<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pusat Astronomi Internasional: Idul Fitri 1444 H di Timur Tengah Kemungkinan Jatuh pada 21 April</title><description>International Astronomy Centre memperkirakan bulan sabit Syawal akan terlihat pada Kamis, 20 April 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798654/pusat-astronomi-internasional-idul-fitri-1444-h-di-timur-tengah-kemungkinan-jatuh-pada-21-april</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798654/pusat-astronomi-internasional-idul-fitri-1444-h-di-timur-tengah-kemungkinan-jatuh-pada-21-april"/><item><title>Pusat Astronomi Internasional: Idul Fitri 1444 H di Timur Tengah Kemungkinan Jatuh pada 21 April</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798654/pusat-astronomi-internasional-idul-fitri-1444-h-di-timur-tengah-kemungkinan-jatuh-pada-21-april</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798654/pusat-astronomi-internasional-idul-fitri-1444-h-di-timur-tengah-kemungkinan-jatuh-pada-21-april</guid><pubDate>Jum'at 14 April 2023 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/14/18/2798654/pusat-astronomi-internasional-idul-fitri-1444-h-di-timur-tengah-kemungkinan-jatuh-pada-21-april-TD5U0cCci8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/14/18/2798654/pusat-astronomi-internasional-idul-fitri-1444-h-di-timur-tengah-kemungkinan-jatuh-pada-21-april-TD5U0cCci8.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1444 H di sejumlah negara Timur Tengah kemungkinan akan jatuh pada 21 April, demikian perkiraan para ilmuwan International Astronomy Centre atau Pusat Astronomi Internasional. Jika perkiraan ini tepat, maka Ramadhan tahun ini akan berlangsung selama 29 hari.

BACA JUGA:
Sejarah Metode Hisab Muhammadiyah Tentukan Ramadhan dan Idul Fitri

Lembaga yang berpusat di Uni Emirat Arab (UEA) itu memperkirakan hilal akan terlihat pada Kamis, 20 April 2023, meski mungkin tidak dapat terihat dengan mata telanjang atau dengan teleskop di Asia dan Australia.
&amp;ldquo;Negara-negara Islam diperkirakan akan melihat bulan sabit Syawal pada hari Kamis, 20 April. Melihat bulan sabit pada hari itu mungkin tidak dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan teleskop dari di seluruh Asia dan Australia, sementara ada kemungkinan dapat dilihat dari belahan dunia Islam.&quot;

BACA JUGA:
Idul Fitri Tak Sama dengan Muhammadiyah, Ini Penjelasan PBNU

&quot;Dalam keadaan seperti itu, sebagian besar negara Islam mungkin mengumumkan awal bulan pada hari berikutnya, dan karenanya, banyak negara diperkirakan mengumumkan Jumat, 21 April sebagai hari pertama Idul Fitri,&amp;rdquo; demikian disampaikan Pusat Astronomi Internasional dalam sebuah posting Twitter yang diunggah akun UAE BARQ.

Untuk penentuan Idul Fitri, pemerintah Indonesia mengikuti pedoman kesepakatan bersama termasuk Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yaitu posisi bulan di tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan kriteria ini, ada kemungkinan hilal belum dapat ditentukan pada 20 April 2023, sehingga 1 Syawal bisa jatuh pada tanggal 22 April 2023.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal 1444 H di sejumlah negara Timur Tengah kemungkinan akan jatuh pada 21 April, demikian perkiraan para ilmuwan International Astronomy Centre atau Pusat Astronomi Internasional. Jika perkiraan ini tepat, maka Ramadhan tahun ini akan berlangsung selama 29 hari.

BACA JUGA:
Sejarah Metode Hisab Muhammadiyah Tentukan Ramadhan dan Idul Fitri

Lembaga yang berpusat di Uni Emirat Arab (UEA) itu memperkirakan hilal akan terlihat pada Kamis, 20 April 2023, meski mungkin tidak dapat terihat dengan mata telanjang atau dengan teleskop di Asia dan Australia.
&amp;ldquo;Negara-negara Islam diperkirakan akan melihat bulan sabit Syawal pada hari Kamis, 20 April. Melihat bulan sabit pada hari itu mungkin tidak dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan teleskop dari di seluruh Asia dan Australia, sementara ada kemungkinan dapat dilihat dari belahan dunia Islam.&quot;

BACA JUGA:
Idul Fitri Tak Sama dengan Muhammadiyah, Ini Penjelasan PBNU

&quot;Dalam keadaan seperti itu, sebagian besar negara Islam mungkin mengumumkan awal bulan pada hari berikutnya, dan karenanya, banyak negara diperkirakan mengumumkan Jumat, 21 April sebagai hari pertama Idul Fitri,&amp;rdquo; demikian disampaikan Pusat Astronomi Internasional dalam sebuah posting Twitter yang diunggah akun UAE BARQ.

Untuk penentuan Idul Fitri, pemerintah Indonesia mengikuti pedoman kesepakatan bersama termasuk Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yaitu posisi bulan di tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan kriteria ini, ada kemungkinan hilal belum dapat ditentukan pada 20 April 2023, sehingga 1 Syawal bisa jatuh pada tanggal 22 April 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
