<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kudeta Mematikan Sudan, KBRI Khartoum Salurkan Bantuan ke WNI yang Terkena Konflik </title><description>Bantuan diberikan kepada sekitar 200 WNI terdampak perang yang mayoritas berstatus Mahasiswa dan PMI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801244/kudeta-mematikan-sudan-kbri-khartoum-salurkan-bantuan-ke-wni-yang-terkena-konflik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801244/kudeta-mematikan-sudan-kbri-khartoum-salurkan-bantuan-ke-wni-yang-terkena-konflik"/><item><title>Kudeta Mematikan Sudan, KBRI Khartoum Salurkan Bantuan ke WNI yang Terkena Konflik </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801244/kudeta-mematikan-sudan-kbri-khartoum-salurkan-bantuan-ke-wni-yang-terkena-konflik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/19/18/2801244/kudeta-mematikan-sudan-kbri-khartoum-salurkan-bantuan-ke-wni-yang-terkena-konflik</guid><pubDate>Rabu 19 April 2023 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/18/2801244/kudeta-mematikan-sudan-kbri-khartoum-salurkan-bantuan-ke-wni-yang-terkena-konflik-oT5F23YXFa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kudeta mematikan di Sudan menewaskan 270 orang  (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/18/2801244/kudeta-mematikan-sudan-kbri-khartoum-salurkan-bantuan-ke-wni-yang-terkena-konflik-oT5F23YXFa.jpg</image><title>Kudeta mematikan di Sudan menewaskan 270 orang  (Foto: Reuters)</title></images><description>
SUDAN - Di tengah pertempuran perebutan kekuasaan yang kian memanas di Sudan, KBRI Khartoum pada 18 April 2023 telah mendistribusikan bantuan logistik kepada sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak di sejumlah kawasan di Khartoum.

Bantuan diberikan kepada sekitar 200 WNI terdampak perang  yang mayoritas berstatus Mahasiswa dan PMI. Petugas KBRI bekerja sama dengan PPI Sudan dan Ikatan Mahasiswa Indonesia (IMI)  menelusuri beberapa wilayah di Arkaweet dan Makmurat yang berjarak 500 meter dari zona konflik bersenjata.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata Gagal, Kudeta Mematikan Sudan Telan Korban Jiwa 270 Orang

Sebelumnya, KBRI juga telah mendistribusikan  sembako  kepada WNI, termasuk kepada 76 mahasiswa yang ditampung  di Auditorium Kampus Internasional University of Africa.


BACA JUGA:
Indonesia Prihatin dengan Situasi di Sudan yang Memburuk, WNI Diimbau Siapkan Tas Evakuasi

Bantuan yang diberikan berupa mie instan, roti, beras, telur, teh, kopi dan air mineral. Pasokan didapatkan KBRI di tengah kelangkaan suplai logistik akibat tersendatnya distribusi barang masuk dan banyaknya toko yang tutup.
Pada 16 April, KBRI juga telah melakukan silaturahmi virtual dengan WNI berdomisili di Khartoum dan sekitarnya untuk menyampaikan langkah dan imbauan KBRI di masa genting tersebut.



Sesuai data KBRI, jumlah WNI tercatat sebanyak 1.209 orang, mayoritas berdomisili di wilayah Khartoum, dan sebagian di Wad Madani, dan Port Sudan.</description><content:encoded>
SUDAN - Di tengah pertempuran perebutan kekuasaan yang kian memanas di Sudan, KBRI Khartoum pada 18 April 2023 telah mendistribusikan bantuan logistik kepada sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) terdampak di sejumlah kawasan di Khartoum.

Bantuan diberikan kepada sekitar 200 WNI terdampak perang  yang mayoritas berstatus Mahasiswa dan PMI. Petugas KBRI bekerja sama dengan PPI Sudan dan Ikatan Mahasiswa Indonesia (IMI)  menelusuri beberapa wilayah di Arkaweet dan Makmurat yang berjarak 500 meter dari zona konflik bersenjata.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata Gagal, Kudeta Mematikan Sudan Telan Korban Jiwa 270 Orang

Sebelumnya, KBRI juga telah mendistribusikan  sembako  kepada WNI, termasuk kepada 76 mahasiswa yang ditampung  di Auditorium Kampus Internasional University of Africa.


BACA JUGA:
Indonesia Prihatin dengan Situasi di Sudan yang Memburuk, WNI Diimbau Siapkan Tas Evakuasi

Bantuan yang diberikan berupa mie instan, roti, beras, telur, teh, kopi dan air mineral. Pasokan didapatkan KBRI di tengah kelangkaan suplai logistik akibat tersendatnya distribusi barang masuk dan banyaknya toko yang tutup.
Pada 16 April, KBRI juga telah melakukan silaturahmi virtual dengan WNI berdomisili di Khartoum dan sekitarnya untuk menyampaikan langkah dan imbauan KBRI di masa genting tersebut.



Sesuai data KBRI, jumlah WNI tercatat sebanyak 1.209 orang, mayoritas berdomisili di wilayah Khartoum, dan sebagian di Wad Madani, dan Port Sudan.</content:encoded></item></channel></rss>
