<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Yana Mulyana Kena OTT KPK, Diduga Terlibat Suap Pengadaan CCTV</title><description>Yana Mulyana diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2799035/yana-mulyana-kena-ott-kpk-diduga-terlibat-suap-pengadaan-cctv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2799035/yana-mulyana-kena-ott-kpk-diduga-terlibat-suap-pengadaan-cctv"/><item><title>Yana Mulyana Kena OTT KPK, Diduga Terlibat Suap Pengadaan CCTV</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2799035/yana-mulyana-kena-ott-kpk-diduga-terlibat-suap-pengadaan-cctv</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/15/337/2799035/yana-mulyana-kena-ott-kpk-diduga-terlibat-suap-pengadaan-cctv</guid><pubDate>Sabtu 15 April 2023 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/15/337/2799035/yana-mulyana-kena-ott-kpk-diduga-terlibat-suap-pengadaan-cctv-JlPwfUz6Bo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yana Mulyana (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/15/337/2799035/yana-mulyana-kena-ott-kpk-diduga-terlibat-suap-pengadaan-cctv-JlPwfUz6Bo.jpg</image><title>Yana Mulyana (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana (YM) dan sejumlah pihak lainnya saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat pada Jumat, 14 April 2023.

Yana Mulyana diduga terlibat praktik suap menyuap terkait pengadaan barang dan jasa. Adapun, pengadaan barang dan jasa tersebut berkaitan dengan proyek pemasangan kamera pengawas (CCTV) penyediaan jaringan internet di Bandung.

&quot;Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet,&quot; kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (15/4/2023).

Saat ini, tim KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Yana Mulyana dan para pihak lainnya yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Yang Mulyana dan pihak-pihak lainnya.


BACA JUGA:
Breaking News! KPK OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana


Kabarnya, KPK juga menangkap pihak lainnya dalam OTT tersebut. Tapi, Ali belum mengungkap keseluruhan. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

&quot;Kami segera lakukan permintaan keterangan lebih dahulu kepada para pihak yang ditangkap. Berikutnya segera menentukan sikap 1x 24 jam setelah penangkapan tersebut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana (YM) dan sejumlah pihak lainnya saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat pada Jumat, 14 April 2023.

Yana Mulyana diduga terlibat praktik suap menyuap terkait pengadaan barang dan jasa. Adapun, pengadaan barang dan jasa tersebut berkaitan dengan proyek pemasangan kamera pengawas (CCTV) penyediaan jaringan internet di Bandung.

&quot;Diduga terkait suap pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet,&quot; kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (15/4/2023).

Saat ini, tim KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Yana Mulyana dan para pihak lainnya yang diamankan dalam OTT tersebut. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Yang Mulyana dan pihak-pihak lainnya.


BACA JUGA:
Breaking News! KPK OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana


Kabarnya, KPK juga menangkap pihak lainnya dalam OTT tersebut. Tapi, Ali belum mengungkap keseluruhan. KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut.

&quot;Kami segera lakukan permintaan keterangan lebih dahulu kepada para pihak yang ditangkap. Berikutnya segera menentukan sikap 1x 24 jam setelah penangkapan tersebut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
