<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Pahlawan yang Sering Dijadikan Nama Jalan, Soekarno hingga Jenderal Soedirman</title><description>Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno merupakan pahlawan yang namanya kerap kali digunakan untuk nama jalan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800404/5-pahlawan-yang-sering-dijadikan-nama-jalan-soekarno-hingga-jenderal-soedirman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800404/5-pahlawan-yang-sering-dijadikan-nama-jalan-soekarno-hingga-jenderal-soedirman"/><item><title>5 Pahlawan yang Sering Dijadikan Nama Jalan, Soekarno hingga Jenderal Soedirman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800404/5-pahlawan-yang-sering-dijadikan-nama-jalan-soekarno-hingga-jenderal-soedirman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800404/5-pahlawan-yang-sering-dijadikan-nama-jalan-soekarno-hingga-jenderal-soedirman</guid><pubDate>Selasa 18 April 2023 02:42 WIB</pubDate><dc:creator>Meuthia Hamidah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/18/337/2800404/5-pahlawan-yang-sering-dijadikan-nama-jalan-soekarno-hingga-jenderal-soedirman-exqFSx4Y41.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soekarno (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/18/337/2800404/5-pahlawan-yang-sering-dijadikan-nama-jalan-soekarno-hingga-jenderal-soedirman-exqFSx4Y41.jpg</image><title>Soekarno (Foto: Wikipedia)</title></images><description>PARA pahlawan memiliki jasa besar dalam kemerdekaan Indonesia. Mereka berjuang untuk membebaskan diri dari penjajah dengan mempertaruhkan banyak hal, bahkan nyawa mereka.

Karena itu, pemerintah memberikan gelar pahlawan sebagai penghargaan kepada mereka. Selain itu, untuk mengenangnya, nama para pahlawan juga kerap diabadikan sebagai nama jalan, gedung, maupun tempat.

Berikut beberapa pahlawan yang sering dijadikan nama jalan:

1. Soekarno

Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno merupakan pahlawan yang namanya kerap kali digunakan untuk nama jalan. Salah satu kota di Indonesia yang menggunakan nama Soekarno sebagai nama jalan adalah Kota Bandung, dengan nama Jalan Soekarno Hatta. Tak hanya di dalam negeri, nama Soekarno juga dijadikan nama jalan maupun tempat di beberapa negara, seperti di Maroko.

Perjuangan Soekarno untuk Indonesia sudah begitu banyak, mulai dari ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927 dengan tujuan untuk Indonesia merdeka. Hingga pada akhirnya perjuangannya terbayar, ia dan tokoh pahlawan lainnya menyusun teks proklamasi yang dibacakan pada 17 Agustus 1945. Proklamasi kemerdekaan tersebut sekaligus mengukuhkan kedaulatan Republik Indonesia.


BACA JUGA:
Cerita Korek Api saat Soekarno Berkeliling di Kuba, Awalnya Menegangkan Berujung Tawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;


2. Jenderal Soedirman

Selanjutnya adalah Jenderal Soedirman. Panglima Besar Jenderal Soedirman dipakai namanya untuk Jalan Jenderal Soedirman yang berada di daerah Jakarta Selatan. Bukan cuma di Jakarta, sejumlah kota lainnya di Indonesia juga memiliki jalan bernama Jalan Jenderal Soedirman. Sebut saja di Bandung, Padang, dan Pekanbaru.

Soedirman merupakan pahlawan yang dikenal memiliki strategi perang yang jenius. Mulanya ia bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) hingga ia kerap memimpin pasukannya dalam pertempuran dengan penjajah. Salah satunya saat ia memimpin pasukannya untuk melawan sekutu, yang berhasil membuat sekutu mundur dari Ambarawa ke Semarang. Keberhasilannya dalam Pertempuran Ambarawa ini membuatnya mendapat perhatian dari Bung Karno dan ia pun diangkat menjadi jenderal pada 18 Desember 1945.


