<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 5 Fakta Pejabat DJKA Kemenhub Kena OTT KPK   </title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di empat daerah sekaligus yakni Semarang&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797601/5-fakta-pejabat-djka-kemenhub-kena-ott-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797601/5-fakta-pejabat-djka-kemenhub-kena-ott-kpk"/><item><title> 5 Fakta Pejabat DJKA Kemenhub Kena OTT KPK   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797601/5-fakta-pejabat-djka-kemenhub-kena-ott-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797601/5-fakta-pejabat-djka-kemenhub-kena-ott-kpk</guid><pubDate>Kamis 13 April 2023 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/337/2797601/5-fakta-pejabat-djka-kemenhub-kena-ott-kpk-JN1KDvNri7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/337/2797601/5-fakta-pejabat-djka-kemenhub-kena-ott-kpk-JN1KDvNri7.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di empat daerah sekaligus yakni Semarang, Jakarta, dan Jawa Barat, pada Selasa 11 April 2023.

Dalam OTT tersebut, penyidik KPK mengamankan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam OTT tersebut. Berikut sejumlah faktanya:

1. OTT KPK, 25 Orang Diamankan dari 4 Daerah
&amp;nbsp;
Kabag Pemberitaan KPK, Ali mengatakan, total ada 25 orang yang diamankan saat menggelar OTT di empat daerah tersebut.

&quot;25 orang diamankan,&quot; kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (12/4/2023).

BACA JUGA:
KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Sekda Jatim dan Pegawai Kemenhub Hari Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

KPK juga berhasil mengamankan uang sekira miliaran rupiah dari empat daerah yang menjadi target OTT. Uang tersebut ditemukan dalam pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat.

&quot;Benar, sejauh ini turut diamankan uang sebagai barang bukti. Sebagai bukti permulaan sekitar miliaran rupiah. Ada juga uang sebanyak sekitar ribuan dollar amerika serikat,&quot; pungkasnya.

2. OTT Pejabat DJKA Jateng, KPK Amankan Mata Uang Asing
&amp;nbsp;
KPK juga turut mengamankan uang pecahan rupiah dan mata uang asing dalam operasi senyap di Jakarta dan Semarang tersebut. Saat ini, KPK masih menghitung jumlah pasti uang yang berhasil diamankan dalam giat tangkap tangan tersebut.

&quot;Iya, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam kegiatan tangkap tangan dimaksud. Uang uang diamankan sebagai bukti dalam bentuk rupiah dan mata uang asing,&quot; beber Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (11/4/2023).

BACA JUGA:
OTT Pejabat Kemenhub, KPK: Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Trans Sulawesi

&quot;Saat ini masih dihitung dan dikonfirmasi kepada terperiksa lebih dahulu. Akan disampaikan perkembangannya nanti,&quot; sambungnya

3. Ini Identitas Pejabat Perkeretaapian yang Diamankan KPK
&amp;nbsp;


Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri memastikan, salah satu pihak yang turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa, 11 April 2023, kemarin, adalah Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang, Putu Sumarjaya.



Putu Sumarjaya ditangkap tim penindakan KPK di Semarang, Jawa Tengah. Ia sempat diperiksa di Polrestabes Semarang bersama sejumlah pihak lainnya. KPK kemudian membawa Putu Sumarjaya bersama tiga orang lainnya ke Jakarta



4. Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Trans Sulawesi
&amp;nbsp;


Kabag Pemberitaan KPK, Ali mengatakan, total ada 25 orang yang diamankan saat menggelar OTT di empat daerah tersebut. Adapun, kata Ali, kegiatan tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi dan perbaikan perlintasan kereta api lainnya.



&quot;Dugaan korupsinya terkait pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi dan proyek-proyek perbaikan perlintasan kereta api lainnya di DJKA Kemenhub,&quot; kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (12/4/2023).



KPK juga berhasil mengamankan uang sekira miliaran rupiah dari empat daerah yang menjadi target OTT. Uang tersebut ditemukan dalam pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat. Uang itu diduga bukti korupsi pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi.



&amp;nbsp;
5. Pejabat DJKA Kena OTT KPK, Ini Kata Kemenhub
&amp;nbsp;






Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi terkait dengan adanya OTT oleh tim KPK terhadap pejabat DJKA. Dia mengatakan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari KPK.







