<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Larang Warga Produksi dan Berjualan Petasan</title><description>Ganjar telah berkoordinasi dengan Kepolisian agar masyarakat bisa aman beribadah tanpa petasan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/11/512/2796805/ganjar-larang-warga-produksi-dan-berjualan-petasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/11/512/2796805/ganjar-larang-warga-produksi-dan-berjualan-petasan"/><item><title>Ganjar Larang Warga Produksi dan Berjualan Petasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/11/512/2796805/ganjar-larang-warga-produksi-dan-berjualan-petasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/11/512/2796805/ganjar-larang-warga-produksi-dan-berjualan-petasan</guid><pubDate>Selasa 11 April 2023 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/11/512/2796805/ganjar-larang-warga-produksi-dan-berjualan-petasan-5figW3FiJT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/11/512/2796805/ganjar-larang-warga-produksi-dan-berjualan-petasan-5figW3FiJT.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo</title></images><description>BATANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo melarang masyarakat untuk memproduksi petasan dan sejenisnya. Ini merupakan komitmen Ganjar dalam mewujudkan ibadah Ramadhan dan Lebaran aman.

BACA JUGA:
 Polisi Sita 11.600 Butir Petasan di Kota Bogor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya mengimbau betul kepada masyarakat, hentikan. Tidak ada yang boleh memproduksi petasan dan diharapkan kita bisa beramadan dan masuk lebaran tanpa petasan,&amp;rdquo; kata Ganjar dalam konferensi pers di Mapolres Batang, Jateng, Selasa (11/4/2023).
Menurutnya, masih banyak cara yang bisa dilakukan dalam rangka memeriahkan perayaan umat muslim tersebut. Khususnya cara-cara yang tidak membahayakan keluarga, saudara, dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA:
 Lihat Keceriaan Jan Ethes saat Jumatan di Solo, Ganjar Teringat Riwayat Perlakuan Istimewa Anak-Anak di Masjid

&amp;ldquo;Ada kok cara lain yang lebih baik dan kemudian kita mesti menjaga keselamatan keluarga, anak-anak kita, apalagi mereka membuat (memproduksi petasan) di tempat-tempat yang tidak terlihat oleh kita,&amp;rdquo;ujarnya.
Ganjar juga mengajak jajarannya di kabupaten dan kota untuk merangkul berbagai pihak dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya petasan. Terlebih alat yang mengandung bahan peledak itu kerap memakan korban.&amp;ldquo;Ini saya titip sehingga kawan-kawan di Pemerintah Daerah lalu bisa bekerja sama saya kira dengan babinsa, babinkahtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi,&amp;rdquo; terangnya.


Ganjar telah berkoordinasi dengan Kepolisian agar masyarakat bisa aman beribadah tanpa petasan. Dia mengapresiasi Kepolisian yang selama ini serius memberikan keamanan kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Kami juga mengapresiasi kerja keras dari kepolisian yang terkait dengan petasan. Sudah tiga kali ditemukan,&amp;rdquo; tutup Ganjar.

</description><content:encoded>BATANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo melarang masyarakat untuk memproduksi petasan dan sejenisnya. Ini merupakan komitmen Ganjar dalam mewujudkan ibadah Ramadhan dan Lebaran aman.

BACA JUGA:
 Polisi Sita 11.600 Butir Petasan di Kota Bogor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya mengimbau betul kepada masyarakat, hentikan. Tidak ada yang boleh memproduksi petasan dan diharapkan kita bisa beramadan dan masuk lebaran tanpa petasan,&amp;rdquo; kata Ganjar dalam konferensi pers di Mapolres Batang, Jateng, Selasa (11/4/2023).
Menurutnya, masih banyak cara yang bisa dilakukan dalam rangka memeriahkan perayaan umat muslim tersebut. Khususnya cara-cara yang tidak membahayakan keluarga, saudara, dan lingkungan sekitar.

BACA JUGA:
 Lihat Keceriaan Jan Ethes saat Jumatan di Solo, Ganjar Teringat Riwayat Perlakuan Istimewa Anak-Anak di Masjid

&amp;ldquo;Ada kok cara lain yang lebih baik dan kemudian kita mesti menjaga keselamatan keluarga, anak-anak kita, apalagi mereka membuat (memproduksi petasan) di tempat-tempat yang tidak terlihat oleh kita,&amp;rdquo;ujarnya.
Ganjar juga mengajak jajarannya di kabupaten dan kota untuk merangkul berbagai pihak dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya petasan. Terlebih alat yang mengandung bahan peledak itu kerap memakan korban.&amp;ldquo;Ini saya titip sehingga kawan-kawan di Pemerintah Daerah lalu bisa bekerja sama saya kira dengan babinsa, babinkahtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi,&amp;rdquo; terangnya.


Ganjar telah berkoordinasi dengan Kepolisian agar masyarakat bisa aman beribadah tanpa petasan. Dia mengapresiasi Kepolisian yang selama ini serius memberikan keamanan kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Kami juga mengapresiasi kerja keras dari kepolisian yang terkait dengan petasan. Sudah tiga kali ditemukan,&amp;rdquo; tutup Ganjar.

</content:encoded></item></channel></rss>
