<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 4 Fakta Petugas Imigrasi dan Densus 88 Dirawat Usai Diserang Teroris WN Uzbekistan   </title><description>Satu petugas Imigrasi Klas I Jakarta Utara tewas usai diserang oleh tiga dari empat Warga Negara Asing</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797605/4-fakta-petugas-imigrasi-dan-densus-88-dirawat-usai-diserang-teroris-wn-uzbekistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797605/4-fakta-petugas-imigrasi-dan-densus-88-dirawat-usai-diserang-teroris-wn-uzbekistan"/><item><title> 4 Fakta Petugas Imigrasi dan Densus 88 Dirawat Usai Diserang Teroris WN Uzbekistan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797605/4-fakta-petugas-imigrasi-dan-densus-88-dirawat-usai-diserang-teroris-wn-uzbekistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2797605/4-fakta-petugas-imigrasi-dan-densus-88-dirawat-usai-diserang-teroris-wn-uzbekistan</guid><pubDate>Kamis 13 April 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/12/337/2797605/4-fakta-petugas-imigrasi-dan-densus-88-dirawat-usai-diserang-teroris-wn-uzbekistan-vObFNepeqx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/12/337/2797605/4-fakta-petugas-imigrasi-dan-densus-88-dirawat-usai-diserang-teroris-wn-uzbekistan-vObFNepeqx.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Satu petugas Imigrasi Klas I Jakarta Utara tewas usai diserang oleh tiga dari empat Warga Negara Asing (WNA) Uzbekistan jaringan terorisme Internasional yang kabur dari ruang tahanan.

Hingga saat ini, tiga petugas dari Imigrasi Klas I dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih dirawat di ruang ICU pasca-serangan dari terorisme warga negara Uzbekistan.

BACA JUGA:
Teroris WN Uzbekistan Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Serang Petugas Imigrasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Okezone merangkum 5 fakta petugas Imigrasi yang masih dirawat usai diserang kelompok teroris WN Uzbekistan. Berikut rinciannya.

1. Tiga Orang Masih Dirawat di ICU

&quot;Ya betul (tiga orang masih di ICU),&quot; kata Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Rabu (12/4/2023).

BACA JUGA:
2 Bulan Disandera KKB Teroris, Kapolri Laporkan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air

Sementara itu, kata Aswin, satu petugas yang mengalami luka ringan dan telah membaik. Korban saat ini telah dipulangkan.

&quot;1 orang yang luka ringan sudah kembali,&quot; ujar Aswin.

2. Identitas Petugas Imigrasi yang Tewas Diserang Teroris
&amp;nbsp;


&quot;Dari peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dari petugas Imigrasi atas nama Bapak Adi Widodo meninggal dunia,&quot; kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar.


&amp;nbsp;
3. Anggota Densus Juga Jadi Korban Serangan Teroris
&amp;nbsp;


Selain itu, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga menjadi korban. Adalah, Bripda Dendry dan Bripda Bahrain mengalami luka berat akibat serangan tersebut.



&quot;Kemudian dari anggota Densus 88 ada Bripda Dendry yang sekarang masih dirawat dan luka berat, Bripda Bahrain luka berat,&quot; ucap Aswin



&amp;nbsp;
4. Teroris WN Uzbekistan Serang Petugas Usai Kabur dari Tahanan
&amp;nbsp;






Tiga dari empat Warga Negara Asing (WNA) Uzbekistan yang ditangkap terkait jaringan terorisme internasional kabur dari ruangan tahanan Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Utara.







Aswin mengungkapkan bahwa, dalam upaya pelariannya tersebut ketiga warga Uzbekistan itu juga melakukan penyerangan terhadap petugas Imigrasi dan Densus 88 Antiteror Polri.







</description><content:encoded>
JAKARTA - Satu petugas Imigrasi Klas I Jakarta Utara tewas usai diserang oleh tiga dari empat Warga Negara Asing (WNA) Uzbekistan jaringan terorisme Internasional yang kabur dari ruang tahanan.

Hingga saat ini, tiga petugas dari Imigrasi Klas I dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih dirawat di ruang ICU pasca-serangan dari terorisme warga negara Uzbekistan.

BACA JUGA:
Teroris WN Uzbekistan Ditahan di Polda Metro Jaya Usai Serang Petugas Imigrasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Okezone merangkum 5 fakta petugas Imigrasi yang masih dirawat usai diserang kelompok teroris WN Uzbekistan. Berikut rinciannya.

1. Tiga Orang Masih Dirawat di ICU

&quot;Ya betul (tiga orang masih di ICU),&quot; kata Jubir Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada awak media, Jakarta, Rabu (12/4/2023).

BACA JUGA:
2 Bulan Disandera KKB Teroris, Kapolri Laporkan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air

Sementara itu, kata Aswin, satu petugas yang mengalami luka ringan dan telah membaik. Korban saat ini telah dipulangkan.

&quot;1 orang yang luka ringan sudah kembali,&quot; ujar Aswin.

2. Identitas Petugas Imigrasi yang Tewas Diserang Teroris
&amp;nbsp;


&quot;Dari peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dari petugas Imigrasi atas nama Bapak Adi Widodo meninggal dunia,&quot; kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar.


&amp;nbsp;
3. Anggota Densus Juga Jadi Korban Serangan Teroris
&amp;nbsp;


Selain itu, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga menjadi korban. Adalah, Bripda Dendry dan Bripda Bahrain mengalami luka berat akibat serangan tersebut.



&quot;Kemudian dari anggota Densus 88 ada Bripda Dendry yang sekarang masih dirawat dan luka berat, Bripda Bahrain luka berat,&quot; ucap Aswin



&amp;nbsp;
4. Teroris WN Uzbekistan Serang Petugas Usai Kabur dari Tahanan
&amp;nbsp;






Tiga dari empat Warga Negara Asing (WNA) Uzbekistan yang ditangkap terkait jaringan terorisme internasional kabur dari ruangan tahanan Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Utara.







Aswin mengungkapkan bahwa, dalam upaya pelariannya tersebut ketiga warga Uzbekistan itu juga melakukan penyerangan terhadap petugas Imigrasi dan Densus 88 Antiteror Polri.







</content:encoded></item></channel></rss>