BACA JUGA:
Momen Mengerikan Jenderal Sudirman dan Pasukannya Lolos dari Sergapan Sekutu


3. Ir. H. Juanda

Ir. H. Juanda menjadi pahlawan yang namanya sering pula digunakan sebagai nama jalan. Salah satunya adalah Jalan Ir. H. Juanda yang berada di Jakarta Pusat. Selain itu, terdapat pula di Bandung, Bekasi, Depok, dan lain-lain.

Ia merupakan sosok di balik Deklarasi Djuanda. Deklarasi ini berisi mengenai penegasan wilayah kedaulatan maritim Indonesia yang kemudian diresmikan menjadi UU No.4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Poin-poin penting yang ada pada deklarasi itu yaitu Indonesia memiliki coraknya tersendiri sebagai negara kepulauan dan merupakan satu kesatuan sejak dulu, serta menentang untuk ketentuan ordonansi 1939 yang ia anggap akan menyebabkan perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).4. H.R. Rasuna Said

Rasuna Said adalah pahlawan perempuan asal Minang yang ditakuti oleh Belanda. Nama Rasuna Said digunakan untuk nama jalan di daerah Jakarta Selatan, selain di Bandar Lampung, Tangerang, Padang, dan lain-lain.

Kiprah perjuangan Rasuna Said dimulai pada saat ia aktif di Sarekat Rakyat tahun 1926. Rasuna memiliki keahlian dalam berpidato dan berdebat, keahliannya ini membuat dirinya disebut sebagai &amp;ldquo;Singa Betina dari Minangkabau&amp;rdquo;. Setelah kemerdekaan, Rasuna ikut dalam Panitia Pembentukan Dewan Perwakilan Negeri.

Lalu bergabung juga dengan Komite Nasional Indonesia Daerah Sumatera Barat, hingga kemudian diangkat oleh Soekarno sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan dipercaya untuk menduduki kursi penasehat pemerintah. Rasuna Said juga menjadi salah satu pimpinan di organisasi Persatuan Wanita Republik Indonesia (PERWARI).

5. Jenderal Gatot Subroto

Jenderal Gatot Subroto adalah pahlawan yang namanya digunakan untuk ruas jalan di Jakarta Selatan. Selain itu, namanya juga menjadi nama jalan kota lainnya, seperti di Bandung dan Purwokerto. Ia didaulat sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238, 18 Juni 1962.

Salah satu perjuangannya adalah saat adanya pemberontakan di Madiun oleh PKI tahun 1948. Ia memimpin TKR untuk melancarkan operasi militer guna memulihkan keadaan. Jenderal Gatot Subroto juga dikenal dengan gagasannya untuk membentuk akademi militer dan akhirnya diwujudkan dengan adanya pembentukan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1965.</description><content:encoded>PARA pahlawan memiliki jasa besar dalam kemerdekaan Indonesia. Mereka berjuang untuk membebaskan diri dari penjajah dengan mempertaruhkan banyak hal, bahkan nyawa mereka.

Karena itu, pemerintah memberikan gelar pahlawan sebagai penghargaan kepada mereka. Selain itu, untuk mengenangnya, nama para pahlawan juga kerap diabadikan sebagai nama jalan, gedung, maupun tempat.

Berikut beberapa pahlawan yang sering dijadikan nama jalan:

1. Soekarno

Presiden pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno merupakan pahlawan yang namanya kerap kali digunakan untuk nama jalan. Salah satu kota di Indonesia yang menggunakan nama Soekarno sebagai nama jalan adalah Kota Bandung, dengan nama Jalan Soekarno Hatta. Tak hanya di dalam negeri, nama Soekarno juga dijadikan nama jalan maupun tempat di beberapa negara, seperti di Maroko.

Perjuangan Soekarno untuk Indonesia sudah begitu banyak, mulai dari ia mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927 dengan tujuan untuk Indonesia merdeka. Hingga pada akhirnya perjuangannya terbayar, ia dan tokoh pahlawan lainnya menyusun teks proklamasi yang dibacakan pada 17 Agustus 1945. Proklamasi kemerdekaan tersebut sekaligus mengukuhkan kedaulatan Republik Indonesia.


