<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terluka Parah saat Tangkap Teroris di Lampung, Bripda JO Alami Luka Tembak di Paha</title><description>Anggota yang terluka itu ialah Bripda JO yang mengalami luka tembak di bagian pangkal paha dekat perut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2798031/terluka-parah-saat-tangkap-teroris-di-lampung-bripda-jo-alami-luka-tembak-di-paha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2798031/terluka-parah-saat-tangkap-teroris-di-lampung-bripda-jo-alami-luka-tembak-di-paha"/><item><title>Terluka Parah saat Tangkap Teroris di Lampung, Bripda JO Alami Luka Tembak di Paha</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2798031/terluka-parah-saat-tangkap-teroris-di-lampung-bripda-jo-alami-luka-tembak-di-paha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/13/337/2798031/terluka-parah-saat-tangkap-teroris-di-lampung-bripda-jo-alami-luka-tembak-di-paha</guid><pubDate>Kamis 13 April 2023 14:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/13/337/2798031/terluka-parah-saat-tangkap-teroris-di-lampung-bripda-jo-alami-luka-tembak-di-paha-KOOvMDlsBF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/13/337/2798031/terluka-parah-saat-tangkap-teroris-di-lampung-bripda-jo-alami-luka-tembak-di-paha-KOOvMDlsBF.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMy8xLzE2NTIwNi81L3g4azFvNW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terluka cukup serius dalam aksi baku tembak dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) kelompok Zulkarnaen dan Upik Lawangan di Lampung.
&quot;Dari peristiwa tersebut, satu orang anggota Densus mengalami luka tembak cukup serius,&quot; kata Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar dilansir Antara, Kamis (13/2/2023).
Anggota yang terluka itu ialah Bripda JO yang mengalami luka tembak di bagian pangkal paha dekat perut.
Bripda JO tertembak dalam operasi penindakan anggota teroris jaringan JI kelompok Zulkarnaen dan Upik Lawangan yang dipimpin oleh tersangka NG alias BA. Dalam operasi itu, tersangka teroris melakukan perlawanan menggunakan senjata api laras panjang M-16.

BACA JUGA:
 Densus 88 Sita Senpi saat Tangkap Teroris Lampung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Karena ada perlawanan tersebut, anggota Densus 88 Antiteror Polri melakukan tindakan tegas dan terukur hingga menyebabkan dua orang tersangka teroris meninggal dunia, yakni NG alias BA alias SA dan tersangka ZK.

BACA JUGA:
Ini Identitas 2 Teroris yang Tewas Ditembak Densus 88 di Hutan Lampung

&quot;Karena mereka melawan, melakukan perlawanan dengan senjata api, anggota kami juga kritis; sehingga harus dievakuasi,&quot; kata Aswin.&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;Aswin menambahkan Bripda JO mengalami luka serius dan saat ini sedang menjalani penanganan medis intensif.

&quot;Kami bersimpati dan kami mendoakan mudah-mudahan anggota ini bisa cepat tertangani selamat dan kembali bergabung dengan kami dalam melaksanakan tugas,&quot; ujarnya.

Operasi penindakan teroris tersebut berlangsung selama dua hari pada Selasa (11/4) dan Rabu (12/4) di Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Pringsewu, Bandar Lampung. Dalam operasi tersebut, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap enam tersangka, yang dua di antaranya meninggal dunia.

Selain dua tersangka yang tewas, empat tersangka lain ialah PS alias JA, H alias NB, AM, dan KI alias AS.

Tersangka NG alias BA alias SA merupakan pimpinan kelompok yang berhasil diringkus oleh Densus 88 Antiteror Polri. Ia berperan menyembunyikan buronan Zulkarnaen dan Upik Lawangan.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMy8xLzE2NTIwNi81L3g4azFvNW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Seorang anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terluka cukup serius dalam aksi baku tembak dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) kelompok Zulkarnaen dan Upik Lawangan di Lampung.
&quot;Dari peristiwa tersebut, satu orang anggota Densus mengalami luka tembak cukup serius,&quot; kata Juru bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar dilansir Antara, Kamis (13/2/2023).
Anggota yang terluka itu ialah Bripda JO yang mengalami luka tembak di bagian pangkal paha dekat perut.
Bripda JO tertembak dalam operasi penindakan anggota teroris jaringan JI kelompok Zulkarnaen dan Upik Lawangan yang dipimpin oleh tersangka NG alias BA. Dalam operasi itu, tersangka teroris melakukan perlawanan menggunakan senjata api laras panjang M-16.

BACA JUGA:
 Densus 88 Sita Senpi saat Tangkap Teroris Lampung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Karena ada perlawanan tersebut, anggota Densus 88 Antiteror Polri melakukan tindakan tegas dan terukur hingga menyebabkan dua orang tersangka teroris meninggal dunia, yakni NG alias BA alias SA dan tersangka ZK.

BACA JUGA:
Ini Identitas 2 Teroris yang Tewas Ditembak Densus 88 di Hutan Lampung

&quot;Karena mereka melawan, melakukan perlawanan dengan senjata api, anggota kami juga kritis; sehingga harus dievakuasi,&quot; kata Aswin.&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;&amp;#8203;Aswin menambahkan Bripda JO mengalami luka serius dan saat ini sedang menjalani penanganan medis intensif.

&quot;Kami bersimpati dan kami mendoakan mudah-mudahan anggota ini bisa cepat tertangani selamat dan kembali bergabung dengan kami dalam melaksanakan tugas,&quot; ujarnya.

Operasi penindakan teroris tersebut berlangsung selama dua hari pada Selasa (11/4) dan Rabu (12/4) di Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Pringsewu, Bandar Lampung. Dalam operasi tersebut, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap enam tersangka, yang dua di antaranya meninggal dunia.

Selain dua tersangka yang tewas, empat tersangka lain ialah PS alias JA, H alias NB, AM, dan KI alias AS.

Tersangka NG alias BA alias SA merupakan pimpinan kelompok yang berhasil diringkus oleh Densus 88 Antiteror Polri. Ia berperan menyembunyikan buronan Zulkarnaen dan Upik Lawangan.



</content:encoded></item></channel></rss>
