<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekjen PBB Ngaku Ngeri Lihat Video Eksekusi Brutal Tawanan Perang Ukraina</title><description>Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku sudah melihat video pemenggalan kepala diduga tentara Rusia ke tawanan perang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/18/2798233/sekjen-pbb-ngaku-ngeri-lihat-video-eksekusi-brutal-tawanan-perang-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/13/18/2798233/sekjen-pbb-ngaku-ngeri-lihat-video-eksekusi-brutal-tawanan-perang-ukraina"/><item><title>Sekjen PBB Ngaku Ngeri Lihat Video Eksekusi Brutal Tawanan Perang Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/18/2798233/sekjen-pbb-ngaku-ngeri-lihat-video-eksekusi-brutal-tawanan-perang-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/13/18/2798233/sekjen-pbb-ngaku-ngeri-lihat-video-eksekusi-brutal-tawanan-perang-ukraina</guid><pubDate>Kamis 13 April 2023 18:38 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/13/18/2798233/sekjen-pbb-ngaku-ngeri-lihat-video-eksekusi-brutal-tawanan-perang-ukraina-3jyYhbGbQl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antonio Guterres (Foto Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/13/18/2798233/sekjen-pbb-ngaku-ngeri-lihat-video-eksekusi-brutal-tawanan-perang-ukraina-3jyYhbGbQl.jpg</image><title>Antonio Guterres (Foto Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS85LzE2NDc0MC81L3g4amp5YXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
UKRAINA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengaku sudah melihat video pemenggalan kepala seorang tawanan perang Ukraina.

Dia mengatakan video pemenggalan yang diduga dilakukan militer Rusia itu mengerikan. Ia menuntut pelaku dimintai pertanggungjawaban.

&quot;Sayangnya ini bukan insiden yang terpisah,&quot; kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric dikutip Antara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rusia Bantah Lakukan Pemenggalan di Ukraina: Kita Hidup di Dunia Palsu!

Ia mengatakan misi pemantauan hak asasi manusia PBB di Ukraina terkejut oleh video yang sangat mengerikan yang beredar di media sosial itu. Misi PBB ini mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran hukum humaniter internasional, termasuk yang dilakukan terhadap tawanan perang dalam laporannya baru-baru ini.

&quot;Pelanggaran sekecil apa pun harus diusut tuntas dan pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban,&quot; kata Dujarric.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengutuk pemenggalan tersebut dan bersumpah untuk menghukum para pelakunya. Ia kemudian menyamakan Rusia dengan ISIS. Bahkan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyebut Rusia lebih buruk daripada kelompok teroris itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ukraina Marah Lihat Video Pemenggalan, Sebut Rusia Binatang Buas hingga Mirip ISIS

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan keaslian video itu harus diperiksa sebelum menarik kesimpulan.




Namun, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan manusia saat ini hidup di dunia palsu. Dikutip dari France24, Rabu (12/4/2023) Peskov mengatakan sebuah video yang beredar itu mengerikan. Namun, keasliannya perlu diperiksa.

&quot;Pertama-tama, keaslian rekaman yang mengerikan ini perlu diverifikasi. Kita hidup di dunia palsu,&quot; kata Dmitry Peskov.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8yOS85LzE2NDc0MC81L3g4amp5YXQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
UKRAINA - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengaku sudah melihat video pemenggalan kepala seorang tawanan perang Ukraina.

Dia mengatakan video pemenggalan yang diduga dilakukan militer Rusia itu mengerikan. Ia menuntut pelaku dimintai pertanggungjawaban.

&quot;Sayangnya ini bukan insiden yang terpisah,&quot; kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric dikutip Antara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Rusia Bantah Lakukan Pemenggalan di Ukraina: Kita Hidup di Dunia Palsu!

Ia mengatakan misi pemantauan hak asasi manusia PBB di Ukraina terkejut oleh video yang sangat mengerikan yang beredar di media sosial itu. Misi PBB ini mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran hukum humaniter internasional, termasuk yang dilakukan terhadap tawanan perang dalam laporannya baru-baru ini.

&quot;Pelanggaran sekecil apa pun harus diusut tuntas dan pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban,&quot; kata Dujarric.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengutuk pemenggalan tersebut dan bersumpah untuk menghukum para pelakunya. Ia kemudian menyamakan Rusia dengan ISIS. Bahkan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba menyebut Rusia lebih buruk daripada kelompok teroris itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ukraina Marah Lihat Video Pemenggalan, Sebut Rusia Binatang Buas hingga Mirip ISIS

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan keaslian video itu harus diperiksa sebelum menarik kesimpulan.




Namun, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan manusia saat ini hidup di dunia palsu. Dikutip dari France24, Rabu (12/4/2023) Peskov mengatakan sebuah video yang beredar itu mengerikan. Namun, keasliannya perlu diperiksa.

&quot;Pertama-tama, keaslian rekaman yang mengerikan ini perlu diverifikasi. Kita hidup di dunia palsu,&quot; kata Dmitry Peskov.</content:encoded></item></channel></rss>
