<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjelasan Batik Air soal Viral WNA AS Ngamuk Usai Kopernya Dibobol</title><description>Batik Air selalu memperhatikan setiap masukan (saran dan keluhan) yang disampaikan oleh setiap tamu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800753/penjelasan-batik-air-soal-viral-wna-as-ngamuk-usai-kopernya-dibobol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800753/penjelasan-batik-air-soal-viral-wna-as-ngamuk-usai-kopernya-dibobol"/><item><title>Penjelasan Batik Air soal Viral WNA AS Ngamuk Usai Kopernya Dibobol</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800753/penjelasan-batik-air-soal-viral-wna-as-ngamuk-usai-kopernya-dibobol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/18/337/2800753/penjelasan-batik-air-soal-viral-wna-as-ngamuk-usai-kopernya-dibobol</guid><pubDate>Selasa 18 April 2023 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/18/337/2800753/penjelasan-batik-air-soal-viral-wna-as-ngamuk-usai-kopernya-dibobol-j0hzkdNATX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/18/337/2800753/penjelasan-batik-air-soal-viral-wna-as-ngamuk-usai-kopernya-dibobol-j0hzkdNATX.jpg</image><title>Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNC8xLzE2NTI0Mi81L3g4azJ5djc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Maskapai Batik Air telah melakukan investigasi terkait dibobolnya koper dan hilangnya handphone penumpang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat, Leni Sidabutar yang viral di media sosial.
Hasil investigasi tersebut, Batik Air, tidak menemukan ada handphone yang hilang pada penerbangan Nomor ID-7154.

BACA JUGA:
Viral! WNA AS Ngamuk di Bandara Soetta, Koper Dijebol dan Handphone Hilang Usai Terbang dengan Batik Air

Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro membeberkan kronologi yang berawal pada Selasa, (11/4) pukul 12.13 WB, dimana Batik Air penerbangan nomor ID-7154 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Singapura.
Pukul 12:40 WIB, penumpang atas nama inisial BL melapor ke Lost and Found Terminal 2F bahwa kehilangan gembok koper.
&quot;Pukul 12:45 WIB, dilakukan pengecekan isi koper secara teliti dan disaksikan bersama petugas. Menurut pengakuan tamu tersebut, tidak ada barang yang hilang dari koper,&quot; ujar Danang, Selasa (18/4/2023).BACA JUGA:

Profil Bima Yudho, Tiktoker dan Mahasiswa Universitas Australia yang Viral Karena Kritik Infrastruktur Lampung


Selanjutnya, pukul 20:00 WIB, melalui pesan singkat (WhatsApp) tamu dimaksud menyampaikan kehilangan 1 handphone di dalam koper. Dalam hal ini, keluhan disampaikan setelah tamu meninggalkan bandar udara.
&quot;Pukul 17:00 WIB, tamu yang bersangkuan menyampaikan keluhan kehilangan 1 handphone di dalam koper secara datang langsung di Lost and Found Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta,&quot;urai Danang.
Sementara pada pukul 09:28 WIB, tamu dimaksud menyampaikan keluhan melalui pesan singkat (WhatsApp), bahwa kehilangan dua syal di dalam koper.
Danang menegaskan, Batik Air hanya bertanggungjawab atas barang bawaan selama periode pengangkutan dari awal penerbangan sampai dengan barang bawaan diserahkan kepada tamu di Bandara tujuan atau diterima oleh pihak yang berwenang di bandar udara tujuan.

&quot;Setelah tamu meninggalkan bandar udara dan menerima bagasinya, maka tanggungjawab maskapai penerbangan atas bagasi tersebut berakhir,&quot; katanya.

&quot;Dengan demikian, keluhan tamu mengenai kehilangan atau kerusakan bagasi tercatat (keluhan bukan kategori barang berharga) yang disampaikan setelah tamu keluar bandar udara adalah tidak berlaku,&quot; tambahnya.

Menurutnya, ketentuan bahwa barang berharga harus disimpan di bagasi kabin dan tidak diletakkan di bagasi tercatat sudah tertulis pada tiket penerbangan dan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011.

&quot;Batik Air selalu memperhatikan setiap masukan (saran dan keluhan) yang disampaikan oleh setiap tamu, untuk menentukan langkah-langkah yang tepat,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xNC8xLzE2NTI0Mi81L3g4azJ5djc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGERANG - Maskapai Batik Air telah melakukan investigasi terkait dibobolnya koper dan hilangnya handphone penumpang Warga Negara Asing (WNA) asal Amerika Serikat, Leni Sidabutar yang viral di media sosial.
Hasil investigasi tersebut, Batik Air, tidak menemukan ada handphone yang hilang pada penerbangan Nomor ID-7154.

BACA JUGA:
Viral! WNA AS Ngamuk di Bandara Soetta, Koper Dijebol dan Handphone Hilang Usai Terbang dengan Batik Air

Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro membeberkan kronologi yang berawal pada Selasa, (11/4) pukul 12.13 WB, dimana Batik Air penerbangan nomor ID-7154 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Singapura.
Pukul 12:40 WIB, penumpang atas nama inisial BL melapor ke Lost and Found Terminal 2F bahwa kehilangan gembok koper.
&quot;Pukul 12:45 WIB, dilakukan pengecekan isi koper secara teliti dan disaksikan bersama petugas. Menurut pengakuan tamu tersebut, tidak ada barang yang hilang dari koper,&quot; ujar Danang, Selasa (18/4/2023).BACA JUGA:

Profil Bima Yudho, Tiktoker dan Mahasiswa Universitas Australia yang Viral Karena Kritik Infrastruktur Lampung


Selanjutnya, pukul 20:00 WIB, melalui pesan singkat (WhatsApp) tamu dimaksud menyampaikan kehilangan 1 handphone di dalam koper. Dalam hal ini, keluhan disampaikan setelah tamu meninggalkan bandar udara.
&quot;Pukul 17:00 WIB, tamu yang bersangkuan menyampaikan keluhan kehilangan 1 handphone di dalam koper secara datang langsung di Lost and Found Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta,&quot;urai Danang.
Sementara pada pukul 09:28 WIB, tamu dimaksud menyampaikan keluhan melalui pesan singkat (WhatsApp), bahwa kehilangan dua syal di dalam koper.
Danang menegaskan, Batik Air hanya bertanggungjawab atas barang bawaan selama periode pengangkutan dari awal penerbangan sampai dengan barang bawaan diserahkan kepada tamu di Bandara tujuan atau diterima oleh pihak yang berwenang di bandar udara tujuan.

&quot;Setelah tamu meninggalkan bandar udara dan menerima bagasinya, maka tanggungjawab maskapai penerbangan atas bagasi tersebut berakhir,&quot; katanya.

&quot;Dengan demikian, keluhan tamu mengenai kehilangan atau kerusakan bagasi tercatat (keluhan bukan kategori barang berharga) yang disampaikan setelah tamu keluar bandar udara adalah tidak berlaku,&quot; tambahnya.

Menurutnya, ketentuan bahwa barang berharga harus disimpan di bagasi kabin dan tidak diletakkan di bagasi tercatat sudah tertulis pada tiket penerbangan dan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011.

&quot;Batik Air selalu memperhatikan setiap masukan (saran dan keluhan) yang disampaikan oleh setiap tamu, untuk menentukan langkah-langkah yang tepat,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
