<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Orang Ditemukan Tewas Saat Berpuasa Menunggu Bertemu Yesus</title><description>Sebanyak 11 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit, dengan enam di antaranya dalam kondisi serius.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798690/4-orang-ditemukan-tewas-saat-berpuasa-menunggu-bertemu-yesus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798690/4-orang-ditemukan-tewas-saat-berpuasa-menunggu-bertemu-yesus"/><item><title>4 Orang Ditemukan Tewas Saat Berpuasa Menunggu Bertemu Yesus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798690/4-orang-ditemukan-tewas-saat-berpuasa-menunggu-bertemu-yesus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/14/18/2798690/4-orang-ditemukan-tewas-saat-berpuasa-menunggu-bertemu-yesus</guid><pubDate>Jum'at 14 April 2023 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/14/18/2798690/4-orang-ditemukan-tewas-saat-berpuasa-menunggu-bertemu-yesus-x0b40rIRrf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/14/18/2798690/4-orang-ditemukan-tewas-saat-berpuasa-menunggu-bertemu-yesus-x0b40rIRrf.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>NAIROBI - Empat orang ditemukan tewas pada Kamis, (13/4/2023), dan hampir selusin lainnya dirawat di rumah sakit di daerah Kilifi pesisir Kenya, setelah diselamatkan saat menunggu akhir dunia yang akan segera terjadi.

BACA JUGA:
Takut Kiamat Terjadi di Uganda, Ratusan Anggota Sekte Melarikan Diri ke Ethiopia

Polisi mengatakan kelompok itu ditemukan di sebuah hutan di mana mereka telah tinggal selama beberapa hari setelah diberitahu seorang pengkhotbah setempat untuk berpuasa sambil menunggu untuk bertemu Yesus.
Pihak berwenang mengatakan mereka menyelamatkan 11 orang - enam dari mereka kurus kering dan dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:
Bagaimana Nenek Moyang Kita Bertahan dari Kiamat Asteroid? Ini Penjelasannya

Polisi mengatakan mereka akan melanjutkan pencarian lebih banyak anggota kelompok itu pada Jumat, (14/4/2023) pagi menyusul laporan bahwa yang lain masih berada di hutan, demikian diwartakan BBC.
Polisi dilaporkan telah menemukan kuburan baru di hutan yang akan diselidiki pada Jumat.

Jemaat tersebut tergabung dalam Good News International Church yang dipimpin oleh seorang pendeta lokal yang telah masuk pantauan polisi karena diduga mendesak para pengikutnya untuk mati kelaparan agar bisa mencapai surga lebih cepat.
Pendeta itu saat ini dibebaskan dengan jaminan polisi setelah dia didakwa bulan lalu atas kematian dua anak yang orang tuanya adalah pengikutnya.</description><content:encoded>NAIROBI - Empat orang ditemukan tewas pada Kamis, (13/4/2023), dan hampir selusin lainnya dirawat di rumah sakit di daerah Kilifi pesisir Kenya, setelah diselamatkan saat menunggu akhir dunia yang akan segera terjadi.

BACA JUGA:
Takut Kiamat Terjadi di Uganda, Ratusan Anggota Sekte Melarikan Diri ke Ethiopia

Polisi mengatakan kelompok itu ditemukan di sebuah hutan di mana mereka telah tinggal selama beberapa hari setelah diberitahu seorang pengkhotbah setempat untuk berpuasa sambil menunggu untuk bertemu Yesus.
Pihak berwenang mengatakan mereka menyelamatkan 11 orang - enam dari mereka kurus kering dan dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:
Bagaimana Nenek Moyang Kita Bertahan dari Kiamat Asteroid? Ini Penjelasannya

Polisi mengatakan mereka akan melanjutkan pencarian lebih banyak anggota kelompok itu pada Jumat, (14/4/2023) pagi menyusul laporan bahwa yang lain masih berada di hutan, demikian diwartakan BBC.
Polisi dilaporkan telah menemukan kuburan baru di hutan yang akan diselidiki pada Jumat.

Jemaat tersebut tergabung dalam Good News International Church yang dipimpin oleh seorang pendeta lokal yang telah masuk pantauan polisi karena diduga mendesak para pengikutnya untuk mati kelaparan agar bisa mencapai surga lebih cepat.
Pendeta itu saat ini dibebaskan dengan jaminan polisi setelah dia didakwa bulan lalu atas kematian dua anak yang orang tuanya adalah pengikutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
