<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadiri Wisuda Mendiang Eril, Ridwan Kamil: Anak-Anak Hanya Titipan</title><description>Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku mendapat pukulan keras saat kepergian putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/08/525/2795420/hadiri-wisuda-mendiang-eril-ridwan-kamil-anak-anak-hanya-titipan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/08/525/2795420/hadiri-wisuda-mendiang-eril-ridwan-kamil-anak-anak-hanya-titipan"/><item><title>Hadiri Wisuda Mendiang Eril, Ridwan Kamil: Anak-Anak Hanya Titipan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/08/525/2795420/hadiri-wisuda-mendiang-eril-ridwan-kamil-anak-anak-hanya-titipan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/08/525/2795420/hadiri-wisuda-mendiang-eril-ridwan-kamil-anak-anak-hanya-titipan</guid><pubDate>Sabtu 08 April 2023 23:01 WIB</pubDate><dc:creator>Angga Rosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/08/525/2795420/hadiri-wisuda-mendiang-eril-ridwan-kamil-anak-anak-hanya-titipan-YJxawHU5cT.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ridwan Kamil di wisuda Eril/Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/08/525/2795420/hadiri-wisuda-mendiang-eril-ridwan-kamil-anak-anak-hanya-titipan-YJxawHU5cT.jpeg</image><title>Ridwan Kamil di wisuda Eril/Foto: MPI</title></images><description>


BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku mendapat pukulan keras saat kepergian putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz (Eril).
Ridwan Kamil yang mengaku sering berpikir rasional dipatahkan dengan berpulangnya Eril untuk selama-lamanya. Eril tutup usia di Sungai Aare, Bern, Swiss pada 2022 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Paus Sperma Raksasa Terdampar di Pantai Bali dalam Keadaan Mati

&quot;Sebagai orangtua dan lulusan ITB, saya selalu berpikir rasional, hikmah berpulangnya anak saya salah satunya tidak semua logika manusia itu bisa kita jadikan panduan di dalam mengarungi kehidupan,&quot; kata Kang Emil sapaannya saat berpidato di hadapan wisudawan dan para orang tua di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB, Sabtu (8/4/2023).
Menurut Kang Emil, berdasarkan logika, manusia yang lahir duluan harusnya berpulang duluan. Sebagai orangtua Eril, Kang Emil seharusnya duluan meninggal dibanding putra sulungnya itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim, Tama Langkun: Memperkenalkan Perindo Kepada Masyarakat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tapi Allah berketetapan bahwa anak-anak kita itu bukan milik kita, anak-anak kita hanya titipan melalui rahim ibu kita, melalui penjagaan kita yang suatu hari anak itu akan lepas mengarungi perjalanannya sendiri,&quot; tuturnya.
Dikatakan Kang Emil, hanya doa dan bekal ilmu yang bisa dititipkan pada anak agar dalam perjalanannya mereka selamat dan membanggakan terus orang tuanya hingga akhir hayat.
&quot;Itulah hakikat dari semua bukan milik kita,&quot; ucapnya.
Kang Emil menambahkan, ketetapan Allah tidak selalu sama dengan logika manusia. Hikmah itu diambil saat Eril dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT.&quot;Tapi pada saat ketetapan itu datang, tugas kita adalah menerima, mengikhlaskan dengan keimanan, beradaptasi, melanjutkan seperti yang kami lakukan,&quot; tandasnya.
Seperti diketahui, Eril hari ini diwisuda di ITB. Kabar diwisudanya Eril itu disampaikan sang ayahanda, Ridwan Kamil.
&quot;ALHAMDULILLAH, Hari ini, Sabtu 8 April 2023, A Eril almarhum, akan diwisuda sebagai sarjana ITB secara in absentia. Saya akan mengambil ijazahnya mewakilinya,&quot; tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagram @ridwankamil.
Kang Emil menyebut, sekian bulan setelah wafatnya Eril, ITB mengadakan sidang 2 kali untuk menguji apakah tugas akhirnya Eril yang memang secara substansi sudah selesai, itu layak apa tidak untuk dinyatakan lulus.
&quot;Perlu digarisbawahi, kami sekeluarga tidak meminta ini. Karena sudah kami ikhlaskan semua hak/urusannya di dunia ini,&quot; sebut Kang Emil.</description><content:encoded>


BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku mendapat pukulan keras saat kepergian putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz (Eril).
Ridwan Kamil yang mengaku sering berpikir rasional dipatahkan dengan berpulangnya Eril untuk selama-lamanya. Eril tutup usia di Sungai Aare, Bern, Swiss pada 2022 lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Paus Sperma Raksasa Terdampar di Pantai Bali dalam Keadaan Mati

&quot;Sebagai orangtua dan lulusan ITB, saya selalu berpikir rasional, hikmah berpulangnya anak saya salah satunya tidak semua logika manusia itu bisa kita jadikan panduan di dalam mengarungi kehidupan,&quot; kata Kang Emil sapaannya saat berpidato di hadapan wisudawan dan para orang tua di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB, Sabtu (8/4/2023).
Menurut Kang Emil, berdasarkan logika, manusia yang lahir duluan harusnya berpulang duluan. Sebagai orangtua Eril, Kang Emil seharusnya duluan meninggal dibanding putra sulungnya itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim, Tama Langkun: Memperkenalkan Perindo Kepada Masyarakat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tapi Allah berketetapan bahwa anak-anak kita itu bukan milik kita, anak-anak kita hanya titipan melalui rahim ibu kita, melalui penjagaan kita yang suatu hari anak itu akan lepas mengarungi perjalanannya sendiri,&quot; tuturnya.
Dikatakan Kang Emil, hanya doa dan bekal ilmu yang bisa dititipkan pada anak agar dalam perjalanannya mereka selamat dan membanggakan terus orang tuanya hingga akhir hayat.
&quot;Itulah hakikat dari semua bukan milik kita,&quot; ucapnya.
Kang Emil menambahkan, ketetapan Allah tidak selalu sama dengan logika manusia. Hikmah itu diambil saat Eril dipanggil terlebih dahulu oleh Allah SWT.&quot;Tapi pada saat ketetapan itu datang, tugas kita adalah menerima, mengikhlaskan dengan keimanan, beradaptasi, melanjutkan seperti yang kami lakukan,&quot; tandasnya.
Seperti diketahui, Eril hari ini diwisuda di ITB. Kabar diwisudanya Eril itu disampaikan sang ayahanda, Ridwan Kamil.
&quot;ALHAMDULILLAH, Hari ini, Sabtu 8 April 2023, A Eril almarhum, akan diwisuda sebagai sarjana ITB secara in absentia. Saya akan mengambil ijazahnya mewakilinya,&quot; tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagram @ridwankamil.
Kang Emil menyebut, sekian bulan setelah wafatnya Eril, ITB mengadakan sidang 2 kali untuk menguji apakah tugas akhirnya Eril yang memang secara substansi sudah selesai, itu layak apa tidak untuk dinyatakan lulus.
&quot;Perlu digarisbawahi, kami sekeluarga tidak meminta ini. Karena sudah kami ikhlaskan semua hak/urusannya di dunia ini,&quot; sebut Kang Emil.</content:encoded></item></channel></rss>
