<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalur Pantura Cirebon Mulai Dipadati Kendaraan Pemudik</title><description>Pemudik yang didominasi kendaraan bermotor ini, melaju dengan kecepatan 50 kilometer hingga 80 kilometer per jam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799403/jalur-pantura-cirebon-mulai-dipadati-kendaraan-pemudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799403/jalur-pantura-cirebon-mulai-dipadati-kendaraan-pemudik"/><item><title>Jalur Pantura Cirebon Mulai Dipadati Kendaraan Pemudik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799403/jalur-pantura-cirebon-mulai-dipadati-kendaraan-pemudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/16/525/2799403/jalur-pantura-cirebon-mulai-dipadati-kendaraan-pemudik</guid><pubDate>Minggu 16 April 2023 05:45 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/16/525/2799403/jalur-pantura-cirebon-mulai-dipadari-kendaraan-pemudik-mq2TK1gWe5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalur Pantura Cirebon (Foto: Abdul Rochman)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/16/525/2799403/jalur-pantura-cirebon-mulai-dipadari-kendaraan-pemudik-mq2TK1gWe5.jpg</image><title>Jalur Pantura Cirebon (Foto: Abdul Rochman)</title></images><description>CIREBON - Arus mudik lebaran 2023 di jalur pantura By Pass Kota Cirebon, dari arah Jakarta menuju Jawa tengah dan Jawa timur terpantau padat merayap.
Iring-iringan kendaraan pemudik yang didominasi sepeda motor dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), yang melewati ruas jalur arteri pantura Kota Cirebon sejak Sabtu 15 April 2023 sore, hingga minggu dini hari volume kendaraan tersebut terus meningkat.

BACA JUGA:
Penampakan Jalur Ekstrem Rawan Laka di Lingkar Gentong, Pemudik Waspada!

Pemudik yang didominasi kendaraan bermotor ini, melaju dengan kecepatan 50 kilometer hingga 80 kilometer per jam. Bahkan, pemudik sesekali terlihat bergerombol saat melintasi jalur pantura bypass Ahmad Yani.
Rata-rata pemudik mengaku lebih senang melakukan perjalanan di malam hari. Karena, menghindari terik matahari dan kemacetan yang kerap terjadi di sepanjang jalur pantura.

BACA JUGA:
Pemudik Diimbau Waspada Jalan Licin dan Longsor di Jalur Lingkar Gentong

Seperti diakui Imam, salah seorang pemudik dari Bogor dengan tujuan Pemalang. Ia dan temannya mengaku mudik di awal, dan lebih suka melakukan perjalanan mudik di malam hari, karena tidak panas dan menghindari kemacetan.&quot;Kami lebih suka mudik malam, karena kalau melakukan perjalanan di siang hari cuacanya panas dan sering terjebak macet,&quot; katanya.
Selama perjalanan mudik, diakui Imam, ia sempat terjebak macet di wilayah pantura Bekasi hingga Kerawang.
&quot;Di perjalanan sempat terjebak macet, alhamdulillah, malam ini kami sudah sampai Cirebon, dan sebentar lagi masuk Jawa tengah,&quot; katanya.
Sementara itu, petugas Polres Cirebon Kota, melakukan himbauan kepada seluruh pemudik agar lebih berhati-hati. Lantaran kondisi malam hari, di sepanjang jalur pantura gelap dan turun hujan.</description><content:encoded>CIREBON - Arus mudik lebaran 2023 di jalur pantura By Pass Kota Cirebon, dari arah Jakarta menuju Jawa tengah dan Jawa timur terpantau padat merayap.
Iring-iringan kendaraan pemudik yang didominasi sepeda motor dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), yang melewati ruas jalur arteri pantura Kota Cirebon sejak Sabtu 15 April 2023 sore, hingga minggu dini hari volume kendaraan tersebut terus meningkat.

BACA JUGA:
Penampakan Jalur Ekstrem Rawan Laka di Lingkar Gentong, Pemudik Waspada!

Pemudik yang didominasi kendaraan bermotor ini, melaju dengan kecepatan 50 kilometer hingga 80 kilometer per jam. Bahkan, pemudik sesekali terlihat bergerombol saat melintasi jalur pantura bypass Ahmad Yani.
Rata-rata pemudik mengaku lebih senang melakukan perjalanan di malam hari. Karena, menghindari terik matahari dan kemacetan yang kerap terjadi di sepanjang jalur pantura.

BACA JUGA:
Pemudik Diimbau Waspada Jalan Licin dan Longsor di Jalur Lingkar Gentong

Seperti diakui Imam, salah seorang pemudik dari Bogor dengan tujuan Pemalang. Ia dan temannya mengaku mudik di awal, dan lebih suka melakukan perjalanan mudik di malam hari, karena tidak panas dan menghindari kemacetan.&quot;Kami lebih suka mudik malam, karena kalau melakukan perjalanan di siang hari cuacanya panas dan sering terjebak macet,&quot; katanya.
Selama perjalanan mudik, diakui Imam, ia sempat terjebak macet di wilayah pantura Bekasi hingga Kerawang.
&quot;Di perjalanan sempat terjebak macet, alhamdulillah, malam ini kami sudah sampai Cirebon, dan sebentar lagi masuk Jawa tengah,&quot; katanya.
Sementara itu, petugas Polres Cirebon Kota, melakukan himbauan kepada seluruh pemudik agar lebih berhati-hati. Lantaran kondisi malam hari, di sepanjang jalur pantura gelap dan turun hujan.</content:encoded></item></channel></rss>
