<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Brasil Sentil Joe Biden, Minta AS Setop Kirim Senjata ke Zelensky</title><description>Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva meminta agar Amerika Serikat dan sekutunya tak memperpanjang perang Ukraina dan Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/17/18/2800315/presiden-brasil-sentil-joe-biden-minta-as-setop-kirim-senjata-ke-zelensky</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/17/18/2800315/presiden-brasil-sentil-joe-biden-minta-as-setop-kirim-senjata-ke-zelensky"/><item><title>Presiden Brasil Sentil Joe Biden, Minta AS Setop Kirim Senjata ke Zelensky</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/17/18/2800315/presiden-brasil-sentil-joe-biden-minta-as-setop-kirim-senjata-ke-zelensky</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/17/18/2800315/presiden-brasil-sentil-joe-biden-minta-as-setop-kirim-senjata-ke-zelensky</guid><pubDate>Senin 17 April 2023 20:13 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/17/18/2800315/presiden-brasil-sentil-joe-biden-minta-as-setop-kirim-senjata-ke-zelensky-vkVMAV9LtV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luiz Lula da Silva (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/17/18/2800315/presiden-brasil-sentil-joe-biden-minta-as-setop-kirim-senjata-ke-zelensky-vkVMAV9LtV.jpg</image><title>Luiz Lula da Silva (Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMi80LzE2NTE4OS81L3g4azBwNHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BRASIL - Presiden Brasil,  Luiz Inacio Lula da Silva meminta agar Amerika Serikat dan sekutunya tak memperpanjang perang antara Ukraina dan Rusia. Ia meminta Amerika CS tak membantu Kiev mendapatkan tambahan senjata untuk bertempur.

Luiz Inacio Lula da Silva memperingatkan Washington agar tidak menyulut konflik lebih jauh lagi di Ukraina. Lula mengatakan kepada awak media pascapertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing bahwa.

&quot;AS harus berhenti mendorong perang dan mulai bicara soal perdamaian. Uni Eropa perlu memulai pembicaraan tentang perdamaian sehingga kami dapat meyakinkan Putin (Presiden Rusia) dan Zelensky (Presiden Ukraina) bahwa semua pihak menginginkan perdamaian, dan perang saat ini hanya menarik untuk mereka berdua,&quot; kata Lula dikutip Sputnik
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Supaya Warga Berlindung, Ukraina Pakai Suara Star Wars untuk Penanda Serangan Rusia

Ia mengaku, bersama Xi juga berdiskusi tentang gagasan untuk membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari negara-negara sepaham untuk menangani konflik Ukraina.

&quot;Saya punya sebuah teori yang telah saya pertahankan dengan Macron (Presiden Prancis), Olaf Scholz (Kanselir Jerman), dan Biden (Presiden AS), dan kemarin, kami mendiskusikannya dengan Xi Jinping,&quot; kata Lula.



&quot;Kita perlu membentuk sebuah kelompok berisikan negara-negara yang memiliki tekad untuk mencari cara agar perdamaian dapat tercipta,&quot; ujarnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Lula menyusul pernyataan yang disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre bahwa AS akan terus memasok bantuan militer kepada Ukraina.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xMi80LzE2NTE4OS81L3g4azBwNHM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BRASIL - Presiden Brasil,  Luiz Inacio Lula da Silva meminta agar Amerika Serikat dan sekutunya tak memperpanjang perang antara Ukraina dan Rusia. Ia meminta Amerika CS tak membantu Kiev mendapatkan tambahan senjata untuk bertempur.

Luiz Inacio Lula da Silva memperingatkan Washington agar tidak menyulut konflik lebih jauh lagi di Ukraina. Lula mengatakan kepada awak media pascapertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing bahwa.

&quot;AS harus berhenti mendorong perang dan mulai bicara soal perdamaian. Uni Eropa perlu memulai pembicaraan tentang perdamaian sehingga kami dapat meyakinkan Putin (Presiden Rusia) dan Zelensky (Presiden Ukraina) bahwa semua pihak menginginkan perdamaian, dan perang saat ini hanya menarik untuk mereka berdua,&quot; kata Lula dikutip Sputnik
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Supaya Warga Berlindung, Ukraina Pakai Suara Star Wars untuk Penanda Serangan Rusia

Ia mengaku, bersama Xi juga berdiskusi tentang gagasan untuk membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari negara-negara sepaham untuk menangani konflik Ukraina.

&quot;Saya punya sebuah teori yang telah saya pertahankan dengan Macron (Presiden Prancis), Olaf Scholz (Kanselir Jerman), dan Biden (Presiden AS), dan kemarin, kami mendiskusikannya dengan Xi Jinping,&quot; kata Lula.



&quot;Kita perlu membentuk sebuah kelompok berisikan negara-negara yang memiliki tekad untuk mencari cara agar perdamaian dapat tercipta,&quot; ujarnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Lula menyusul pernyataan yang disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre bahwa AS akan terus memasok bantuan militer kepada Ukraina.</content:encoded></item></channel></rss>
