menguasai Gaza, memuji penembakan di Tepi Barat itu tetapi tidak mengklaim bertanggung jawab.

Sebelumnya, kericuhan pecah saat salat berjamaah di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem beberapa hari yang lalu. Kekerasan antara polisi Israel dan jamaah Muslim meletus awal pekan ini.

&quot;Tidak ada yang menginginkan eskalasi sekarang,&quot; kata seorang juru bicara militer Israel. &quot;Ketenangan akan dijawab dengan ketenangan pada tahap ini, saya pikir, setidaknya dalam beberapa jam mendatang.&quot;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Penembakan di Tepi Barat Tewaskan 2 Wanita Israel, Polisi Buru Pelaku

Sebelumnya, Kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur kembali memanas. Kali ini pasukan Israel menyerang warga Palestina yang tengah beribadah, Selasa (4/4/2023) malam waktu setempat.

Dikutip dari Middle East Eye, Rabu (5/4/2023) imbas serangan itu, jemaah yang tengah ibadah terpaksa bubar meninggalkan lokasi. Mereka memilih kabur karena para petugas bersenjata Israel menyerbu serta menembakkan gas air mata. Petugas juga menembakkan granat kejut.
Para tentara tersebut juga menyerang jemaah dengan pentungan dan senjata anti huru-hara. Imbasnya serangan-senganan itu jemaah Palestina terluka.



Lokasi yang diserbu ruangan salat Qilbi, tempat ratusan pria, wanita, anak-anak dan orang tua, menghabiskan malam untuk beribadah di bulan Ramadhan.



Bulan Sabit Merah Palestina mengungkap pihaknya menerima banyak laporan masyarakat yang terluka di Masjid Al-Aqsa. Organisasi kemanusiaan itu pun mengerahkan tim untuk merawat yang terluka.

</content:encoded></item></channel></rss>
