<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beri Harapan Palsu ke Keluarga, Polisi Tangkap Geng Penipu Janjikan Ubah Anak Mereka Jadi Bintang Sepak Bola Brasil</title><description>Sekitar 70 keluarga ditipu dan 11 orang telah ditangkap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/12/18/2797160/beri-harapan-palsu-ke-keluarga-polisi-tangkap-geng-penipu-janjikan-ubah-anak-mereka-jadi-bintang-sepak-bola-brasil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/12/18/2797160/beri-harapan-palsu-ke-keluarga-polisi-tangkap-geng-penipu-janjikan-ubah-anak-mereka-jadi-bintang-sepak-bola-brasil"/><item><title>Beri Harapan Palsu ke Keluarga, Polisi Tangkap Geng Penipu Janjikan Ubah Anak Mereka Jadi Bintang Sepak Bola Brasil</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/12/18/2797160/beri-harapan-palsu-ke-keluarga-polisi-tangkap-geng-penipu-janjikan-ubah-anak-mereka-jadi-bintang-sepak-bola-brasil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/12/18/2797160/beri-harapan-palsu-ke-keluarga-polisi-tangkap-geng-penipu-janjikan-ubah-anak-mereka-jadi-bintang-sepak-bola-brasil</guid><pubDate>Rabu 12 April 2023 09:24 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/18/2797160/beri-harapan-palsu-ke-keluarga-polisi-tangkap-geng-penipu-janjikan-ubah-anak-mereka-jadi-bintang-sepak-bola-brasil-2ZyPS7pbzS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Spanyol tangkap penipu yang memberikan harapan palsu ke keluarga korban (Foto: Kepolisian Nasional Spanyol)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/18/2797160/beri-harapan-palsu-ke-keluarga-polisi-tangkap-geng-penipu-janjikan-ubah-anak-mereka-jadi-bintang-sepak-bola-brasil-2ZyPS7pbzS.jpg</image><title>Polisi Spanyol tangkap penipu yang memberikan harapan palsu ke keluarga korban (Foto: Kepolisian Nasional Spanyol)</title></images><description>SPANYOL - Polisi di Spanyol mengatakan mereka telah menemukan dua kelompok jaringan terpisah yang diduga menipu sebagian besar keluarga Brasil dengan menjanjikan mereka akan mengubah ana-anak mereka menjadi pesepakbola elit dan terkenal.

Geng tersebut dituduh menjual &quot;harapan palsu&quot; kepada keluarga. Polisi mengatakan para pelaku ini membebankan biaya awal lebih dari 5.000 euro (Rp81 juta) dan kemudian pembayaran bulanan hingga 1.700 euro (Rp28 juta) per pemain.

BACA JUGA:
Pemuda Ngaku Anggota Polres Bantul Sudah 16 Kali Lakukan Penipuan, Ternyata Seorang Residivis

Sekitar 70 keluarga ditipu dan 11 orang telah ditangkap. Keluarga diberitahu bahwa uang itu untuk menutupi pengeluaran termasuk biaya sekolah, perumahan dan dokumen untuk izin tinggal di Kota Granada.

BACA JUGA:
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Stiker Qris Kotak Amal Masjid di Jaksel


Namun pada kenyataannya para pemain tinggal di rumah-rumah dalam kondisi sempit, dengan sedikit makanan dan tidak satupun dari mereka berhasil mendapatkan izin tinggal resmi di Spanyol.
Dikutip BBC, sebagian besar pemainnya adalah orang Brasil, berusia 16 hingga 23 tahun.
Polisi mengatakan geng yang beroperasi secara independen satu sama lain membagi tanggung jawab.

Beberapa anggota geng berfokus pada perekrutan, menargetkan keluarga kaya di negara asalnya. Kelompok kedua terlibat dalam pusat-pusat pendidikan yang memalsukan pendaftaran sehingga para pemain bisa mendapatkan visa.



Kelompok manajemen ketiga mengawasi keseluruhan strategi. Penyelidikan dimulai setelah salah satu pemain mengajukan pengaduan ke polisi.

</description><content:encoded>SPANYOL - Polisi di Spanyol mengatakan mereka telah menemukan dua kelompok jaringan terpisah yang diduga menipu sebagian besar keluarga Brasil dengan menjanjikan mereka akan mengubah ana-anak mereka menjadi pesepakbola elit dan terkenal.

Geng tersebut dituduh menjual &quot;harapan palsu&quot; kepada keluarga. Polisi mengatakan para pelaku ini membebankan biaya awal lebih dari 5.000 euro (Rp81 juta) dan kemudian pembayaran bulanan hingga 1.700 euro (Rp28 juta) per pemain.

BACA JUGA:
Pemuda Ngaku Anggota Polres Bantul Sudah 16 Kali Lakukan Penipuan, Ternyata Seorang Residivis

Sekitar 70 keluarga ditipu dan 11 orang telah ditangkap. Keluarga diberitahu bahwa uang itu untuk menutupi pengeluaran termasuk biaya sekolah, perumahan dan dokumen untuk izin tinggal di Kota Granada.

BACA JUGA:
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Stiker Qris Kotak Amal Masjid di Jaksel


Namun pada kenyataannya para pemain tinggal di rumah-rumah dalam kondisi sempit, dengan sedikit makanan dan tidak satupun dari mereka berhasil mendapatkan izin tinggal resmi di Spanyol.
Dikutip BBC, sebagian besar pemainnya adalah orang Brasil, berusia 16 hingga 23 tahun.
Polisi mengatakan geng yang beroperasi secara independen satu sama lain membagi tanggung jawab.

Beberapa anggota geng berfokus pada perekrutan, menargetkan keluarga kaya di negara asalnya. Kelompok kedua terlibat dalam pusat-pusat pendidikan yang memalsukan pendaftaran sehingga para pemain bisa mendapatkan visa.



Kelompok manajemen ketiga mengawasi keseluruhan strategi. Penyelidikan dimulai setelah salah satu pemain mengajukan pengaduan ke polisi.

</content:encoded></item></channel></rss>
