<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Berapi Rusia Erupsi, Ancam Lalu Lintas Penerbangan</title><description>Erupsi ini memuntahkan hujan abu dengan tingkat tertinggi dalam 60 tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/11/18/2796634/gunung-berapi-rusia-erupsi-ancam-lalu-lintas-penerbangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/11/18/2796634/gunung-berapi-rusia-erupsi-ancam-lalu-lintas-penerbangan"/><item><title>Gunung Berapi Rusia Erupsi, Ancam Lalu Lintas Penerbangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/11/18/2796634/gunung-berapi-rusia-erupsi-ancam-lalu-lintas-penerbangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/11/18/2796634/gunung-berapi-rusia-erupsi-ancam-lalu-lintas-penerbangan</guid><pubDate>Selasa 11 April 2023 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/11/18/2796634/gunung-berapi-rusia-erupsi-ancam-lalu-lintas-penerbangan-hg3mDFQmlB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Telegram.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/11/18/2796634/gunung-berapi-rusia-erupsi-ancam-lalu-lintas-penerbangan-hg3mDFQmlB.jpg</image><title>Foto: Telegram.</title></images><description>GUNUNG berapi Shiveluch di timur jauh Semenanjung Kamchatka, Rusia meletus pada Selasa, (11/4/2023) pagi dan mengirimkan gumpalan abu setinggi 10 kilometer, menimbulkan ancaman yang meningkat terhadap lalu lintas udara, kata Tim Tanggap Letusan Gunung Berapi Kamchatka (KVERT).

BACA JUGA:
Letusan Gunung Berapi Tonga Picu 25.500 Lebih Kilatan Petir dalam 5 Menit

Tim tersebut mengeluarkan Pemberitahuan Pengamatan Gunung Berapi untuk Penerbangan, mencatat bahwa ledakan abu setinggi 15 kilometer dapat terjadi kapan saja.
&amp;ldquo;Aktivitas yang sedang berlangsung dapat memengaruhi pesawat internasional dan terbang rendah,&amp;rdquo; kata KVERT, sebagaimana dilansir Reuters.
Awan abu setelah letusan melayang ke barat dan selatan dan berukuran 400 kali 270 kilometer, kata Survei Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia cabang Kamchatka dari dalam posting di Telegram. Laporan media Rusia mengindikasikan awan abu letusan itu terus menyebar.

BACA JUGA:
Erupsi Gunung Berapi Stromboli di Italia Picu Gempa dan Tsunami

Kepala wilayah kota Ust-Kamchatsky Oleg Bondarenko dalam sebuah posting di Telegram mengumumkan bahwa otoritas setempat menutup sekolah dan memerintahkan penduduk di desa terdekat untuk tetap tinggal di dalam rumah.
Salah satu gunung berapi terbesar dan paling aktif di Kamchatka, Shiveluch diperkirakan memiliki 60 letusan besar dalam 10.000 tahun terakhir, yang terakhir terjadi pada 2007.
Gunung berapi ini memiliki dua bagian utama, yang lebih kecil - Shiveluch Muda - para ilmuwan telah melaporkan sebagai sangat aktif dalam beberapa bulan terakhir, dengan puncak 2.800 meter yang menonjol keluar dari Shiveluch Tua setinggi 3.283 meter.
Bondarenko mengatakan gunung berapi itu meletus pada pukul 6:31 pagi waktu setempat dan abu jatuh di desa-desa setempat termasuk Klyuchi. TASS, mengutip Institut Vulkanologi dan Seismologi, melaporkan bahwa hujan abu diukur pada 8,5 sentimeter, yang merupakan tingkat tertinggi dalam 60 tahun.
&quot;Penduduk disarankan untuk tinggal di dalam rumah dan menghindari perjalanan yang tidak perlu,&quot; tambah Bondarenko.</description><content:encoded>GUNUNG berapi Shiveluch di timur jauh Semenanjung Kamchatka, Rusia meletus pada Selasa, (11/4/2023) pagi dan mengirimkan gumpalan abu setinggi 10 kilometer, menimbulkan ancaman yang meningkat terhadap lalu lintas udara, kata Tim Tanggap Letusan Gunung Berapi Kamchatka (KVERT).

BACA JUGA:
Letusan Gunung Berapi Tonga Picu 25.500 Lebih Kilatan Petir dalam 5 Menit

Tim tersebut mengeluarkan Pemberitahuan Pengamatan Gunung Berapi untuk Penerbangan, mencatat bahwa ledakan abu setinggi 15 kilometer dapat terjadi kapan saja.
&amp;ldquo;Aktivitas yang sedang berlangsung dapat memengaruhi pesawat internasional dan terbang rendah,&amp;rdquo; kata KVERT, sebagaimana dilansir Reuters.
Awan abu setelah letusan melayang ke barat dan selatan dan berukuran 400 kali 270 kilometer, kata Survei Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia cabang Kamchatka dari dalam posting di Telegram. Laporan media Rusia mengindikasikan awan abu letusan itu terus menyebar.

BACA JUGA:
Erupsi Gunung Berapi Stromboli di Italia Picu Gempa dan Tsunami

Kepala wilayah kota Ust-Kamchatsky Oleg Bondarenko dalam sebuah posting di Telegram mengumumkan bahwa otoritas setempat menutup sekolah dan memerintahkan penduduk di desa terdekat untuk tetap tinggal di dalam rumah.
Salah satu gunung berapi terbesar dan paling aktif di Kamchatka, Shiveluch diperkirakan memiliki 60 letusan besar dalam 10.000 tahun terakhir, yang terakhir terjadi pada 2007.
Gunung berapi ini memiliki dua bagian utama, yang lebih kecil - Shiveluch Muda - para ilmuwan telah melaporkan sebagai sangat aktif dalam beberapa bulan terakhir, dengan puncak 2.800 meter yang menonjol keluar dari Shiveluch Tua setinggi 3.283 meter.
Bondarenko mengatakan gunung berapi itu meletus pada pukul 6:31 pagi waktu setempat dan abu jatuh di desa-desa setempat termasuk Klyuchi. TASS, mengutip Institut Vulkanologi dan Seismologi, melaporkan bahwa hujan abu diukur pada 8,5 sentimeter, yang merupakan tingkat tertinggi dalam 60 tahun.
&quot;Penduduk disarankan untuk tinggal di dalam rumah dan menghindari perjalanan yang tidak perlu,&quot; tambah Bondarenko.</content:encoded></item></channel></rss>
