<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Pengajian Intelijen yang Mengundang Tawa</title><description>Salah satunya adalah kisah tentang pengajian yang terkadang menyimpan cerita lucu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2798724/humor-gus-dur-pengajian-intelijen-yang-mengundang-tawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2798724/humor-gus-dur-pengajian-intelijen-yang-mengundang-tawa"/><item><title>Humor Gus Dur: Pengajian Intelijen yang Mengundang Tawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2798724/humor-gus-dur-pengajian-intelijen-yang-mengundang-tawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2798724/humor-gus-dur-pengajian-intelijen-yang-mengundang-tawa</guid><pubDate>Sabtu 15 April 2023 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/14/337/2798724/humor-gus-dur-pengajian-intelijen-yang-mengundang-tawa-eFvfN5zE4S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/14/337/2798724/humor-gus-dur-pengajian-intelijen-yang-mengundang-tawa-eFvfN5zE4S.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak dan meredadakan ketegangan politik yang terjadi pada saat itu.
Salah satunya adalah kisah tentang pengajian yang terkadang menyimpan cerita lucu, baik dari materi yang disampaikan penceramah atau kejadian di dalamnya. Dikutip NU Online, alkisah pada suatu pengajian di malan hari, penceramah yang bernama Kiai Romdoni mengangkat tema jundullah (pasukan Allah) dan jihad fi sabilillah dalam kehidupan sehari-hari dalam makna yang lebih humanis.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Suksesi Bikin Bulu Kuduk Presiden Berdiri&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Jamaah yang terdiri dari campuran anak muda dan orang-orang tua itu terlihat khusyuk menyimak penjelasan Kiai Romdoni selama kurang lebih dua jam.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Puasa Rajab Ala Gus Dur yang Mengundang Gelak Tawa

Setelah pengajian selesai, para jamaah pengajian satu per satu menyalami Kiai Romdoni. Saat bersalaman dengan jamaah bernama Kodir, pemuda yang dikenal tengil di kampung, Kiai Romdoni pun mengatakan suatu pesan khusus.&amp;ldquo;Dir, jadilah kamu jundullah yang taat dan pantang menyerah dalam hidup,&amp;rdquo; ucap Kiai Romdoni.



&amp;ldquo;Oiya, pasti kiai,&amp;rdquo; jawab Kodir.

&amp;ldquo;Tapi, kenapa kamu jarang terlihat di pengajian?&amp;rdquo; tanya kiai.



&amp;ldquo;Wah, kiai belum tahu ya, saya kan di bagian intelijen jundullah. Jadi nggak bisa dong ketahuan banyak orang,&amp;rdquo; ujar Kodir.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur diketahui kerap melontarkan humor. Humor ini bisa membuat orang tertawa terbahak-bahak dan meredadakan ketegangan politik yang terjadi pada saat itu.
Salah satunya adalah kisah tentang pengajian yang terkadang menyimpan cerita lucu, baik dari materi yang disampaikan penceramah atau kejadian di dalamnya. Dikutip NU Online, alkisah pada suatu pengajian di malan hari, penceramah yang bernama Kiai Romdoni mengangkat tema jundullah (pasukan Allah) dan jihad fi sabilillah dalam kehidupan sehari-hari dalam makna yang lebih humanis.


BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Suksesi Bikin Bulu Kuduk Presiden Berdiri&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Jamaah yang terdiri dari campuran anak muda dan orang-orang tua itu terlihat khusyuk menyimak penjelasan Kiai Romdoni selama kurang lebih dua jam.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Puasa Rajab Ala Gus Dur yang Mengundang Gelak Tawa

Setelah pengajian selesai, para jamaah pengajian satu per satu menyalami Kiai Romdoni. Saat bersalaman dengan jamaah bernama Kodir, pemuda yang dikenal tengil di kampung, Kiai Romdoni pun mengatakan suatu pesan khusus.&amp;ldquo;Dir, jadilah kamu jundullah yang taat dan pantang menyerah dalam hidup,&amp;rdquo; ucap Kiai Romdoni.



&amp;ldquo;Oiya, pasti kiai,&amp;rdquo; jawab Kodir.

&amp;ldquo;Tapi, kenapa kamu jarang terlihat di pengajian?&amp;rdquo; tanya kiai.



&amp;ldquo;Wah, kiai belum tahu ya, saya kan di bagian intelijen jundullah. Jadi nggak bisa dong ketahuan banyak orang,&amp;rdquo; ujar Kodir.

</content:encoded></item></channel></rss>
