<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ceramah di Masjid Agung Jawa Tengah, Said Aqil: Puasa Adalah Bulan Perjuangan</title><description>Mantan Ketua PBNU itu mengatakan bulan ramadhan dibagi menjadi 3 fase, yakni 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795448/ceramah-di-masjid-agung-jawa-tengah-said-aqil-puasa-adalah-bulan-perjuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795448/ceramah-di-masjid-agung-jawa-tengah-said-aqil-puasa-adalah-bulan-perjuangan"/><item><title>Ceramah di Masjid Agung Jawa Tengah, Said Aqil: Puasa Adalah Bulan Perjuangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795448/ceramah-di-masjid-agung-jawa-tengah-said-aqil-puasa-adalah-bulan-perjuangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/09/512/2795448/ceramah-di-masjid-agung-jawa-tengah-said-aqil-puasa-adalah-bulan-perjuangan</guid><pubDate>Minggu 09 April 2023 00:27 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/09/512/2795448/ceramah-di-masjid-agung-jawa-tengah-said-aqil-puasa-adalah-bulan-perjuangan-61cXFobRbb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kiyai Said Aqil Siradj memberi ceramah di Masjid Agung Jateng/Foto: Eka Setiawan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/09/512/2795448/ceramah-di-masjid-agung-jawa-tengah-said-aqil-puasa-adalah-bulan-perjuangan-61cXFobRbb.jpg</image><title>Kiyai Said Aqil Siradj memberi ceramah di Masjid Agung Jateng/Foto: Eka Setiawan</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8xMS82LzExMzE2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SEMARANG &amp;ndash; Penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A menyampaikan ceramah di depan ribuan orang yang hadir di selasar komplek Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (8/4/2023) malam.

Mantan Ketua PBNU itu mengatakan bulan ramadhan dibagi menjadi 3 fase, yakni 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada 33 Kasus Kebakaran Selama Ramadhan di Jakarta, DPRD DKI Tekankan Ini

&amp;ldquo;Amal-amal dzahir, seperti sodakoh, salat, kita tingkatkan, mensyiarkan agama islam termasuk jihad fisabilillah,&amp;rdquo; katanya di depan ribuan warga yang hadir memenuhi acara yang disiarkan langsung iNews TV itu.

Berperang, sebutnya, hanya bagian kecil dari jihad fisabilillah. Said Aqil yang merupakan Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI) itu kemudian menjelaskan 10 hari kedua bulan ramadhan. Ini adalah fase untuk mendalami ilmu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tragis! Seorang Wanita Tewas Tertabrak KRL di Bojonggede, Leher Putus

&amp;ldquo;Akal kita gosok, kembangkan kecerdasan untuk ilmu pengetahuan, ilmu apa saja. Ilmu bisnis, perbankan, kesehatan, kedokteran, ilmu agama. Mumpung di bulan puasa, Allah akan memberikan berlipat ganda pahalanya,&amp;rdquo; sambungnya.





Selanjutnya, adalah 10 hari terakhir di bulan ramadhan. Ini momen penuh keharuan, sebab akan berpisah dengan bulan ramadhan. Banyak orang memanfaatkan untuk ibadah lebih khusyuk lagi, melakukan itikaf di 10 hari terakhir ramadhan.



&amp;ldquo;Puasa merupakan bulan perjuangan,&amp;rdquo; tandasnya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNi8xMS82LzExMzE2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

SEMARANG &amp;ndash; Penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A menyampaikan ceramah di depan ribuan orang yang hadir di selasar komplek Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (8/4/2023) malam.

Mantan Ketua PBNU itu mengatakan bulan ramadhan dibagi menjadi 3 fase, yakni 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ada 33 Kasus Kebakaran Selama Ramadhan di Jakarta, DPRD DKI Tekankan Ini

&amp;ldquo;Amal-amal dzahir, seperti sodakoh, salat, kita tingkatkan, mensyiarkan agama islam termasuk jihad fisabilillah,&amp;rdquo; katanya di depan ribuan warga yang hadir memenuhi acara yang disiarkan langsung iNews TV itu.

Berperang, sebutnya, hanya bagian kecil dari jihad fisabilillah. Said Aqil yang merupakan Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI) itu kemudian menjelaskan 10 hari kedua bulan ramadhan. Ini adalah fase untuk mendalami ilmu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tragis! Seorang Wanita Tewas Tertabrak KRL di Bojonggede, Leher Putus

&amp;ldquo;Akal kita gosok, kembangkan kecerdasan untuk ilmu pengetahuan, ilmu apa saja. Ilmu bisnis, perbankan, kesehatan, kedokteran, ilmu agama. Mumpung di bulan puasa, Allah akan memberikan berlipat ganda pahalanya,&amp;rdquo; sambungnya.





Selanjutnya, adalah 10 hari terakhir di bulan ramadhan. Ini momen penuh keharuan, sebab akan berpisah dengan bulan ramadhan. Banyak orang memanfaatkan untuk ibadah lebih khusyuk lagi, melakukan itikaf di 10 hari terakhir ramadhan.



&amp;ldquo;Puasa merupakan bulan perjuangan,&amp;rdquo; tandasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