&quot;Kami belum mendapat informasi resmi mengenai hal ini dari KPK maupun pihak lainnya. Kami masih menunggu pernyataan resmi dari KPK untuk melakukan langkah selanjutnya,&quot; kata Adita dalam keterangan tertulis, Rabu (12/4/2023).







Adita mengatakan bahwa pihaknya mendukung adanya upaya untuk memberantas korupsi dan akan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam urusan pemberantasan korupsi.</description><content:encoded>
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di empat daerah sekaligus yakni Semarang, Jakarta, dan Jawa Barat, pada Selasa 11 April 2023.

Dalam OTT tersebut, penyidik KPK mengamankan pejabat Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam OTT tersebut. Berikut sejumlah faktanya:

1. OTT KPK, 25 Orang Diamankan dari 4 Daerah
&amp;nbsp;
Kabag Pemberitaan KPK, Ali mengatakan, total ada 25 orang yang diamankan saat menggelar OTT di empat daerah tersebut.

&quot;25 orang diamankan,&quot; kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (12/4/2023).

BACA JUGA:
KPK Klarifikasi Harta Kekayaan Sekda Jatim dan Pegawai Kemenhub Hari Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

KPK juga berhasil mengamankan uang sekira miliaran rupiah dari empat daerah yang menjadi target OTT. Uang tersebut ditemukan dalam pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat.

&quot;Benar, sejauh ini turut diamankan uang sebagai barang bukti. Sebagai bukti permulaan sekitar miliaran rupiah. Ada juga uang sebanyak sekitar ribuan dollar amerika serikat,&quot; pungkasnya.

2. OTT Pejabat DJKA Jateng, KPK Amankan Mata Uang Asing
&amp;nbsp;
KPK juga turut mengamankan uang pecahan rupiah dan mata uang asing dalam operasi senyap di Jakarta dan Semarang tersebut. Saat ini, KPK masih menghitung jumlah pasti uang yang berhasil diamankan dalam giat tangkap tangan tersebut.

&quot;Iya, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam kegiatan tangkap tangan dimaksud. Uang uang diamankan sebagai bukti dalam bentuk rupiah dan mata uang asing,&quot; beber Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Selasa (11/4/2023).

BACA JUGA:
OTT Pejabat Kemenhub, KPK: Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Trans Sulawesi

&quot;Saat ini masih dihitung dan dikonfirmasi kepada terperiksa lebih dahulu. Akan disampaikan perkembangannya nanti,&quot; sambungnya

3. Ini Identitas Pejabat Perkeretaapian yang Diamankan KPK
&amp;nbsp;


Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri memastikan, salah satu pihak yang turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa, 11 April 2023, kemarin, adalah Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang, Putu Sumarjaya.



Putu Sumarjaya ditangkap tim penindakan KPK di Semarang, Jawa Tengah. Ia sempat diperiksa di Polrestabes Semarang bersama sejumlah pihak lainnya. KPK kemudian membawa Putu Sumarjaya bersama tiga orang lainnya ke Jakarta



4. Korupsi Pembangunan Jalur Kereta Trans Sulawesi
&amp;nbsp;


Kabag Pemberitaan KPK, Ali mengatakan, total ada 25 orang yang diamankan saat menggelar OTT di empat daerah tersebut. Adapun, kata Ali, kegiatan tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi dan perbaikan perlintasan kereta api lainnya.



&quot;Dugaan korupsinya terkait pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi dan proyek-proyek perbaikan perlintasan kereta api lainnya di DJKA Kemenhub,&quot; kata Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (12/4/2023).



KPK juga berhasil mengamankan uang sekira miliaran rupiah dari empat daerah yang menjadi target OTT. Uang tersebut ditemukan dalam pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat. Uang itu diduga bukti korupsi pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi.



&amp;nbsp;
5. Pejabat DJKA Kena OTT KPK, Ini Kata Kemenhub
&amp;nbsp;






Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi terkait dengan adanya OTT oleh tim KPK terhadap pejabat DJKA. Dia mengatakan pihaknya masih menunggu pernyataan resmi dari KPK.







&quot;Kami belum mendapat informasi resmi mengenai hal ini dari KPK maupun pihak lainnya. Kami masih menunggu pernyataan resmi dari KPK untuk melakukan langkah selanjutnya,&quot; kata Adita dalam keterangan tertulis, Rabu (12/4/2023).







Adita mengatakan bahwa pihaknya mendukung adanya upaya untuk memberantas korupsi dan akan bekerja sama dengan pihak berwenang dalam urusan pemberantasan korupsi.</content:encoded></item></channel></rss>
