<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penguatan Literasi Masyarakat Dibutuhkan untuk Pengoptimalan Potensi Wakaf Nasional</title><description>Namun, saat ini yang berhasil dihimpun baru sekitar Rp860 miliar&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2801208/penguatan-literasi-masyarakat-dibutuhkan-untuk-pengoptimalan-potensi-wakaf-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2801208/penguatan-literasi-masyarakat-dibutuhkan-untuk-pengoptimalan-potensi-wakaf-nasional"/><item><title>Penguatan Literasi Masyarakat Dibutuhkan untuk Pengoptimalan Potensi Wakaf Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2801208/penguatan-literasi-masyarakat-dibutuhkan-untuk-pengoptimalan-potensi-wakaf-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/04/19/337/2801208/penguatan-literasi-masyarakat-dibutuhkan-untuk-pengoptimalan-potensi-wakaf-nasional</guid><pubDate>Rabu 19 April 2023 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/19/337/2801208/penguatan-literasi-masyarakat-dibutuhkan-untuk-pengoptimalan-potensi-wakaf-nasional-KMlDOhQ95R.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andrio Caesario/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/19/337/2801208/penguatan-literasi-masyarakat-dibutuhkan-untuk-pengoptimalan-potensi-wakaf-nasional-KMlDOhQ95R.jpg</image><title>Andrio Caesario/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xOS8xLzE2NTM3MC81L3g4azd0cTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Potensi wakaf di Indonesia sangatlah besar. Misalnya saja wakaf uang, berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2020, potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp180 triliun.

Namun, saat ini yang berhasil dihimpun baru sekitar Rp860 miliar. Kesenjangan antara potensi dan realisasi ini salah satunya disebabkan oleh tingkat literasi wakaf yang masih rendah, yakni skor indeksnya baru sebesar 50,48 berdasarkan studi BWI dan Kemenag tahun 2020.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Urai Kepadatan Arus Mudik, Contra Flow di Tol Japek Diperpanjang&amp;nbsp;

Alasan ini semakin memperkuat bahwa penguatan literasi wakaf kepada masyarakat merupakan hal penting.

Pengusaha muda Andrio Caesario yang turut hadir dalam silahturahmi dan buka bersama dengan Forum Jurnalis Wakaf Indonesia (Forjukafi), di Warung Wow, Jakarta Selatan, Senin malam (17/04/2023) mendukung Forjukafi mengambil peran lebih besar dalam penguatan literasi tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Amankan Gerbang Tol Kalikangkung, Personel Brimob Ikut Dikerahkan

&amp;ldquo;Saya mengapresiasi program-program Forjukafi yang aktif terkait literasi tentang wakaf dan zakat di tanah air, program-program tersebut harus dilanjutkan karena bagian dari mengedukasi masyarakat tentang wakaf,&amp;rdquo; ujarnya.

Menurut Rio, program literasi semacam ini diharapkan mampu mengefektifkan potensi wakaf dan zakat yang mencapai ratusan triliun tersebut. &amp;ldquo;Karena dengan literasi, masyarakat jadi lebih mengetahui apa itu wakaf dan apa manfaatnya bagi ekonomi nasional.&quot;


Pengusaha muda berdarah Lampung yang namanya cukup eksis di bisnis pertambangan, perkebunan, pertanian, ini meyakini jika literasi masyarakat tentang wakaf telah memadai, maka pengembangan wakaf nasional dapat ditingkatkan.



Rio mengungkapkan, wakaf membawa banyak manfaat bagi masyarakat, termasuk mengurangi ketergantungan pemerintah terhadap pinjaman dana asing.



&amp;ldquo;Karena dana wakaf ini dapat digunakan untuk program-program pembangunan nasional, misalnya infrastruktur, pendidikan, dan banyak lagi,&amp;rdquo; tambah Rio.



Rio merupakan pengusaha muda yang telah mencicipi banyak bisnis. Ia telah berkecimpung di bisnis pertambangan dan perkebunan.



Ia juga terjun ke bisnis kuliner dengan turut menjadi pemilik Warung WOW KWB (Kawasan Wisata Batu), yang terletak di bilangan Buncit, Jakarta Selatan.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNC8xOS8xLzE2NTM3MC81L3g4azd0cTA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Potensi wakaf di Indonesia sangatlah besar. Misalnya saja wakaf uang, berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2020, potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp180 triliun.

Namun, saat ini yang berhasil dihimpun baru sekitar Rp860 miliar. Kesenjangan antara potensi dan realisasi ini salah satunya disebabkan oleh tingkat literasi wakaf yang masih rendah, yakni skor indeksnya baru sebesar 50,48 berdasarkan studi BWI dan Kemenag tahun 2020.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Urai Kepadatan Arus Mudik, Contra Flow di Tol Japek Diperpanjang&amp;nbsp;

Alasan ini semakin memperkuat bahwa penguatan literasi wakaf kepada masyarakat merupakan hal penting.

Pengusaha muda Andrio Caesario yang turut hadir dalam silahturahmi dan buka bersama dengan Forum Jurnalis Wakaf Indonesia (Forjukafi), di Warung Wow, Jakarta Selatan, Senin malam (17/04/2023) mendukung Forjukafi mengambil peran lebih besar dalam penguatan literasi tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Amankan Gerbang Tol Kalikangkung, Personel Brimob Ikut Dikerahkan

&amp;ldquo;Saya mengapresiasi program-program Forjukafi yang aktif terkait literasi tentang wakaf dan zakat di tanah air, program-program tersebut harus dilanjutkan karena bagian dari mengedukasi masyarakat tentang wakaf,&amp;rdquo; ujarnya.

Menurut Rio, program literasi semacam ini diharapkan mampu mengefektifkan potensi wakaf dan zakat yang mencapai ratusan triliun tersebut. &amp;ldquo;Karena dengan literasi, masyarakat jadi lebih mengetahui apa itu wakaf dan apa manfaatnya bagi ekonomi nasional.&quot;


Pengusaha muda berdarah Lampung yang namanya cukup eksis di bisnis pertambangan, perkebunan, pertanian, ini meyakini jika literasi masyarakat tentang wakaf telah memadai, maka pengembangan wakaf nasional dapat ditingkatkan.



Rio mengungkapkan, wakaf membawa banyak manfaat bagi masyarakat, termasuk mengurangi ketergantungan pemerintah terhadap pinjaman dana asing.



&amp;ldquo;Karena dana wakaf ini dapat digunakan untuk program-program pembangunan nasional, misalnya infrastruktur, pendidikan, dan banyak lagi,&amp;rdquo; tambah Rio.



Rio merupakan pengusaha muda yang telah mencicipi banyak bisnis. Ia telah berkecimpung di bisnis pertambangan dan perkebunan.



Ia juga terjun ke bisnis kuliner dengan turut menjadi pemilik Warung WOW KWB (Kawasan Wisata Batu), yang terletak di bilangan Buncit, Jakarta Selatan.

</content:encoded></item></channel></rss>
