<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ma'ruf Amin: Malam Lailatul Qadar itu Bumi Penuh dengan Malaikat</title><description>Wapres mengajak umat Islam untuk mengetuk pintu langit di malam-malam terakhir bulan Ramadhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/14/337/2798344/ma-ruf-amin-malam-lailatul-qadar-itu-bumi-penuh-dengan-malaikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/14/337/2798344/ma-ruf-amin-malam-lailatul-qadar-itu-bumi-penuh-dengan-malaikat"/><item><title>Ma'ruf Amin: Malam Lailatul Qadar itu Bumi Penuh dengan Malaikat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/14/337/2798344/ma-ruf-amin-malam-lailatul-qadar-itu-bumi-penuh-dengan-malaikat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/14/337/2798344/ma-ruf-amin-malam-lailatul-qadar-itu-bumi-penuh-dengan-malaikat</guid><pubDate>Jum'at 14 April 2023 00:04 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/13/337/2798344/ma-ruf-amin-malam-lailatul-qadar-itu-bumi-penuh-dengan-malaikat-kB1V7Mubjv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/13/337/2798344/ma-ruf-amin-malam-lailatul-qadar-itu-bumi-penuh-dengan-malaikat-kB1V7Mubjv.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto : Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyempatkan untuk memberikan tausiah sebelum melaksanakan salat tarawih pada malam ke-23 Ramadan 1443 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (13/4/2023).

Pada kesempatan itu, Wapres mengajak umat Islam untuk mengetuk pintu langit di malam-malam terakhir bulan Ramadhan agar bisa mendapatkan Lailatul Qadar yang tidak akan ada satu orang pun tahu kapan turunnya kecuali Allah SWT.


BACA JUGA:
Ramadhan Berbagi, RPA Perindo Bagikan Ratusan Paket Takjil di Jakpus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Pada (akhir bulan Ramadan) yang menurut para ulama ini adalah malam-malam di mana turunnya Lailatul Qadar. Lailatul Qodar itu pertama Allah menyatakan kami turunkan Alquran pada malam Qadar, pada Lailatul Qadar,&amp;rdquo; kata Wapres.

Wapres mengatakan pada malam Lailatul Qadar, bumi akan dipenuhi malaikat untuk mendoakan umat yang meminta ampun kepada Allah atas dosa-dosanya.

&amp;ldquo;Malam Lailatul Qadar itu malaikat turun ke bumi, penuh bumi dengan malaikat, penuh seluruhnya. Untuk apa? Mendoakan, memintakan ampun kepada kita pada malam itu. Bahkan malaikat itu turun ke bumi itu ingin mendengar, melihat yang di langit tidak ada,&amp;rdquo; kata Wapres.


BACA JUGA:
Kunker ke Gorontalo, Wapres Hadiri Pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama


&amp;ldquo;Apa yang nggak ada di langit itu? Orang kaya yang bersadaqah memberi makan kepada orang miskin. Jadi orang bersedekah terutama di bulan Ramadan, itu malaikat pengen lihat itu karena di langit orang sedekahan nggak ada, orang sedekah itu nggak ada, nilainya besar sekali,&amp;rdquo; tambahnya.

Selain itu, Wapres mengatakan bahwa dalam sebuah Hadis Qudsi, Allah SWT lebih mencintai tangisan orang-orang yang berdosa daripada gemuruhnya suara orang yang bertasbih, apalagi di malam Ramadan yang penuh ampunan.&amp;ldquo;Mendengarkan tangisannya orang yang berdosa. Sebab ada Hadits Qudsi yang mengatakan tangisan orang berdosa lebih dicintai oleh Allah dari suaranya orang yang bertasbih, tapi Allah lebih suka tangisannya orang yang berdosa, apalagi di bulan Ramadan, pada malam Lailatul Qadar, orang yang berdosa menangis itu malaikat nggak ada di langit,&amp;rdquo; katanya.

Wapres pun mengajak umat Islam untuk mengetuk pintu langit di malam-malam terakhir bulan Ramadan agar bisa mendapatkan Lailatul Qadar yang tidak akan ada satu orang pun tahu kapan turunnya kecuali Allah SWT.

