<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembentukan Satgas Transaksi Rp349 Triliun, Pemuda Perindo: Jangan Libatkan Instansi Objek Operasi</title><description>Lebih baik tim memaksimalkan peran PPATK, intelijen baik Polri maupun Kejaksaan Agung serta BIN atau KPK sekaligus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/17/337/2800235/pembentukan-satgas-transaksi-rp349-triliun-pemuda-perindo-jangan-libatkan-instansi-objek-operasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/17/337/2800235/pembentukan-satgas-transaksi-rp349-triliun-pemuda-perindo-jangan-libatkan-instansi-objek-operasi"/><item><title>Pembentukan Satgas Transaksi Rp349 Triliun, Pemuda Perindo: Jangan Libatkan Instansi Objek Operasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/17/337/2800235/pembentukan-satgas-transaksi-rp349-triliun-pemuda-perindo-jangan-libatkan-instansi-objek-operasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/17/337/2800235/pembentukan-satgas-transaksi-rp349-triliun-pemuda-perindo-jangan-libatkan-instansi-objek-operasi</guid><pubDate>Senin 17 April 2023 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Angga Rosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/17/337/2800235/pembentukan-satgas-transaksi-rp349-triliun-pemuda-perindo-jangan-libatkan-instansi-objek-operasi-SjFRLrGAS5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Pemuda Perindo Effendi Syahputra (Foto: Dok Okzone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/17/337/2800235/pembentukan-satgas-transaksi-rp349-triliun-pemuda-perindo-jangan-libatkan-instansi-objek-operasi-SjFRLrGAS5.jpg</image><title>Ketua Pemuda Perindo Effendi Syahputra (Foto: Dok Okzone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNy82Ni8xNjUzMTAvNS94OGs1dTlj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua DPP Pemuda Partai Perindo Effendi Syahputra menyatakan, pihaknya mendukung Mahfud MD membentuk satgas untuk mengusut skandal Rp349 triliun di lingkungan Kemenkeu.
Hanya saja, Effendi minta Satgas tidak melibatkan instansi yang akan menjadi objek operasi.
&quot;Conflict interstes akan sangat mungkin terjadi dalam operasi tim satgas. Kita minta satgas tidak melibatkan Ditjend Bea Cukai dan Ditjen Pajak di dalam tim satgas karena nyata-nyata merekalah objek dari operasi ini,&quot; katanya, Senin (17/4/2023).
Menurutnya, lebih baik tim memaksimalkan peran PPATK, intelijen baik Polri maupun Kejaksaan Agung serta BIN atau KPK sekaligus. Perlu juga di tambah unsur Bank Indonesia.

BACA JUGA:
Pro Kerakyatan, Jadi Alasan Eks Kepala BPH Migas Gabung Partai Perindo

&quot;Masa mau bongkar jaringan narkoba tapi bandar narkobanya ikutdan dalam tim. Itu agak aneh,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Pemuda Perindo Jabar Gelorakan Sektor UMKM untuk Generasi Milenial
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNy82Ni8xNjUzMTAvNS94OGs1dTlj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua DPP Pemuda Partai Perindo Effendi Syahputra menyatakan, pihaknya mendukung Mahfud MD membentuk satgas untuk mengusut skandal Rp349 triliun di lingkungan Kemenkeu.
Hanya saja, Effendi minta Satgas tidak melibatkan instansi yang akan menjadi objek operasi.
&quot;Conflict interstes akan sangat mungkin terjadi dalam operasi tim satgas. Kita minta satgas tidak melibatkan Ditjend Bea Cukai dan Ditjen Pajak di dalam tim satgas karena nyata-nyata merekalah objek dari operasi ini,&quot; katanya, Senin (17/4/2023).
Menurutnya, lebih baik tim memaksimalkan peran PPATK, intelijen baik Polri maupun Kejaksaan Agung serta BIN atau KPK sekaligus. Perlu juga di tambah unsur Bank Indonesia.

BACA JUGA:
Pro Kerakyatan, Jadi Alasan Eks Kepala BPH Migas Gabung Partai Perindo

&quot;Masa mau bongkar jaringan narkoba tapi bandar narkobanya ikutdan dalam tim. Itu agak aneh,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Pemuda Perindo Jabar Gelorakan Sektor UMKM untuk Generasi Milenial
</content:encoded></item></channel></rss>
