<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Ikan di Aliran Sungai Cileungsi Mati Akibat Tercemar Limbah, Polisi Selidiki</title><description>Diduga, ikan-ikan itu mati karena aliran sungai yang tercemar oleh limbah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/338/2795450/ratusan-ikan-di-aliran-sungai-cileungsi-mati-akibat-tercemar-limbah-polisi-selidiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/09/338/2795450/ratusan-ikan-di-aliran-sungai-cileungsi-mati-akibat-tercemar-limbah-polisi-selidiki"/><item><title>Ratusan Ikan di Aliran Sungai Cileungsi Mati Akibat Tercemar Limbah, Polisi Selidiki</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/338/2795450/ratusan-ikan-di-aliran-sungai-cileungsi-mati-akibat-tercemar-limbah-polisi-selidiki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/09/338/2795450/ratusan-ikan-di-aliran-sungai-cileungsi-mati-akibat-tercemar-limbah-polisi-selidiki</guid><pubDate>Minggu 09 April 2023 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/09/338/2795450/ratusan-ikan-di-aliran-sungai-cileungsi-mati-akibat-tercemar-limbah-polisi-selidiki-o4H7FUJH5z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi selidiki kematian ratusan ikan yang diduga tercemar limbah/Foto: Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/09/338/2795450/ratusan-ikan-di-aliran-sungai-cileungsi-mati-akibat-tercemar-limbah-polisi-selidiki-o4H7FUJH5z.jpg</image><title>Polisi selidiki kematian ratusan ikan yang diduga tercemar limbah/Foto: Ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk3MS81L3g4ajU3dDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Polisi melakukan penyelidikan terkait temuan matinya ratusan ikan di aliran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor. Diduga, ikan-ikan itu mati karena aliran sungai yang tercemar oleh limbah.

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen mengatakan persitiwa itu terjadi sejak Kamis 6 April 2023. Dimana, warga yang berada di pinggiran sungai melihat banyak ikan yang mati dan mengambilnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada 33 Kasus Kebakaran Selama Ramadhan di Jakarta, DPRD DKI Tekankan Ini

&quot;Kami bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab matinya ikan,&quot; kata Zulkarnaen dalam keterangannya, Sabtu (8/4/2023).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Bogor dan instansi terkait untuk melakukan uji laboratorium terhadap sampel air. Sehingga bisa diketahui penyeban matinya ikan-ika. yang diduga karena aliran sungai yang telah tercemar limbah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Momen Ramadhan 2023, TGB Ajak Umat Puasa Berkomentar di Sosmed


&quot;Kamj uji lab terhadap sampel air guna mengetahui penyebab pasti matinya ikan-ikan yang berada di aliran Sungai Cileungsi,&quot; pungkasnya.












Sebelumnya, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) juga mendapat laporan dari warga banyaknya ikan-ikan yang mati diduga karena limbah aliran Sungai Cileungsi. Tak hanya di wilayah Bogor, matinya ikan juga ditemukan hingga Kali Bekasi.



&quot;Patut diduga sumber pencemaran limbah antara jembatan Leuwikaret, Klapanunggal dengan Jembatan Wika, Tlajung Udik,&quot; ucap Ketua KP2C Puarman, dalam keterangannya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8wOC8xLzE2Mzk3MS81L3g4ajU3dDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Polisi melakukan penyelidikan terkait temuan matinya ratusan ikan di aliran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor. Diduga, ikan-ikan itu mati karena aliran sungai yang tercemar oleh limbah.

Kapolsek Cileungsi Kompol Zulkarnaen mengatakan persitiwa itu terjadi sejak Kamis 6 April 2023. Dimana, warga yang berada di pinggiran sungai melihat banyak ikan yang mati dan mengambilnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada 33 Kasus Kebakaran Selama Ramadhan di Jakarta, DPRD DKI Tekankan Ini

&quot;Kami bergerak cepat melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab matinya ikan,&quot; kata Zulkarnaen dalam keterangannya, Sabtu (8/4/2023).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polres Bogor dan instansi terkait untuk melakukan uji laboratorium terhadap sampel air. Sehingga bisa diketahui penyeban matinya ikan-ika. yang diduga karena aliran sungai yang telah tercemar limbah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Momen Ramadhan 2023, TGB Ajak Umat Puasa Berkomentar di Sosmed


&quot;Kamj uji lab terhadap sampel air guna mengetahui penyebab pasti matinya ikan-ikan yang berada di aliran Sungai Cileungsi,&quot; pungkasnya.












Sebelumnya, Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) juga mendapat laporan dari warga banyaknya ikan-ikan yang mati diduga karena limbah aliran Sungai Cileungsi. Tak hanya di wilayah Bogor, matinya ikan juga ditemukan hingga Kali Bekasi.



&quot;Patut diduga sumber pencemaran limbah antara jembatan Leuwikaret, Klapanunggal dengan Jembatan Wika, Tlajung Udik,&quot; ucap Ketua KP2C Puarman, dalam keterangannya.



</content:encoded></item></channel></rss>
