<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Di Momen Ramadhan 2023, TGB Ajak Umat Puasa Berkomentar di Sosmed</title><description>Bulan puasa jadi salah satu momen menahan diri tak terkecuali momen berkomentar di media sosial&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795444/di-momen-ramadhan-2023-tgb-ajak-umat-puasa-berkomentar-di-sosmed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795444/di-momen-ramadhan-2023-tgb-ajak-umat-puasa-berkomentar-di-sosmed"/><item><title>Di Momen Ramadhan 2023, TGB Ajak Umat Puasa Berkomentar di Sosmed</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795444/di-momen-ramadhan-2023-tgb-ajak-umat-puasa-berkomentar-di-sosmed</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795444/di-momen-ramadhan-2023-tgb-ajak-umat-puasa-berkomentar-di-sosmed</guid><pubDate>Minggu 09 April 2023 00:15 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/09/512/2795444/di-momen-ramadhan-2023-tgb-ajak-umat-puasa-berkomentar-di-sosmed-TmV30ze3Qx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TGB saat memberikan ceramah/Foto: Eka Setiawan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/09/512/2795444/di-momen-ramadhan-2023-tgb-ajak-umat-puasa-berkomentar-di-sosmed-TmV30ze3Qx.jpg</image><title>TGB saat memberikan ceramah/Foto: Eka Setiawan</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODgwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SEMARANG &amp;ndash; Bulan puasa jadi salah satu momen menahan diri tak terkecuali momen berkomentar di media sosial. Berkomentar ini pada konteks yang negatif, artinya komentar yang kontraproduktif.

Hal itu diungkapkan Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A saat memberikan ceramah di depan ribuan warga yang hadir memenuhi selasar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Sabtu (8/4/2023) malam. Saat itu digelar acara Tabligh Akbar Bertajuk &amp;ldquo;Nikmatnya Ramadhan&amp;rdquo;.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tragis! Seorang Wanita Tewas Tertabrak KRL di Bojonggede, Leher Putus

&amp;ldquo;Sekarang ini (ada fenomena) semua orang berkomentar, padahal tidak mengerti (persoalannya, tidak punya ilmunya). Indonesia sudah ramai orang berkomentar,&amp;rdquo; kata TGB. Zainul Majdi.

Komentar-komentar seperti itu justru tidak memberikan solusi dan pencerahan, namun malah bisa menimbulkan efek negatif. Padahal, kata TGB. Zainul Majdi, menahan diri adalah setengah dari solusi persoalan yang terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral Penjual Dawet Cantik, Netizen Langsung Minta Shareloc



&amp;ldquo;Mari pandai-pandai menahan diri,&amp;rdquo; sambungnya.

Momen bulan Ramadan ini juga dikatakan TGB jadi momen untuk menahan diri dari hal-hal negatif seperti itu.



&amp;ldquo;Kita di akhirat tidak dihisab dari omongan orang, tidak dari berapa banyak dilike di medsos, tidak dari berapa banyak komentar manis yang kita dapat di medsos,&amp;rdquo; tandasnya.



Menahan diri, sebutnya, adalah amalan yang tidak kalah dahsyat dari amalan memberi baik materi maupun non-materi di bulan Ramadan ini. Kegiatan tabligh akbar itu dihadiri ribuan orang. Di antaranya membawa atribut hingga bendera bercorak Nahdlatul Ulama (NU).



</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8xNC8xLzE1ODgwNC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SEMARANG &amp;ndash; Bulan puasa jadi salah satu momen menahan diri tak terkecuali momen berkomentar di media sosial. Berkomentar ini pada konteks yang negatif, artinya komentar yang kontraproduktif.

Hal itu diungkapkan Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A saat memberikan ceramah di depan ribuan warga yang hadir memenuhi selasar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Sabtu (8/4/2023) malam. Saat itu digelar acara Tabligh Akbar Bertajuk &amp;ldquo;Nikmatnya Ramadhan&amp;rdquo;.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tragis! Seorang Wanita Tewas Tertabrak KRL di Bojonggede, Leher Putus

&amp;ldquo;Sekarang ini (ada fenomena) semua orang berkomentar, padahal tidak mengerti (persoalannya, tidak punya ilmunya). Indonesia sudah ramai orang berkomentar,&amp;rdquo; kata TGB. Zainul Majdi.

Komentar-komentar seperti itu justru tidak memberikan solusi dan pencerahan, namun malah bisa menimbulkan efek negatif. Padahal, kata TGB. Zainul Majdi, menahan diri adalah setengah dari solusi persoalan yang terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral Penjual Dawet Cantik, Netizen Langsung Minta Shareloc



&amp;ldquo;Mari pandai-pandai menahan diri,&amp;rdquo; sambungnya.

Momen bulan Ramadan ini juga dikatakan TGB jadi momen untuk menahan diri dari hal-hal negatif seperti itu.



&amp;ldquo;Kita di akhirat tidak dihisab dari omongan orang, tidak dari berapa banyak dilike di medsos, tidak dari berapa banyak komentar manis yang kita dapat di medsos,&amp;rdquo; tandasnya.



Menahan diri, sebutnya, adalah amalan yang tidak kalah dahsyat dari amalan memberi baik materi maupun non-materi di bulan Ramadan ini. Kegiatan tabligh akbar itu dihadiri ribuan orang. Di antaranya membawa atribut hingga bendera bercorak Nahdlatul Ulama (NU).



</content:encoded></item></channel></rss>
