<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Labuan Bajo Direndam Banjir, Sandiaga Dorong Pemda Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana</title><description>Kemenparekraf kemudian berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/11/337/2796980/labuan-bajo-direndam-banjir-sandiaga-dorong-pemda-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/11/337/2796980/labuan-bajo-direndam-banjir-sandiaga-dorong-pemda-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana"/><item><title>Labuan Bajo Direndam Banjir, Sandiaga Dorong Pemda Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/11/337/2796980/labuan-bajo-direndam-banjir-sandiaga-dorong-pemda-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/11/337/2796980/labuan-bajo-direndam-banjir-sandiaga-dorong-pemda-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana</guid><pubDate>Selasa 11 April 2023 19:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/11/337/2796980/labuan-bajo-direndam-banjir-sandiaga-dorong-pemda-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana-rg5VpQJcng.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Labuan Bajo (Foto: Kemenparekraf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/11/337/2796980/labuan-bajo-direndam-banjir-sandiaga-dorong-pemda-tingkatkan-kesiapsiagaan-bencana-rg5VpQJcng.jpg</image><title>Banjir di Labuan Bajo (Foto: Kemenparekraf)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS8xLzE2NTE1MS81L3g4ano3N3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, meningkat kesiapsiagaan dan semakin tanggap bencana berkaca dari terjadinya banjir di Labuan Bajo beberapa waktu lalu.
Dalam &quot;The Weekly Brief With Sandi Uno&quot; di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin 10 April 2023,  Sandiaga mengatakan bahwa banjir sempat terjadi pada 4 April 2023 akibat hujan berintensitas tinggi yang turun di kawasan Labuan Bajo.
Untuk menanggulangi hal tersebut, Kemenparekraf kemudian berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

BACA JUGA:
Sandiaga Imbau Tempat Wisata Antisipasi Penyebaran Sub Varian Baru Covid-19 saat Libur Lebaran

&quot;Kami terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait agar langkah-langkah mitigasi, prevensi, dan koreksi sehingga dampak bencana hidrometeorologi ini bisa kita atasi. Selanjutnya akan ada kajian intensif dan intervensi langsung,&quot; kata Sandiaga.

BACA JUGA:
Penerbangan Bandara Husein Dialihkan ke Kertajati, Sandiaga: Semoga Bisa Menarik Wisatawan

Sandiaga menekankan bahwa kesiapsiagaan tanggap bencana merupakan hal penting bagi pemerintah daerah setempat, dalam hal ini bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.Mengingat, Labuan Bajo menjadi lokasi dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada Mei 2023. &quot;Kami sebagai regulator akan terus memberikan penguatan dan peningkatan ketahanan dan resiliensi destinasi pariwisata terhadap potensi bencana alam dan non alam,&quot; katanya.
Dalam kesempatan ini Sandiaga mengatakan pihaknya telah menerbitkan pedoman destinasi pariwisata aman bencana dan akan disosialisasikan sebagai panduan untuk memitigasi risiko kondisi darurat.
&quot;Kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana ini adalah bagian dari manajemen krisis pariwisata yang memerlukan sinergi program antar kementerian dan lembaga,&quot; kata Sandiaga.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMS8xLzE2NTE1MS81L3g4ano3N3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, meningkat kesiapsiagaan dan semakin tanggap bencana berkaca dari terjadinya banjir di Labuan Bajo beberapa waktu lalu.
Dalam &quot;The Weekly Brief With Sandi Uno&quot; di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin 10 April 2023,  Sandiaga mengatakan bahwa banjir sempat terjadi pada 4 April 2023 akibat hujan berintensitas tinggi yang turun di kawasan Labuan Bajo.
Untuk menanggulangi hal tersebut, Kemenparekraf kemudian berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

BACA JUGA:
Sandiaga Imbau Tempat Wisata Antisipasi Penyebaran Sub Varian Baru Covid-19 saat Libur Lebaran

&quot;Kami terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait agar langkah-langkah mitigasi, prevensi, dan koreksi sehingga dampak bencana hidrometeorologi ini bisa kita atasi. Selanjutnya akan ada kajian intensif dan intervensi langsung,&quot; kata Sandiaga.

BACA JUGA:
Penerbangan Bandara Husein Dialihkan ke Kertajati, Sandiaga: Semoga Bisa Menarik Wisatawan

Sandiaga menekankan bahwa kesiapsiagaan tanggap bencana merupakan hal penting bagi pemerintah daerah setempat, dalam hal ini bagi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat.Mengingat, Labuan Bajo menjadi lokasi dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada Mei 2023. &quot;Kami sebagai regulator akan terus memberikan penguatan dan peningkatan ketahanan dan resiliensi destinasi pariwisata terhadap potensi bencana alam dan non alam,&quot; katanya.
Dalam kesempatan ini Sandiaga mengatakan pihaknya telah menerbitkan pedoman destinasi pariwisata aman bencana dan akan disosialisasikan sebagai panduan untuk memitigasi risiko kondisi darurat.
&quot;Kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana ini adalah bagian dari manajemen krisis pariwisata yang memerlukan sinergi program antar kementerian dan lembaga,&quot; kata Sandiaga.

</content:encoded></item></channel></rss>
