<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Petugas Masih Dirawat di ICU Usai Jadi Korban Serangan Teroris WN Uzbekistan</title><description>&quot;1 orang yang luka ringan sudah kembali,&quot; ujar Aswin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/12/337/2797575/3-petugas-masih-dirawat-di-icu-usai-jadi-korban-serangan-teroris-wn-uzbekistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/12/337/2797575/3-petugas-masih-dirawat-di-icu-usai-jadi-korban-serangan-teroris-wn-uzbekistan"/><item><title>3 Petugas Masih Dirawat di ICU Usai Jadi Korban Serangan Teroris WN Uzbekistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/12/337/2797575/3-petugas-masih-dirawat-di-icu-usai-jadi-korban-serangan-teroris-wn-uzbekistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/12/337/2797575/3-petugas-masih-dirawat-di-icu-usai-jadi-korban-serangan-teroris-wn-uzbekistan</guid><pubDate>Rabu 12 April 2023 18:24 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/337/2797575/3-petugas-masih-dirawat-di-icu-usai-jadi-korban-serangan-teroris-wn-uzbekistan-aVbxuifZnY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/337/2797575/3-petugas-masih-dirawat-di-icu-usai-jadi-korban-serangan-teroris-wn-uzbekistan-aVbxuifZnY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMi82Ni8xNjUxNzcvNS94OGswZTU2&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tiga petugas dari Imigrasi Klas I dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih dirawat di ruang ICU pasca-serangan dari terorisme warga negara Uzbekistan.
&quot;Ya betul (tiga orang masih di ICU),&quot; kata Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Rabu (12/4/2023).
Sementara itu, kata Aswin, satu petugas yang mengalami luka ringan dan telah membaik. Korban saat ini telah dipulangkan.
&quot;1 orang yang luka ringan sudah kembali,&quot; ujar Aswin.

BACA JUGA:
2 Bulan Disandera KKB Teroris, Kapolri Laporkan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air

Sebelumnya, tiga dari empat Warga Negara Asing (WNA) Uzbekistan yang ditangkap terkait jaringan terorisme internasional kabur dari ruangan tahanan Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Utara.

BACA JUGA:
Teroris WN Uzbekistan Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Serang Petugas Imigrasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Aswin mengungkapkan bahwa, dalam upaya pelariannya tersebut ketiga warga Uzbekistan itu juga melakukan penyerangan terhadap petugas Imigrasi dan Densus 88 Antiteror Polri.

Akibat peristiwa itu, satu petugas Imigrasi Klas I Jakarta Utara atas nama Adi Widodo tewas. Tak hanya itu, akibat serangan untuk melarikan diri itu, petugas Imigrasi lainnya atas nama Dicky Visto Damas mengalami luka berat dan Supriatna menderita luka ringan.

Selain itu, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga menjadi korban. Adalah, Bripda Dendry dan Bripda Bahrain mengalami luka berat akibat serangan tersebut.

Sementara itu, ketiga WN Uzbekistan itu sudah berhasil ditangkap. Salah satunya meninggal dunia lantaran tenggelam di Kali Sunter.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMi82Ni8xNjUxNzcvNS94OGswZTU2&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Tiga petugas dari Imigrasi Klas I dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih dirawat di ruang ICU pasca-serangan dari terorisme warga negara Uzbekistan.
&quot;Ya betul (tiga orang masih di ICU),&quot; kata Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Rabu (12/4/2023).
Sementara itu, kata Aswin, satu petugas yang mengalami luka ringan dan telah membaik. Korban saat ini telah dipulangkan.
&quot;1 orang yang luka ringan sudah kembali,&quot; ujar Aswin.

BACA JUGA:
2 Bulan Disandera KKB Teroris, Kapolri Laporkan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air

Sebelumnya, tiga dari empat Warga Negara Asing (WNA) Uzbekistan yang ditangkap terkait jaringan terorisme internasional kabur dari ruangan tahanan Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Utara.

BACA JUGA:
Teroris WN Uzbekistan Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Serang Petugas Imigrasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Aswin mengungkapkan bahwa, dalam upaya pelariannya tersebut ketiga warga Uzbekistan itu juga melakukan penyerangan terhadap petugas Imigrasi dan Densus 88 Antiteror Polri.

Akibat peristiwa itu, satu petugas Imigrasi Klas I Jakarta Utara atas nama Adi Widodo tewas. Tak hanya itu, akibat serangan untuk melarikan diri itu, petugas Imigrasi lainnya atas nama Dicky Visto Damas mengalami luka berat dan Supriatna menderita luka ringan.

Selain itu, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga menjadi korban. Adalah, Bripda Dendry dan Bripda Bahrain mengalami luka berat akibat serangan tersebut.

Sementara itu, ketiga WN Uzbekistan itu sudah berhasil ditangkap. Salah satunya meninggal dunia lantaran tenggelam di Kali Sunter.</content:encoded></item></channel></rss>
