<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Ungkap Penyebab Siklon Tropis Makin Sering Muncul Sebabkan Cuaca Ekstrem</title><description>Kini muncul Bibit 98S yang terpantau di Laut Timor dan berpotensi menjadi Siklon Tropis.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/337/2795614/bmkg-ungkap-penyebab-siklon-tropis-makin-sering-muncul-sebabkan-cuaca-ekstrem</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/09/337/2795614/bmkg-ungkap-penyebab-siklon-tropis-makin-sering-muncul-sebabkan-cuaca-ekstrem"/><item><title>BMKG Ungkap Penyebab Siklon Tropis Makin Sering Muncul Sebabkan Cuaca Ekstrem</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/337/2795614/bmkg-ungkap-penyebab-siklon-tropis-makin-sering-muncul-sebabkan-cuaca-ekstrem</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/09/337/2795614/bmkg-ungkap-penyebab-siklon-tropis-makin-sering-muncul-sebabkan-cuaca-ekstrem</guid><pubDate>Minggu 09 April 2023 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/09/337/2795614/bmkg-ungkap-penyebab-siklon-tropis-makin-sering-muncul-sebabkan-cuaca-ekstrem-iNs7Go07sK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dwikorita. (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/09/337/2795614/bmkg-ungkap-penyebab-siklon-tropis-makin-sering-muncul-sebabkan-cuaca-ekstrem-iNs7Go07sK.jpg</image><title>Dwikorita. (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Siklon Tropis saat ini semakin sering terbentuk  yang menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem bahkan bencana hidrometeorologi. Belum tiga tahun kemunculan Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya pada April 2021 lalu yang menyebabkan bencana hidrometeorologi parah, kini muncul Bibit 98S yang terpantau di Laut Timor dan berpotensi menjadi Siklon Tropis.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun mengungkapkan bahwa perubahan iklim menjadi penyebab utama semakin sering terbentuk atau munculnya Siklon Tropis.
&amp;ldquo;Menurut pakar klimatologi teman-teman klimatologi dan meteorologi yang ada di BMKG justru salah satu indikasi dari dampak perubahan iklim global itu makin seringnya terbentuk kondisi ekstrim seperti antara lain badai tropis, ini kan ekstrem,&amp;rdquo; ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dikutip dari keterangannya, Minggu (9/4/2023).

BACA JUGA:
Bibit 98S Berpotensi Jadi Siklon Tropis, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dwikorita mengatakan semakin sering terbentuk Siklon Tropis karena suhu muka air laut semakin meningkat. Bahkan, kata Dwikorita, pertumbuhan Siklon Tropis semakin sering sampai 10 kali per tahun.
&amp;ldquo;Dan rata-rata ini kan sebetulnya meningkat dari tahun ke tahun itu poinnya. Dulu-dulu&amp;nbsp;nggak&amp;nbsp;sampai 8 sampai 10 kali dulu-dulu lebih jarang, tapi sekarang semakin sering,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Bibit Siklon Tropis 98S Terpantau di Laut Timor, Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengatakan di seluruh dunia ada 7 daerah pertumbuhan Siklon Tropis, salah satunya adalah Samudra Hindia sebelah tenggara Utara Australia.&amp;ldquo;Ini yang sekarang terjadinya 98S ini rata-rata pertumbuhan siklon tropis di Samudera Hindia sebelah tenggara adalah antara 8 hingga 10 kejadian per musim,&amp;rdquo; kata Fachri.
Fachri pun mengungkapkan Siklon Tropis biasa terjadi di Samudra Hindia bagian Tenggara antara bulan November hingga April.
&amp;ldquo;Jadi musim Siklon Tropis di Samudera Hindia bagian Tenggara adalah antara November sampai dengan April dengan apa rata-rata sekitar 8 sampai 10 Kejadian. Untuk bulan April sendiri memang rata-rata kejadiannya adalah 1,4 kali kejadian di bulan April,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Siklon Tropis saat ini semakin sering terbentuk  yang menyebabkan terjadinya cuaca ekstrem bahkan bencana hidrometeorologi. Belum tiga tahun kemunculan Siklon Tropis Seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya pada April 2021 lalu yang menyebabkan bencana hidrometeorologi parah, kini muncul Bibit 98S yang terpantau di Laut Timor dan berpotensi menjadi Siklon Tropis.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun mengungkapkan bahwa perubahan iklim menjadi penyebab utama semakin sering terbentuk atau munculnya Siklon Tropis.
&amp;ldquo;Menurut pakar klimatologi teman-teman klimatologi dan meteorologi yang ada di BMKG justru salah satu indikasi dari dampak perubahan iklim global itu makin seringnya terbentuk kondisi ekstrim seperti antara lain badai tropis, ini kan ekstrem,&amp;rdquo; ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dikutip dari keterangannya, Minggu (9/4/2023).

BACA JUGA:
Bibit 98S Berpotensi Jadi Siklon Tropis, Waspada Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dwikorita mengatakan semakin sering terbentuk Siklon Tropis karena suhu muka air laut semakin meningkat. Bahkan, kata Dwikorita, pertumbuhan Siklon Tropis semakin sering sampai 10 kali per tahun.
&amp;ldquo;Dan rata-rata ini kan sebetulnya meningkat dari tahun ke tahun itu poinnya. Dulu-dulu&amp;nbsp;nggak&amp;nbsp;sampai 8 sampai 10 kali dulu-dulu lebih jarang, tapi sekarang semakin sering,&amp;rdquo; ucapnya.

BACA JUGA:
Bibit Siklon Tropis 98S Terpantau di Laut Timor, Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab mengatakan di seluruh dunia ada 7 daerah pertumbuhan Siklon Tropis, salah satunya adalah Samudra Hindia sebelah tenggara Utara Australia.&amp;ldquo;Ini yang sekarang terjadinya 98S ini rata-rata pertumbuhan siklon tropis di Samudera Hindia sebelah tenggara adalah antara 8 hingga 10 kejadian per musim,&amp;rdquo; kata Fachri.
Fachri pun mengungkapkan Siklon Tropis biasa terjadi di Samudra Hindia bagian Tenggara antara bulan November hingga April.
&amp;ldquo;Jadi musim Siklon Tropis di Samudera Hindia bagian Tenggara adalah antara November sampai dengan April dengan apa rata-rata sekitar 8 sampai 10 Kejadian. Untuk bulan April sendiri memang rata-rata kejadiannya adalah 1,4 kali kejadian di bulan April,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
