<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kesal Sering Dimarahi, Anak di Malang Tusuk Ibunya hingga Tewas</title><description>Seorang anak di Kabupaten Malang, Jawa Timur tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Sunarsih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/16/519/2799377/kesal-sering-dimarahi-anak-di-malang-tusuk-ibunya-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/16/519/2799377/kesal-sering-dimarahi-anak-di-malang-tusuk-ibunya-hingga-tewas"/><item><title>Kesal Sering Dimarahi, Anak di Malang Tusuk Ibunya hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/16/519/2799377/kesal-sering-dimarahi-anak-di-malang-tusuk-ibunya-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/16/519/2799377/kesal-sering-dimarahi-anak-di-malang-tusuk-ibunya-hingga-tewas</guid><pubDate>Minggu 16 April 2023 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/16/519/2799377/kesal-sering-dimarahi-anak-di-malang-tusuk-ibunya-hingga-tewas-Ju9zYNAxCx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/16/519/2799377/kesal-sering-dimarahi-anak-di-malang-tusuk-ibunya-hingga-tewas-Ju9zYNAxCx.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MALANG - Seorang anak di Kabupaten Malang, Jawa Timur tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Sunarsih.

Pelaku David Humaidi Candra Kuncoro (27), warga Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, menusukkan pisau berukuran 10 sentimeter di bagian perut dan dada sebanyak tiga kali kepada Sunarsih pada Sabtu (15/4/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA:
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Disertai Mutilasi di Yogya

Salah satu tetangga pelaku berinisial S mengatakan, sejak kedatangannya dari Hong Kong, korban sering memarahi pelaku persoalan uang.

&quot;Korban mungkin sering marah kepada pelaku karena uang hasil kerjanya di Hong Kong selama ini, yang dikirimkan korban ke pelaku selalu habis,&quot; ujar S dikonfirmasi.

Sementara itu, korban sudah sudah bertahun-tahun bekerja di Hong Kong, dan setiap hampir lebaran selalu pulang. &quot;Sedangkan David di sini jarang bekerja. Kerjanya juga serabutan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
3 Kasus Dukun Pengganda Uang, Slamet Tohari dan Wowon Lakukan Pembunuhan Berantai


Pada dasarnya, menurut penuturan S, David selama ini berperilaku baik. Hanya saja saat itu pihaknya terlalu emosi karena terlalu sering dimarahi oleh korban.

&quot;Kalau nakal tidak. Cuma selama ini memang ia memang malas bekerja,&quot; ujarnya.

Kasatreskrim Polres Malang Iptu Wahyu Rizki Saputro mengungkapkan, pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Malang, usai melakukan aksinya pada Sabtu pagi, 15 April 2023 sekitar pukul 09.00 WIB. Dugaannya pelaku melakukan aksinya karena sakit hati akibat sering dimarahi ibunya.



&quot;Korban ini baru pulang dari merantau ke Hong Kong. Ia baru pulang sekitar 2 pekan yang lalu,&quot; ujar Wahyu Rizki Saputro, dikonfirmasi MPI pada Sabtu malam



Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih dalam terhadap pelaku. &quot;Anggota masih melakukan penyelidikan lebih dalam,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>MALANG - Seorang anak di Kabupaten Malang, Jawa Timur tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, Sunarsih.

Pelaku David Humaidi Candra Kuncoro (27), warga Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, menusukkan pisau berukuran 10 sentimeter di bagian perut dan dada sebanyak tiga kali kepada Sunarsih pada Sabtu (15/4/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA:
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Disertai Mutilasi di Yogya

Salah satu tetangga pelaku berinisial S mengatakan, sejak kedatangannya dari Hong Kong, korban sering memarahi pelaku persoalan uang.

&quot;Korban mungkin sering marah kepada pelaku karena uang hasil kerjanya di Hong Kong selama ini, yang dikirimkan korban ke pelaku selalu habis,&quot; ujar S dikonfirmasi.

Sementara itu, korban sudah sudah bertahun-tahun bekerja di Hong Kong, dan setiap hampir lebaran selalu pulang. &quot;Sedangkan David di sini jarang bekerja. Kerjanya juga serabutan,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
3 Kasus Dukun Pengganda Uang, Slamet Tohari dan Wowon Lakukan Pembunuhan Berantai


Pada dasarnya, menurut penuturan S, David selama ini berperilaku baik. Hanya saja saat itu pihaknya terlalu emosi karena terlalu sering dimarahi oleh korban.

&quot;Kalau nakal tidak. Cuma selama ini memang ia memang malas bekerja,&quot; ujarnya.

Kasatreskrim Polres Malang Iptu Wahyu Rizki Saputro mengungkapkan, pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Malang, usai melakukan aksinya pada Sabtu pagi, 15 April 2023 sekitar pukul 09.00 WIB. Dugaannya pelaku melakukan aksinya karena sakit hati akibat sering dimarahi ibunya.



&quot;Korban ini baru pulang dari merantau ke Hong Kong. Ia baru pulang sekitar 2 pekan yang lalu,&quot; ujar Wahyu Rizki Saputro, dikonfirmasi MPI pada Sabtu malam



Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih dalam terhadap pelaku. &quot;Anggota masih melakukan penyelidikan lebih dalam,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