BACA JUGA:
Cerita Korek Api saat Soekarno Berkeliling di Kuba, Awalnya Menegangkan Berujung Tawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;


2. Jenderal Soedirman

Selanjutnya adalah Jenderal Soedirman. Panglima Besar Jenderal Soedirman dipakai namanya untuk Jalan Jenderal Soedirman yang berada di daerah Jakarta Selatan. Bukan cuma di Jakarta, sejumlah kota lainnya di Indonesia juga memiliki jalan bernama Jalan Jenderal Soedirman. Sebut saja di Bandung, Padang, dan Pekanbaru.

Soedirman merupakan pahlawan yang dikenal memiliki strategi perang yang jenius. Mulanya ia bergabung dengan Pembela Tanah Air (PETA) hingga ia kerap memimpin pasukannya dalam pertempuran dengan penjajah. Salah satunya saat ia memimpin pasukannya untuk melawan sekutu, yang berhasil membuat sekutu mundur dari Ambarawa ke Semarang. Keberhasilannya dalam Pertempuran Ambarawa ini membuatnya mendapat perhatian dari Bung Karno dan ia pun diangkat menjadi jenderal pada 18 Desember 1945.


BACA JUGA:
Momen Mengerikan Jenderal Sudirman dan Pasukannya Lolos dari Sergapan Sekutu


3. Ir. H. Juanda

Ir. H. Juanda menjadi pahlawan yang namanya sering pula digunakan sebagai nama jalan. Salah satunya adalah Jalan Ir. H. Juanda yang berada di Jakarta Pusat. Selain itu, terdapat pula di Bandung, Bekasi, Depok, dan lain-lain.

Ia merupakan sosok di balik Deklarasi Djuanda. Deklarasi ini berisi mengenai penegasan wilayah kedaulatan maritim Indonesia yang kemudian diresmikan menjadi UU No.4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Poin-poin penting yang ada pada deklarasi itu yaitu Indonesia memiliki coraknya tersendiri sebagai negara kepulauan dan merupakan satu kesatuan sejak dulu, serta menentang untuk ketentuan ordonansi 1939 yang ia anggap akan menyebabkan perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).4. H.R. Rasuna Said

Rasuna Said adalah pahlawan perempuan asal Minang yang ditakuti oleh Belanda. Nama Rasuna Said digunakan untuk nama jalan di daerah Jakarta Selatan, selain di Bandar Lampung, Tangerang, Padang, dan lain-lain.

Kiprah perjuangan Rasuna Said dimulai pada saat ia aktif di Sarekat Rakyat tahun 1926. Rasuna memiliki keahlian dalam berpidato dan berdebat, keahliannya ini membuat dirinya disebut sebagai &amp;ldquo;Singa Betina dari Minangkabau&amp;rdquo;. Setelah kemerdekaan, Rasuna ikut dalam Panitia Pembentukan Dewan Perwakilan Negeri.

Lalu bergabung juga dengan Komite Nasional Indonesia Daerah Sumatera Barat, hingga kemudian diangkat oleh Soekarno sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan dipercaya untuk menduduki kursi penasehat pemerintah. Rasuna Said juga menjadi salah satu pimpinan di organisasi Persatuan Wanita Republik Indonesia (PERWARI).

5. Jenderal Gatot Subroto

Jenderal Gatot Subroto adalah pahlawan yang namanya digunakan untuk ruas jalan di Jakarta Selatan. Selain itu, namanya juga menjadi nama jalan kota lainnya, seperti di Bandung dan Purwokerto. Ia didaulat sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 238, 18 Juni 1962.

Salah satu perjuangannya adalah saat adanya pemberontakan di Madiun oleh PKI tahun 1948. Ia memimpin TKR untuk melancarkan operasi militer guna memulihkan keadaan. Jenderal Gatot Subroto juga dikenal dengan gagasannya untuk membentuk akademi militer dan akhirnya diwujudkan dengan adanya pembentukan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada 1965.</content:encoded></item></channel></rss>
