<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>11 Nelayan WNI Diselamatkan Usai Dihantam Topan Ilsa, Konsulat RI di Darwin Minta Akses Bertemu</title><description>Konsulat RI juga akan memfasilitasi proses repatriasi para nelayan ke Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801163/11-nelayan-wni-diselamatkan-usai-dihantam-topan-ilsa-konsulat-ri-di-darwin-minta-akses-bertemu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801163/11-nelayan-wni-diselamatkan-usai-dihantam-topan-ilsa-konsulat-ri-di-darwin-minta-akses-bertemu"/><item><title>11 Nelayan WNI Diselamatkan Usai Dihantam Topan Ilsa, Konsulat RI di Darwin Minta Akses Bertemu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801163/11-nelayan-wni-diselamatkan-usai-dihantam-topan-ilsa-konsulat-ri-di-darwin-minta-akses-bertemu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801163/11-nelayan-wni-diselamatkan-usai-dihantam-topan-ilsa-konsulat-ri-di-darwin-minta-akses-bertemu</guid><pubDate>Rabu 19 April 2023 10:41 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/18/2801163/11-nelayan-wni-diselamatkan-usai-dihantam-topan-ilsa-konsulat-ri-di-darwin-minta-akses-bertemu-n3ZW5mwdtl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">11 nelayan Indonesia berhasil diselamatkan usai dihantam topan Ilsa (Foto: 7News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/18/2801163/11-nelayan-wni-diselamatkan-usai-dihantam-topan-ilsa-konsulat-ri-di-darwin-minta-akses-bertemu-n3ZW5mwdtl.jpg</image><title>11 nelayan Indonesia berhasil diselamatkan usai dihantam topan Ilsa (Foto: 7News)</title></images><description>AUSTRALIA &amp;ndash; Konsulat Republik Indonesia (RI) di Darwin telah menerima informasi dari Markas Australia Border Force (ABF) pada 17 April lalu bahwa  Otoritas Australia telah melakukan penyelamatan 11 nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampar di pulau Bedwell, Rowley Shoals, Western Australia.
Kapal mereka diketahui karam karena Siklon Tropis Lisa. Sebelas nelayan Indonesia telah diselamatkan setelah bertahan selama enam hari tanpa makanan atau air di sebuah pulau kecil di lepas pantai Australia.


BACA JUGA:
Perahu Dihantam Topan Ilsa, 11 Nelayan Indonesia Berhasil Diselamatkan Usai Terdampar 6 Hari di Lepas Pantai Australia

Otoritas Keselamatan Maritim Australia mengatakan mereka diterbangkan ke tempat aman pada Senin (17/4/2023) dari Pulau Bedwell, sekitar 330 km (205 mil) barat kota Broome di Australia Barat.

BACA JUGA:
11 Nelayan Indonesia Diterjang Topan Ilsa hingga Terdampar di Pulau Terpencil, Bagaimana Bisa Selamat?

Para nelayan tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Broome dan dinyatakan sehat. Mereka dijadwalkan akan tiba di Darwin pada Rabu (19/4/2023) waktu setempat.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha, melalui siaran pers mengatakan Konsulat RI Darwin telah meminta akses untuk menemui para nelayan dan memberikan bantuan yang diperlukan.Konsulat RI juga akan memfasilitasi proses repatriasi para nelayan ke Indonesia. Berdasarkan koordinasi dengan instansi di Indonesia, para nelayan berasal dari Rote Ndao.



Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia khususnya kepada AMSA, ABF dan AFMA yang telah membantu menyelamatkan para nelayan Indonesia tersebut.

</description><content:encoded>AUSTRALIA &amp;ndash; Konsulat Republik Indonesia (RI) di Darwin telah menerima informasi dari Markas Australia Border Force (ABF) pada 17 April lalu bahwa  Otoritas Australia telah melakukan penyelamatan 11 nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampar di pulau Bedwell, Rowley Shoals, Western Australia.
Kapal mereka diketahui karam karena Siklon Tropis Lisa. Sebelas nelayan Indonesia telah diselamatkan setelah bertahan selama enam hari tanpa makanan atau air di sebuah pulau kecil di lepas pantai Australia.


BACA JUGA:
Perahu Dihantam Topan Ilsa, 11 Nelayan Indonesia Berhasil Diselamatkan Usai Terdampar 6 Hari di Lepas Pantai Australia

Otoritas Keselamatan Maritim Australia mengatakan mereka diterbangkan ke tempat aman pada Senin (17/4/2023) dari Pulau Bedwell, sekitar 330 km (205 mil) barat kota Broome di Australia Barat.

BACA JUGA:
11 Nelayan Indonesia Diterjang Topan Ilsa hingga Terdampar di Pulau Terpencil, Bagaimana Bisa Selamat?

Para nelayan tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Broome dan dinyatakan sehat. Mereka dijadwalkan akan tiba di Darwin pada Rabu (19/4/2023) waktu setempat.
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha, melalui siaran pers mengatakan Konsulat RI Darwin telah meminta akses untuk menemui para nelayan dan memberikan bantuan yang diperlukan.Konsulat RI juga akan memfasilitasi proses repatriasi para nelayan ke Indonesia. Berdasarkan koordinasi dengan instansi di Indonesia, para nelayan berasal dari Rote Ndao.



Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Australia khususnya kepada AMSA, ABF dan AFMA yang telah membantu menyelamatkan para nelayan Indonesia tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
