<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta KKB Serang TNI, 1 Prajurit Gugur hingga Status Siaga Tempur</title><description>Prajurit tingkat satu atau Pratu Miftahul Arifin tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Teroris.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2800911/5-fakta-kkb-serang-tni-1-prajurit-gugur-hingga-status-siaga-tempur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2800911/5-fakta-kkb-serang-tni-1-prajurit-gugur-hingga-status-siaga-tempur"/><item><title>5 Fakta KKB Serang TNI, 1 Prajurit Gugur hingga Status Siaga Tempur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2800911/5-fakta-kkb-serang-tni-1-prajurit-gugur-hingga-status-siaga-tempur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2800911/5-fakta-kkb-serang-tni-1-prajurit-gugur-hingga-status-siaga-tempur</guid><pubDate>Rabu 19 April 2023 02:00 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Fadli Rizal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/18/337/2800911/5-fakta-kkb-serang-tni-1-prajurit-gugur-hingga-status-siaga-tempur-oDytt3MrIG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/18/337/2800911/5-fakta-kkb-serang-tni-1-prajurit-gugur-hingga-status-siaga-tempur-oDytt3MrIG.jpg</image><title>Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (Antara)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xOC8xLzE2NTM0Ni81L3g4azZ6eDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAPUA - Prajurit tingkat satu atau Pratu Miftahul Arifin tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Teroris. Jenazah Arifin kemudian jatuh  ke jurang sedalam belasan meter.


Segera Evakuasi
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memastikan segera mengevakuasi Pratu Miftahul Arifin. Yudo mengatakan jasad Arifin jatuh ke jurang sedalam 15 meter.

&quot;Kita akan fokuskan untuk itu (evakuasi Pratu Miftahul Arifin). Kita juga menjaga dan mengupayakan agar lokasi evakuasi aman dari KKB Karena disitu memang lokasinya mereka (KST) bertahan disitu. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan bersama,&quot; kata Yudo di Base Off Lanudal, Surabaya, Selasa (18/4/2023).

4 Prajurit Terluka
Yudo mengatakan serangan KKB tersebut menewaskan seorang prajurit TNI dan empat lainnya mengalami luka tembak. Saat ini, kondisi empat prajurit yang mengalami luka tembak sudah membaik.

Mereka ditembak KKB ketika hendak menolong Pratu Miftahul Arifin yang jasadnya jatuh ke jurang.

&quot;Saat ini ada 4 orang belum terkonfirmasi. Mungkin dalam situasi seperti itu mereka sembunyi dan sebagainya. Tapi kita akan laksanakan pencarian &quot; ujarnya.

Pencarian Pilot
Menurutnya, peristiwa itu berawal saat 36 prajurit TNI sedang menyisir daerah Mugi, Nduga, Papua pada Sabtu (15/4/2023). Mereka melakukan penyisiran untuk mencari pilot Susi Air Phillip Mehrtens yang disandera KKB sejak Februari 2023.

&quot;Dalam perjalannya, prajurit di hadang dan ada kontak tembak dengan KKB. KKB memanfaatkan ibu dan anak-anak untuk menyerbu pasukan,&quot; ujar Panglima TNi

Siaga Tempur
Yudo juga telah menaikkan status operasi Nduga Papua menjadi siaga tempur. Hal ini sama dengan seperti siaga tempur Natuna.

Harus Waspada
Di sini, lanjut Yudo, bisa dikatakan siaga tempur darat. Dengan status siaga tempur, diharapkan pasukan benar-benar bersiaga untuk bertempur dan lebih waspada.

&quot;Sejauh ini tidak ada penambahan personil. Kemarin hanya rotasi pasukan. Sebab pasukan yang kontak tembak sudah setahun. Kita akan rotasi lebih awal agar psikologis mereka terjaga,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xOC8xLzE2NTM0Ni81L3g4azZ6eDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAPUA - Prajurit tingkat satu atau Pratu Miftahul Arifin tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Teroris. Jenazah Arifin kemudian jatuh  ke jurang sedalam belasan meter.


Segera Evakuasi
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memastikan segera mengevakuasi Pratu Miftahul Arifin. Yudo mengatakan jasad Arifin jatuh ke jurang sedalam 15 meter.

&quot;Kita akan fokuskan untuk itu (evakuasi Pratu Miftahul Arifin). Kita juga menjaga dan mengupayakan agar lokasi evakuasi aman dari KKB Karena disitu memang lokasinya mereka (KST) bertahan disitu. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan bersama,&quot; kata Yudo di Base Off Lanudal, Surabaya, Selasa (18/4/2023).

4 Prajurit Terluka
Yudo mengatakan serangan KKB tersebut menewaskan seorang prajurit TNI dan empat lainnya mengalami luka tembak. Saat ini, kondisi empat prajurit yang mengalami luka tembak sudah membaik.

Mereka ditembak KKB ketika hendak menolong Pratu Miftahul Arifin yang jasadnya jatuh ke jurang.

&quot;Saat ini ada 4 orang belum terkonfirmasi. Mungkin dalam situasi seperti itu mereka sembunyi dan sebagainya. Tapi kita akan laksanakan pencarian &quot; ujarnya.

Pencarian Pilot
Menurutnya, peristiwa itu berawal saat 36 prajurit TNI sedang menyisir daerah Mugi, Nduga, Papua pada Sabtu (15/4/2023). Mereka melakukan penyisiran untuk mencari pilot Susi Air Phillip Mehrtens yang disandera KKB sejak Februari 2023.

&quot;Dalam perjalannya, prajurit di hadang dan ada kontak tembak dengan KKB. KKB memanfaatkan ibu dan anak-anak untuk menyerbu pasukan,&quot; ujar Panglima TNi

Siaga Tempur
Yudo juga telah menaikkan status operasi Nduga Papua menjadi siaga tempur. Hal ini sama dengan seperti siaga tempur Natuna.

Harus Waspada
Di sini, lanjut Yudo, bisa dikatakan siaga tempur darat. Dengan status siaga tempur, diharapkan pasukan benar-benar bersiaga untuk bertempur dan lebih waspada.

&quot;Sejauh ini tidak ada penambahan personil. Kemarin hanya rotasi pasukan. Sebab pasukan yang kontak tembak sudah setahun. Kita akan rotasi lebih awal agar psikologis mereka terjaga,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
