<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penampakan Jalur Ekstrem Rawan Laka di Lingkar Gentong, Pemudik Waspada!</title><description>Dengan jarak itu fokus para pemudik sangat menentukan keamanan saat melintas di sana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799380/penampakan-jalur-ekstrem-rawan-laka-di-lingkar-gentong-pemudik-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799380/penampakan-jalur-ekstrem-rawan-laka-di-lingkar-gentong-pemudik-waspada"/><item><title>Penampakan Jalur Ekstrem Rawan Laka di Lingkar Gentong, Pemudik Waspada!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799380/penampakan-jalur-ekstrem-rawan-laka-di-lingkar-gentong-pemudik-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799380/penampakan-jalur-ekstrem-rawan-laka-di-lingkar-gentong-pemudik-waspada</guid><pubDate>Minggu 16 April 2023 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/16/525/2799380/penampakan-jalur-ekstrem-rawan-laka-di-lingkar-gentong-pemudik-waspada-df3MVG1aeR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalur ekstrem lingkar Gentong (Foto: Andri Bagus)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/16/525/2799380/penampakan-jalur-ekstrem-rawan-laka-di-lingkar-gentong-pemudik-waspada-df3MVG1aeR.jpg</image><title>Jalur ekstrem lingkar Gentong (Foto: Andri Bagus)</title></images><description>TASIKMALAYA - Jalur Gentong yang menghubungkan Bandung ke Tasikmalaya menjadi salah satu jalan favorit bagi para pemudik menuju berbagai daerah di Pulau Jawa. Namun, di sana ada beberapa tikungan yang memerlukan konsentrasi para pemudik agar terhindar dari kecelakaan.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di sana, Sabtu (15/4/2023), tikungan letter &quot;S&quot; setelah pos polisi di Jalan Raya Lingkar Gentong sangat mengundang perhatian. Pasalnya, jalan itu menikung tajam dan menurun cukup curam.

BACA JUGA:
Pemudik Diimbau Waspada Jalan Licin dan Longsor di Jalur Lingkar Gentong


Tikungan letter &quot;S&quot; itu sekitar 300 meter. Namun, dengan jarak itu fokus para pemudik sangat menentukan keamanan saat melintas di sana.

Pemudik yang ingin melintas di sana direkomendasikan memacu kendaraan dengan kecepatan rendah berkisar 20 Kilometer (KM) per jam. Hal itu demi keselamatan pemudik saat melintas di sana.

BACA JUGA:
Pemudik Mulai Ramai Masuk Jateng, Ganjar Sambangi Terminal hingga Posko Lebaran


Kalau hujan turun, kondisi jalan pun cenderung licin. Jadi, itu harus menjadi perhatian betul para pemudik yang melintas. Tidak hanya itu di lokasi tersebut pun minim penerangan saat malam hari. Jadi, waktu yang paling tepat melintas di sana ada pagi sampai sore hari.



Untuk kondisi aspal di jalan tersebut terlihat tidak ada masalah. Oleh dikarenakan, tidak ada titik-titik jalan rusak yang bakal membahayakan para pemudik.</description><content:encoded>TASIKMALAYA - Jalur Gentong yang menghubungkan Bandung ke Tasikmalaya menjadi salah satu jalan favorit bagi para pemudik menuju berbagai daerah di Pulau Jawa. Namun, di sana ada beberapa tikungan yang memerlukan konsentrasi para pemudik agar terhindar dari kecelakaan.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di sana, Sabtu (15/4/2023), tikungan letter &quot;S&quot; setelah pos polisi di Jalan Raya Lingkar Gentong sangat mengundang perhatian. Pasalnya, jalan itu menikung tajam dan menurun cukup curam.

BACA JUGA:
Pemudik Diimbau Waspada Jalan Licin dan Longsor di Jalur Lingkar Gentong


Tikungan letter &quot;S&quot; itu sekitar 300 meter. Namun, dengan jarak itu fokus para pemudik sangat menentukan keamanan saat melintas di sana.

Pemudik yang ingin melintas di sana direkomendasikan memacu kendaraan dengan kecepatan rendah berkisar 20 Kilometer (KM) per jam. Hal itu demi keselamatan pemudik saat melintas di sana.

BACA JUGA:
Pemudik Mulai Ramai Masuk Jateng, Ganjar Sambangi Terminal hingga Posko Lebaran


Kalau hujan turun, kondisi jalan pun cenderung licin. Jadi, itu harus menjadi perhatian betul para pemudik yang melintas. Tidak hanya itu di lokasi tersebut pun minim penerangan saat malam hari. Jadi, waktu yang paling tepat melintas di sana ada pagi sampai sore hari.



Untuk kondisi aspal di jalan tersebut terlihat tidak ada masalah. Oleh dikarenakan, tidak ada titik-titik jalan rusak yang bakal membahayakan para pemudik.</content:encoded></item></channel></rss>