&amp;ldquo;Hanya memang Allah tidak menentukan, malam Lailatul Qadar itu di bulan Ramadan kapan, tanggal berapa itu Allah nggak tentukan. Supaya apa? Supaya kita mengejar terus, terutama di 10 akhir ini,  apa (malam) 21, 22, 23 (Ramadan) tidak ditentukan oleh Allah SWT, itu biasa seperti Allah menyebut jagalah salatmu dan salat apa ashar, magrib, isya, subuh, nggak disebutkan supaya semuanya,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menyempatkan untuk memberikan tausiah sebelum melaksanakan salat tarawih pada malam ke-23 Ramadan 1443 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (13/4/2023).

Pada kesempatan itu, Wapres mengajak umat Islam untuk mengetuk pintu langit di malam-malam terakhir bulan Ramadhan agar bisa mendapatkan Lailatul Qadar yang tidak akan ada satu orang pun tahu kapan turunnya kecuali Allah SWT.


BACA JUGA:
Ramadhan Berbagi, RPA Perindo Bagikan Ratusan Paket Takjil di Jakpus&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&amp;ldquo;Pada (akhir bulan Ramadan) yang menurut para ulama ini adalah malam-malam di mana turunnya Lailatul Qadar. Lailatul Qodar itu pertama Allah menyatakan kami turunkan Alquran pada malam Qadar, pada Lailatul Qadar,&amp;rdquo; kata Wapres.

Wapres mengatakan pada malam Lailatul Qadar, bumi akan dipenuhi malaikat untuk mendoakan umat yang meminta ampun kepada Allah atas dosa-dosanya.

&amp;ldquo;Malam Lailatul Qadar itu malaikat turun ke bumi, penuh bumi dengan malaikat, penuh seluruhnya. Untuk apa? Mendoakan, memintakan ampun kepada kita pada malam itu. Bahkan malaikat itu turun ke bumi itu ingin mendengar, melihat yang di langit tidak ada,&amp;rdquo; kata Wapres.


BACA JUGA:
Kunker ke Gorontalo, Wapres Hadiri Pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama


&amp;ldquo;Apa yang nggak ada di langit itu? Orang kaya yang bersadaqah memberi makan kepada orang miskin. Jadi orang bersedekah terutama di bulan Ramadan, itu malaikat pengen lihat itu karena di langit orang sedekahan nggak ada, orang sedekah itu nggak ada, nilainya besar sekali,&amp;rdquo; tambahnya.

Selain itu, Wapres mengatakan bahwa dalam sebuah Hadis Qudsi, Allah SWT lebih mencintai tangisan orang-orang yang berdosa daripada gemuruhnya suara orang yang bertasbih, apalagi di malam Ramadan yang penuh ampunan.&amp;ldquo;Mendengarkan tangisannya orang yang berdosa. Sebab ada Hadits Qudsi yang mengatakan tangisan orang berdosa lebih dicintai oleh Allah dari suaranya orang yang bertasbih, tapi Allah lebih suka tangisannya orang yang berdosa, apalagi di bulan Ramadan, pada malam Lailatul Qadar, orang yang berdosa menangis itu malaikat nggak ada di langit,&amp;rdquo; katanya.

Wapres pun mengajak umat Islam untuk mengetuk pintu langit di malam-malam terakhir bulan Ramadan agar bisa mendapatkan Lailatul Qadar yang tidak akan ada satu orang pun tahu kapan turunnya kecuali Allah SWT.

&amp;ldquo;Hanya memang Allah tidak menentukan, malam Lailatul Qadar itu di bulan Ramadan kapan, tanggal berapa itu Allah nggak tentukan. Supaya apa? Supaya kita mengejar terus, terutama di 10 akhir ini,  apa (malam) 21, 22, 23 (Ramadan) tidak ditentukan oleh Allah SWT, itu biasa seperti Allah menyebut jagalah salatmu dan salat apa ashar, magrib, isya, subuh, nggak disebutkan supaya semuanya,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
